.

.

Featured Posts

Cara Budidaya Padi Sawah

Peningkatan Produksi dan Produktifitas Tanaman Padi, bisa dibaca dalam Tutorial ini. Baik bagi Pemula maupun yang Mahir, secara garis besar Peningkatan Produksi Pangan Utama ini tidak bisa hanya dengan melakukan Perluasan Lahan dan Areal Tanaman Padi, tetapi juga dengan melakukan Pengelolaan yang Tepat.

Kalkulator Pemupukan Online : Membantu Menentukan Pemupukan Hara Spesifik Lokasi

Tutorial Menggunakan Kalkulator Pemupukan, Efektif Menentukan Kebutuhan Pupuk Padi Sawah Spesifik Lokasi.

Membuat Pakan Ternak Bebek/Itik/Entok Murah dan Efektif Meningkatkan Hasil

Tehnik ini merupakan tehnik murah, karena bisa menggunakan substitusi ransum Gizi yang umumnya berasal dari limbah pasar, keluarga atau industri. Pakan Fermentasi merupakan strategi Peningkatan Bobot Ternak Unggas khususnya Itik/Bebek dan Entok ini. Dapatkan Paket 25 ribu/botol, sejumlah 25 botol per paketnya. .

Pupuk Hayati Unggul, Agrobost.

Pupuk Organik Unggul yang terbukti Tingkatkan Produksi seluruh Komoditas Pertanian. Perangkat Ujicoba & Pengembangan Produk-produk Pertanian tunjukkan bukti bahwa Agrobost meningkatkan hasil seluruh komoditas Pertanian - bisa digunakan bersamaan dengan Pupuk Anorganik PHSL.

Sedia Bibit Anggur Bermacam Varian, Melayani Pengiriman ke Seluruh Nusantara

Tersedia batang stek, bibit ukuran 25 cm dengan tunas dan akar yang siap kirim serta pohon cabutan setinggi 2 meter. Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia dan luar negeri. Dapatkan paket-paket buat pemula yang ingin memulai bisnis pembibitan dan perkebunan Buah Tropis Eksotik ini.

Masih Proses, Mohon Sabar :D

Jumat, 18 April 2014

Written on

Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga


Teori Dasar Kesuburan Tanah menyebutkan bahwa Tanah yang Subur itu tidak dipupuk ataupun dipupuk hasil panen tetap tinggi. Tanah yang tidak subur, jika Tidak Dipupuk hasil panen akan merosot. Herdinbisnis sedikit tertarik dengan tulisan yang dibuat seorang rekan, Kang Rully dalam blognya tentang penanganan sampah kota.  

Hal utama yang membuat saya tertarik adalah bagaimana pemenuhan ketersediaan nutrisi tanah itu ternyata bisa dipenuhi dari sampah keluarga, sampah kota dan sampah di lingkungan kehidupan orang kota lainnya. Sebetulnya itu adalah anugrah buat Kota dan lingkungan sekelilingnya. Karena suplai bahan organik dari daerah pertanian ke kota besar, dan konsumsi bahan organik juga besar, sisa-sisa bahan organik yang dibuang juga besar. Demikian besarnya hingga menjadi sebuah persoalan bagi Pemerintah Kota untuk mengelola sisa-sisa yang terbuang tersebut.

Coba kita perhatikan berapa duit yang disediakan untuk menyediakan suplai nutrisi kepada tanah yang tidak subur, yang tidak memiliki kandungan Kompos yang menyediakan Nutrisi lengkap bagi tanah ?. Coba kita hitung betapa borosnya kita ini ?

Ekonomi kesuburan tanah :

Luas lahan budidaya 27 juta hektar, 
jika rerata kebutuhan NPK 300 kg/hektar, 
maka diperlukan total NPK sekitar 8 juta ton. 
Kalau 1 kg NPK harganya Rp 2.000,- maka nilai totalnya Rp. 16 T.

Jika Kompos kita bisa sediakan sendiri, dan nutrisi tanaman bisa kita ambil sendiri dari lahan kita, betapa kita bisa membantu berjuang menguatkan bangsa sendiri untuk bertanam pangan dan kebutuhan lainnya dengan lebih baik ?.

Hampir semua kota besar saat ini mengalami masalah dengan penanganan sampah. Seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan taraf ekonomi masyarakat, volume sampah yang harus ditangani Pemerintah Kota semakin besar sementara kemampuan armada persampahan kota dan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) maupun TPA (Tempat Pembuangan Akhir) semakin berkurang. Permasalahan lain juga timbul dari perkembangan penduduk di sekitar TPA yang akhirnya membatasi perluasan TPA itu sendiri.

Sebenarnya masalah persampahan kota ini dapat ditangani apabila masyarakat mau bekerjasama dengan pemerintah, bukan hanya menuntut bahkan menyalahkan pemerintah. Paling tidak masyarakat dapat ikut membantu mengurangi sampah yang harus ditampung pada TPA. 
Unit Keranjang Sampah yang Dimiliki sebagian Kita

Demikianlah, tak jemu-jemunya herdinbisnis mengkampanyekan pengelolaan sampah organik di kediaman kita, karena manfaatnya nantinya akan cukup banyak. Karena media tanam akan membantu ketersediaan gizi keluarga. Mari kita mengelola sampah untuk kesejahteraan kita sendiri.

Bagaimana caranya ?

  • Dengan sedikit kesadaran dan kemauan, marilah kita pisahkan sampah organik dan non-organik plus kertas. 
  • Sediakan 2 tempat sampah di dapur, satu untuk kertas dan plastik dan satu lagi untuk sisa makanan, sayuran, atau buah-buahan. 
  • Tanamkan kebiasaan pada seluruh anggota keluarga agar disiplin membuang sampah pada tempatnya sesuai jenis sampah (kebisaan akan membuat suatu pekerjaan yang tadinya dianggap merepotkan akan terasa ringan !).
  • Buang sampah non-organik dan kertas di bak sampah untuk diambil petugas sampah, sedangkan sampah organik dibuang ke dalam bak khusus untuk diproses menjadi pupuk organik.
Sampah organik yang diproses menjadi pupuk organik (kompos) akan sangat membantu bagi rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan media tanam tanaman pot atau menyuburkan tanah di sekitar tamanan buah-buahan atau  tanaman hias di pekarangan, jadi tidak perlu membeli. Tanaman dalam pot akan tampak selalu segar (sebaiknya media tanam dalam pot diganti 2/3 nya setiap 6 bulan sekali), tanaman buah-buahan akan tumbuh subur dengan buah yang baik, begitu pula tanaman bunga akan berbungan dengan lebih baik.


Jadikan rumah indah, segar dan menyehatkan. Rumahku adalah surgaku, tempat istirahat yang menyenangkan dan menenangkan, sebagai obat stress setelah seharian bekerja.

Berikut Ilustrasi Singkat Elemen Penyediaan Kompos Rumah Tangga di Rumah, bisa dicoba atau dikreasikan sendiri.
"Wah... Pak, saya gak mau repot-repot lah, pekerjaan saya banyak, mana sempat memilah sampah apalagi membuat kompos segala ! Apalagi nanti kan timbunan sampahnya bau dong !," begitulah pernyataan yang sering dilontarkan Ibu-Ibu. TIDAK, kalau kita telah membiasakan diri dan tahu cara membuat kompos dengan benar !

BAGAIMANA ?

Yang pertama, siapkan 2 tempat sampah dalam rumah terutama di dapur dan di ruang makan dengan tanda yang jelas, yang satu ditandai UNTUK PLASTIK DAN KERTAS dan yang lain UNTUK SISA MAKANAN, SAYURAN, DAN BUAH-BUAHAN.

Yang Kedua, buatlah bak pemroses kompos (BAK KOMPOSTER) di halaman belakang rumah (kalau ada) dengan semen atau bisa pula dibuat dari ember plastik besar. Sebaiknya bak komposter ini dibuat 2 buah.

Gambar di bawah ini contoh dan model bak komposter yang bisa disiapkan. Apabila dibuat dari semen dengan cara menggali tanah, buatlah permukaan bak lebih tinggi minimal 5 sentimeter dari muka tanah agar tidak kemasukan limpasan air hujan.






Tutup bak komposter sebaiknya dibuat kedap air atau tidak bocor dan cukup rapat, sehingga bak tidak kemasukan air hujan. Pada komposter yang dibuat dari ember plastik, sebaiknya dibuatkan lubang aerasi (diameter sebaiknya 1 inchi) agar bakteri atau jasad dekomposter lain yang bersifat aerob (butuh oksigen) dapat berkembang dengan baik. Untuk menghindari bau busuk (walaupun sedikit karena lubangnya kecil), lubang aerasi ini dapat disambung dengan selang atau pipa pralon yang ujungnya ditempatkan pada ketinggian yang aman.

Sebaiknya setiap rumah menyediakan bak komposter sebanyak 2 buah agar pada saat bak penuh, sementara lapisan atas belum terdekomposisi dengan baik (masih bau busuk), sampah baru dapat ditampung pada bak satunya lagi.

Sampah organik yang telah penuh dalam tempat sampah dalam rumah dibuang/dimasukkan ke dalam bak komposter dan diratakan. Sebelumnya masukkan siramkan nasi busuk pada lapisan terbawah. Dalam nasi busuk tersimpan Mikro Organisme Lokal. Atau dapat menggunakan Bokashi, selapis bokashi dalam bagian terbawah bak komposter. Setiap ketebalan sekitar 10 - 20 cm ditaburi tanah setebal kira-kira 2-5 cm (tanah bekas media tanam pot yang diganti dapat dibuang/ditaburkan dalam bak komposter). Untuk mempermudah pembusukan (dekomposisi), setiap lapisan disiram dengan cairan Microorganisme (lihat artikel lain mengenai pembuatan Microorganisme Cair) yang dapat dibuat sendiri atau dibeli di toko tani terdekat (dapat dengan pupuk organik cair) secukupnya. Setiap lapisan biasanya akan terdekomposisi dengan baik (matang) setelah 2 minggu, sehingga bak dengan kedalaman 1 meter dapat menghasilkan pupuk organik selama kira-kira 2 bulan. Sampah yang sudah matang dicirikan dengan hilangnya bau busuk dan penampakkannya sudah seperti tanah (gembur), berwarna kehitaman. Apabila kita mempunyai waktu luang yang cukup, sambil refreshing, ada baiknya isi bak diaduk / dibalik seminggu sekali agar proses dekomposisi berlangsung lebih baik lagi.




Setelah jadi, pupuk organik dapat disimpan dalam karung atau langsung digunakan untuk mengganti media tanam pot (untuk media pot sebaiknya dicampur tanah biasa dengan perbandingan 1 : 1) atau ditebar saja di sekitar tanaman pekarangan. 

TANAMAN PEKARANGAN ANDA AKAN SENANTIASA SUBUR DAN SEGAR.





Selain manfaat di atas, kebiasaan mengelola sampah di rumah juga memiliki keistimewaan yang luar biasa. Coba simak bagan di bawah ini :


Bayangkan bahwa anda telah melakukan :
  1. Membuat suasana pekarangan rumah hijau dan segar, tentunya lebih menyehatkan.
  2. Meringankan beban pemerintah dengan mengurangi volume sampah yang harus dikelola pada TPA.
  3. Kelebihan pupuk organik dapat diberikan pada petugas pengumpul sampah untuk dijual, sehingga anda dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka (bisa jadi sampah plastik dan kertas dapat dipak dengan baik dan dijual pada pengumpul besar).
  4. Sampah Plastik dan Kertas yang dibuang di TPA akan lebih mudah dipilah oleh para pemulung (bisa jadi para pemulung sudah mengambilnya sejak dari TPS, sehingga volume TPA akan berkurang lagi). Dengan kemudahan ini, diharapkan proses daur ulang akan lebih berkembang. Bisa jadi para pengusaha akan lebih tertarik mendirikan pabrik daur ulang plastik dan kertas (mungkin juga pemda melalui BUMD-nya) sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih besar.
  5. Pada akhirnya, mari kita kampanyekan PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI RUMAH, terutama pada rumah-rumah yang memiliki halaman.
Ingatlah Prinsip Dasar Kesuburan Tanah itu sebagaimana ilustrasi berikut ini :


karena itu jika pusat ketersediaan kompos dan pupuk organik itu berasal dari sampah kota, itu bukan omongan kosong. Semakin kesuburan tanah kita terjaga, semakin kita memberikan dukungan bagi efisiensi anggaran untuk penggunaan Pupuk Kimia. 

disadur dari beragam sumber
Read More

Sabtu, 12 April 2014

Written on

Fermentasi Ampas Tahu Sebagai Pakan Tambahan Untuk Bebek

Pengantar

Tahu adalah makanan yang banyak mengandung banyak protein nabati. Hasil sampingan lain dari produksi tahu adalah ampas tahu yang belum banyak dimanfaatkan dan dianggap kurang mempunyai nilai ekonomis. Mengkaji lebih lanjut ampas tahu masih bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak bebek yang banyak kandungan proteinnya. Belum banyak peternak bebek yang memanfaatkan ampas tahu sebagai pakan tambahan bagi ternaknya selain konsentrat. Pertumbuhan ternak yang di beri pakan ampas tahu lebih cepat dari pada yang tidak diberi.

Ampas tahu adalah salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai bahan penyusun ransum. Sampai saat ini ampas tahu cukup mudah didapat dengan harga murah. Ditinjau  dari  komposisi  kimianya  ampas  tahu  dapat  dimanfaatkan sebagai sumber protein karena kandungan protein dan lemak pada ampas tahu yang cukup tinggi. Tetapi kandungan tersebut berbeda tergantung tempat dan cara pemprosesannya.  Kandungan ampas tahu yaitu protein 8,66%, lemak 3,79%, air 51,63% dan abu 1,21%, maka sangat memungkinkan ampas tahu untuk diolah menjadi bahan makanan ternak (Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur, 2011).

Namun ampas tahu memiliki kelemahan sebagai bahan pakan yaitu kandungan serat kasar dan air yang tinggi. Kandungan serat kasar yang tinggi menyulitkan bahan pakan tersebut untuk dicerna bebek dan kandungan air yang tinggi dapat menyebabkan daya simpannya menjadi lebih pendek. Cara untuk mengurangi kandungan serat kasar tersebut adalah diproses dengan fermentasi.

Nilai Gizi Ampas Tahu

Ampas tahu lebih tinggi kualitasnya dibandingkan dengan kacang kedelai. Protein ampas tahu mempunyai nilai biologis lebih tinggi daripada protein biji kedelai dalam keadaan mentah karena bahan ini berasal dari kedelai yang telah dimasak. Ampas tahu juga mengandung unsur-unsur mineral mikro maupun makro yaitu: Fe 200-500 ppm, Mn 30-100 ppm, Cu 5-15 ppm, Co < 1 ppm dan Zn > 50 ppm.

Ampas tahu dalam keadaan segar berkadar air sekitar 84,5% dari bobotnya. Kadar air yang tinggi dapat menyebabkan umur simpannya pendek. Ampas tahu basah tidak tahan disimpan dan akan cepat menjadi asam dan busuk selama 2-3 hari, sehingga ternak tidak menyukai lagi. Ampas tahu kering mengandung air sekitar 10,0-15,5% sehingga umur simpannya lebih lama dibandingkan dengan ampas tahu segar

Cara Pengolahan Dan Pengawetan Ampas Tahu

Proses fermentasi akan menyederhanakan partikel bahan pakan sehingga akan meningkatkan nilai gizinya. Bahan pakan yang telah mengalami fermentasi akan lebih baik kualitasnya dari bahan bakunya. Fermentasi ampas tahu dengan Ragi Tape Jerami akan mengubah protein menjadi asam-asam amino dan secara tidak langsung akan menurunkan kadar serat kasar ampas tahu. Fermentasi dapat memecah selulosa, hemiselulosa, dan polimernya menjadi gula sederhana atau turunannya serta mampu meningkatkan nutrisi bahan asal karena mikroba bersifat katabolik selain juga dapat mensintesis vitamin seperti riboflavin, vitamin B12 dan pro vitamin A. Ragi Tape Jerami mengandung bakteri yang memiliki aktifitas lipolitik yang tinggi, yaitu memproduksi lipase yang menghidrolisa trigliserida menjadi asam-asam lemak bebas.

Pengolahan dan penyajian ampas tahu sebagai pakan bebek dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut ini:

  1. Letakkan karung berisi ampas tahu segar di atas bale-bale kemudian tindih dengan batu berat supaya airnya tiris (menetes keluar dengan cepat). Biarkan sampai tak tampak menetes.
  2. Keringkan ampas tahu. Jika sinar matahari terik, jemur sambil dibolak-balik. Jika tidak ada sinar matahari, terpaksa dikukus lalu dikeringanginkan. Tujuannya untuk membunuh kuman penyakit dan menuntaskan sisa airnya.
  3. Penyajiannya, setiap 10 kg ampas tahu yang sudah kering dicampur dengan air 7-8 liter air yang sudah diberi Ragi Tape Jerami 5 gram (kira-kira sebanyak 2 gumpalan sebesar kelereng). Setelah diaduk rata, bahan siap di fermentasi di ruangan tertutup selama 2-3 hari. Setelah fermentasi selesai bahan siap untuk diberikan pada bebek.
  4. Jika hasil fermentasi ini akan disimpan, harus dikeringkan lagi terlebih dahulu sebelum disimpan di dalam karung. Letakkan karung-karung tersebut di tempat kering, teduh dan tidak boleh menyentuh langsung lantai/dinding.
Pemberian ampas tahu dalam ransum yang digunakan sebagai pakan bebek fase starter tidak menimbulkan dampak negatif terhadap performansnya. Ampas tahu digunakan dalam ransum bebek sampai 15%. Hal ini berarti ampas tahu bisa diberikan sebagai bahan pakan untuk bebek dalam fase starter dan finisher karena ampas tahu tidak mempengaruhi performans dari bebek itu sendiri.

Semoga bermanfaat bagi para peternak bebek pada khususnya dan dapat menjadi inspirasi bagi peternak unggas lain pada umumnya.
Read More

Jumat, 04 April 2014

Written on

Radio Streaming Herdinbisnis Dot Com sudah Online

Radio Streaming herdinbisnis dot com sudah bisa dinikmati saat ini.  Radio ini akan menemani Anda saat browsing di web www.herdinbisnis.com. Hanya saja streaming ini akan online pada jam-jam tertentu saja. Semoga mendapatkan iklan dan rekan yang dapat menjadi pelengkap untuk mengisi konten streamingnya, akhirnya mohon do'a restunya agar streaming ini progressnya akan lebih baik kedepannya. Aamiin.

Berikut adalah kajian tentang streaming, semoga bisa mencerahkan pandangan Anda semua tentang teknologi ini.

Teknologi gadget yang terpadu dengan piranti kebutuhan aktivitas sehari-hari semakin menjadi bagian hidup yang tak dapat disisihkan. Informasi, Updates, Status semuanya terkirim secara digital kegenggaman tangan setiap menit bahkan detik.
Hal tersebut tentunya akan menjadi tantangan bagi para jurnalis dalam memberikan informasi yang cepat dan aktual.
Dengan smartphone yang ada saat ini seperti iPhone, Android dan BlackBerry tentu akan menjadi penambah dukungan. melalui gadget itu, informasi dapat disebar melalui Twitter, Facebook dan yang lainnya sehingga bukan masalah untuk mencari para pembaca pada era digital.
Coba lihat Kasus bom Ritz Carlton tahun lalu juga tersebar pertama kali melalui Twitter dan langsung menjadi hits sehingga menjadikan jaringan microblogging tersebut sebagai situs penyampai berita tercepat. Coba perhatikan live streaming bencana Merapi beberapa waktu yang lalu yang semua orang bisa segera mengambil keputusan secara mandiri terhadap bencana yang sedang terjadi.

Read More

Kamis, 03 April 2014

Written on

AYO GEMPUR JAGUNG : Gempar Benar, sampai Tak Tahu Bagaimana Caranya Menangisi ini

Sebuah komentar menarik dari posting sahabat di sebuah forum pertanian, screenshot ini tentang berita pangan kita dan pakan usaha ternak. Berikut dalam uraian ini disampaikan tentang percakapan per telpon dan cuplikan komentarnya yang Masya Alloh.... :)

Ayo kita gempur tanam Jagung !!!



Beberapa hari yang lalu, seorang peternak ayam petelur dari Ponggok – Blitar yang kebetulan adalah pelanggan setia kami menelpon,”Pripun niki paaak, pak…regine pakan langkung awis, regine tigan langkung mlirit?!?” dalam bahasa Jawa. Terjemahannya, bagaimana ini paaak, pak…harga pakan tambah mahal, harga telur tambah melorot (dipakainya kata ‘mlirit’ sebagai ungkapan jeritan hatinya yang dilambari suara lirih tak bergizi di ujung telpon). Belum lagi desahan resah peternak ayam broiller dari Jombang, yang meski suaranya di telpon diselingi tawa, tawa tanpa nyawa, hampa,”Bagaimana ini harga ayam pak? DOC mahal, pakan mahal kok harga ayam mohal…he…he…he?”

Ternyata ngeri-ngeri sedap bermata pencaharian sebagai peternak di negeri ini. Negeri agraris yang tak mampu menghasilkan jagung dan kedelai (baca: SBM – Soy Bean Meal) secara cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Alhasil, diimporlah jagung dan kedelai dari luar negeri, dibayar dengan dollar yang mahal nilai tukarnya. Setelah jadi pakan, mahal pula jadinya. Kami pernah bertanya ke seorang rekan di Bogor,”Naon wae pagawean sarjana IPB?” (Apa saja pekerjaan sarjana IPB?). Jawabnya sambil ngakak,”Maranehanana damel di bank sarta koperasi simpen tambut”. (Mereka kerja di bank dan koperasi simpan pinjam).

Hadeeeh.

Read More

Sabtu, 29 Maret 2014

Written on

Pengetahuan tentang Buah Labu





Read More
Written on

LABU SIAM (Family Cucurbitaceae)


Deskripsi
Labu ini disebut juga waluh siem, labu jepan, atau labu jipang. Tanamannya tumbuh merambat ke para-para. Buahnya agak lebih besar dari kepalan tangan. Berbentuk membulat ke bawah. Ada alur pada kulit luar yang agak mirip dengan pembagian ruang dalam buah. Kulit bertonjolan tidak teratur. Kulit buah tipis dengan daging yang tebal. Bila dikupas kandungan getahnya keluar. Oleh karena itu, perlu direndam sebentar dalam air sebelum dimasak. Ada juga yang merebus labu siam muda langsung beserta kulitnya untuk dijadikan lalap.

Manfaat
Untuk sayuran dan lalapan.

Syarat Tumbuh
Tanaman labu tergolong mudah ditanam. Tak heran bila wilayah tanamnya menyebar di berbagai belahan dunia, dari daerah beriklim tropis sampai subtropis. Dataran tinggi berhawa dingin maupun dataran rendah berhawa panas cocok ditanami labu. Labu siam tumbuh dengan baik pada ketinggian 200-1.000 m dpl. Adaptasi labu terhadap perilaku cuaca juga sangat baik. Labu tak hanya mampu berantisipasi terhadap kurangnya air di musim kemarau, melainkan juga terhadap kelebihan air di musim hujan. Labu akan tumbuh optimal pada tanah yang kering, berdrainase dan aerasi baik, gembur, serta kaya bahan organik. Tanah yang cenderung asam dengan pH 5-6,5 justru disukainya. Untuk rata-rata lahan di Indonesia yang berkecenderungan asam, proses pengapuran untuk menaikkan pH bisa diabaikan.

Pedoman Budidaya
Benih: Labu dikembangbiakkan lewat biji. Untuk labu siam dapat diperoleh bijinya dengan memetik buah yang sudah tua benar. Kemudian diperam di tempat yang lembap hingga keluar tunasnya. Kebutuhan benih untuk labu siam 650 biji/ha, Penanaman Tanah yang sudah diolah dengan pencangkulan 2 kali hingga gembur diberi pupuk kandang. Pupuk kandang sebaiknya ditaruh sekitar lubang tanam. Tanah tak perlu dibedeng atau gulud. Akan tetapi, perlu dibuat parit pengairan sederhana dengan menggali parit kecil di sekeliling lahan dan di antara beberapa baris tanaman. Lubang penanaman dibuat dengan tugal. Masukkan 2-3 biji benih ke dalam lubang. Labu siam yang ditanam dengan para-para menggunakan jarak tanam 4 x 4 m dengan lubang tanamnya harus besar. Pada lubang tanam dimasukkan buah labu siam tua yang sudah bertunas. Tutupi buah dengan tanah dan pelihara tunasnya agar tumbuh dengan baik.

Pemeliharaan
Sebelum tanaman labu tumbuh merambat atau menjalar, tindakan penyiangan harus sering dilakukan. Tanah yang belum tertutup seluruhnya gampang sekali ditumbuhi oleh rumput-rumput liar. Tanah di sekitar batang utama tanaman perlu juga ditinggikan. Caranya tarik tanah ke dekat batang tanaman sehingga pada pokok tanaman tanah menjadi lebih tinggi. Setelah tanaman keluar sulur-sulurnya kita perlu membuat parapara . Para-para dibuat dari bambu yang dibelah 2. Tancapkan bambu di sekitar pokok batang. Tinggi bambu dari permukaan tanah sekitar 1,5 m. Jadi bambu dipotong lebih dari itu agar bisa ditancapkan ke dalam tanah dengan kuat. Masing-masing bambu yang dijadikan tiang rambatan disambung dengan bambu lain di bagian atasnya. Jadi, dari atas para-para terlihat seperti kotak-kotak yang saling bersambung. Tambahkan bambu-bambu lagi dalam posisi melintang dan membujur agar bidang kotak menjadi sekitar 30 x 30 cm atau 50 x 50 cm. Pengecilan bidang kotak pada atap para-para dimaksudkan agar buah labu siam dapat tumbuh sempurna dan mudah dipetik. Agar sambungannya kuat lakukan pengikatan atau pemakuan. Para-para harus dibuat sekuat mungkin karena nantinya akan menyangga buahnya yang berat. Pemangkasan pada labu dilakukan saat tanaman berumur 3-6 minggu. Pemangkasan cabang diusahakan agar tunas menyebar dengan baik sehingga buah tumbuh merata dan banyak. Cabang tua yang tidak tumbuh memanjang lagi dipotong ujungnya agar bisa bertunas. Daun tua yang tidak produktif lagi juga dibuang. Pemupukan Kebutuhan pupuk kandang ialah 5 kg per lubang tanam. Selain itu tambahkan NPK sebanyak 100 g/lubang atau 60-100 kg/ha. Pemberiannya dilakukan pada awal penanaman. Pupuk ini dibenamkan dekat batang pokok.

Hama dan Penyakit
Hama ulat grayak (Spodoptera litura) dapat menghabiskan daun labu. Tanda serangan bisa dilihat pada bekas gigitan yang sering hanya meninggalkan tulang daun saja. Serangan ulat dilakukan malam hari. Waktu siang hari ulat bersembunyi dalam tanah. Untuk pencegahannya, gulma di sekitar tanaman harus dibersihkan. Selain itu, lakukan penyemprotan sedini mungkin dengan Azodrin, dosisnya 2 cc/l, Kepik Leptoglossus australis menyerang buah labu. Bila hujan, bekas tusukan hama ini akan terkena air hujan sehingga mudah dimasuki oleh cendawan. Akibatnya buah menjadi lembek dan busuk. Bila menyerang daun, bagian tengah tanaman atau seluruhnya menjadi kering. Penyemprotan dengan Azodrin seperti dosis di atas juga mampu mengatasi serangan kepik. Lalat buah yang sering menyerang semangka adalah musuh tanaman labu juga. Bila telumya sudah masuk ke dalam buah maka buah sulit untuk dikonsumsi lagi. Pada belahan buah sering ditemui ulat-ulat kecil dari telur yang sudah menetas. Akibat lainnya, bila menyerang batang, bagian batang membengkak seperti bisul. Untuk mencegah serangan, kebersihan lahan harus dijaga. Selain itu, buah diberongsong dengan kertas, daun pisang, atau plastik. Adapun penyakit yang sering menyerang tanaman labu ialah penyakit layu. Penyebabnya ialah cendawan Fusarium sp. Bibit yang baru tumbuh dan tanaman yang masih muda mudah sekali terserang. Mula-mula ujung daun layu, kemudian mengerut, dan akhirnya kering. Bila tanaman yang terserang dalam areal masih sedikit, cabut tanaman tersebut dan musnahkan. Penyemprotan Benlate 2 g/l air ke tanaman serta di bekas tanah tempat tanaman terkena akan membantu kesehatan tanaman yang lain.

Panen dan Pasca Panen
Labu siam dipanen pertama kali sekitar umur 4 bulan sesudah tanam. Labu siam dipotong tangkainya dengan pisau, tetapi jangan sampai jatuh. Kulitnya yang halus mudah lecet sehingga dapat mengurangi mutunya.
Read More
Written on

Manfaat Labu

Labu sudah tahu kan?,,, buah tanaman yang merambat ditanah ini memiliki tekstur yang lembut jika dimasak dengan daging yang berwarna kuning. 

Labu biasa dikenal masyarakat sebagai sayuran, selain itu juga biasa dihidangkan setelah direbus begitu saja. Manfaat dari labu lainnya yang sering diolah adalah bijinya, atau hasil olahannya disebut dengan kwaci labu[ Baca: Kandungan nutrisi dan manfaat biji labu untuk kesehatan].  

Labu pada awalnya diyakini berasal di Amerika kuno. Labu atau pumpkins berasal dari kata Yunani pepõn, yang berarti ‘melon besar’. Selama bertahun-tahun, sebutan tersebut berubah menjadi pumpkins di Perancis, Inggris dan Amerika.

Kemudian banyak masyarakat yang  memperkenalkan pie labu kepada dunia, yaitu makanan dari labu yang dibelah lalu dibuang bijinya, dan di dalamnya diisi dengan susu, rempah dan madu. Atau kalau kita, cara mengolah labu gampang,, pilih labu yang baik atau yang sudah tua, ditandai dengan warna kulit yang lebih gelap oranye dan lebih keras. Potong potong dengan ukuran sesuai selera, kemudian dikukus. Labu siap untuk dikonsumsi,,,,. 

Labu sangat cocok sekali untuk dimasukkan kedalam diet Anda, karena manfaat labu yang baik bagi kesehatan.

Berikut manfaat labu dan kandungan gizi pada labu

Labu hanya terdapat 49 kalori per 250 gramnya, itu artinya labu hampir bebas lemak dan sekaligus dapat membantu untuk mengurangi kolesterol. Diet lemak dan menurunkan kolesterol?,,, labu bisa Anda manfaatkan.

Biji labu kering atau dipanggang atau sering disebut dengan kwaci adalah sumber protein, mineral, vitamin dan asam lemak Omega-3.

Labu Kaya serat, vitamin A, C dan E dan mineral, dan labu akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan radikal bebas.

Warna oranye pada labu mengandung beta-karoten yang tinggi, sebuah antioksidan yang mengubah vitamin A dan membantu mengurangi risiko kanker tertentu dan penyakit jantung. Beta- karoten,,,hmmm,,, memang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Mengandung  B-Kompleks vitamin seperti folat, niacin, vitamin B-6 (pyridoxine), thiamin, dan asam pantotenat, dan mineral seperti tembaga, kalsium, besi dan fosfor.

Biji dan kulit labu mangandung  magnesium, kalium dan seng yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan, yaitu baik untuk kekebalan, kekuatan dan kepadatan tulang. Labu juga sangat bagus untuk membantu melawan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Cara Memilih, memotong dan menyimpan labu

Pilih labu yang memiliki gagang buah sepanjang satu sampai dua inci dari batang. Hindari memilih labu dengan noda dan bintik-bintik. Ketika memotong labu, awali dengan menyingkirkan batang lebih dahulu. Potong sebanyak yang Anda butuhkan dan dinginkan sisanya dilemari es setelah dibungkus

Resep labu

Parut labu, lalu tumbuk untuk dibuat yoghurt. Bumbui hanya dengan menambahkan garam, cabai bubuk dan bisa ditambahkan ketumbar atau kelapa.
Sayur labu:Labu juga bisa anda konsumsi sebagai sayuran, labu dikupas lalu dipotong kecil-kecil dan dimasak santan.

Labu dimata ahli

Naini Setalvad, lifestyle and disease management consultant, mengatakan. “Labu mengandung  beta-karoten sebanyak dua kali lipat dari betakaroten yang ada pada wortel. Labu juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, karena labu memiliki indeks glikemik yang rendah. Labu sangat mudah diolah,  dan mudah diperoleh dipasar mana saja. Selain itu, labu tersedia sepanjang tahun! ”

Yang perlu diperhatikan dalam mengkonsumsi labu

Labu termasuk diuretik, yaitu memiliki sifat dapat membantu membilas racun dalam tubuh – Jika terlalu banyak makan labu dapat menyebabkan dehidrasi atau berlebihan buang air kecil. Kebanyakan asupan betakaroten dalam tubuh bisa membuat semburat warna kuning pada kulit. Jadi, meskipun labu enak dan bergizi, jangan terlalu banyak juga jika mengkonsumsinya.

dari sebuah sumber
Read More
Written on

Mengenal Aneka Jenis Labu


Di antara 40 jenis labu, mari berkenalan dengan enam di antaranya yang paling populer dan berserat banyak:

Labu Kuning

Nama lainnya labu parang atau pumpkin dan paling sering digunakan dalam masakan. Sebut saja kolak, sup, cake, kue talam, dan kue lumpur. Teksturnya yang lembut dengan rasa sedikit manis sangat cocok dipadupadankan dengan beragam bahan.


Dari sekian banyak jenis labu, labu kuning (Cucurbita moschata) paling sering digunakan dalam masakan. Beragam jenis hidangan bisa dibuat dari buah ini, mulai dari kolak, sup, cake, hingga kue-kue basah seperti talam dan kue lumpur. Teksturnya yang lembut dengan rasa sedikit manis cocok dipadu padan dengan beragam bahan. Labu kuning yang dikenal dengan sebutan labu parang ini kaya akan vitamin dan mineralnya cukup tinggi, meliputi: betakaroten, vitamin B1, vitamin C, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan natrium. Dari gizinya pun tidak mengecewakan, setiap 100 gr labu mengandung 34 kal, 1.1 protein, 0.3 lemak, 0.8 mineral, dan 45 mg kalsium.

Nutrisi yang dikandungnya menjadikan labu kuning berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh. Betakaroten yang dikandung labu kuning berperan mencegah serangan jantung. Sementara kandungan vitamin B1, C, dan seratnya berperan sebagai pencegah penyakit jantung dan stroke. Manfaat lain labu kuning adalah mengobati demam, migrain, diare, penyakit ginjal, gout, serta membantu menyembuhkan radang.


Labu Air

Teksturnya keras, warna kulit kehijauan, dan daging buah berwarna putih. Sebagian orang membuat manisan kering dari labu ini, tetapi labu air juga enak dibuat sebagai campuran saus tomat dan masakan, seperti gulai labu atau sayur labu. Labu jenis ini mengandung getah yang lebih banyak dibanding labu lain. Karena itu, kupaslah labu di bawah air mengalir.


Labu air (Lagenaria Siceraria) adalah varietas labu bertekstur keras, warna kulit kehijauan dan daging buah berwarna putih. Labu air mengandung kalsium, zat besi, dan vitamin C. Selain itu labu air kaya akan serat, mineral, dan kalsium. Labu air terkenal bersifat mendinginkan, karenanya baik sekali dimakan oleh penderita demam.



Butternut Squash

Rasa dan warnanya mirip dengan labu kuning, tetapi bentuknya oval dengan tekstur daging buah lebih lembut. Sangat cocok dijadikan aneka dessert, seperti puding, cake, atau kolak. Seperti labu kuning, Butternut Squash juga sangat kaya vitamin A, C, mineral, dan serat.








Courgette
Courgette (Cucurbita Pepo) sangat populer di dapur Eropa dan Timur Tengah. Beragam masakan lezat tercipta dari labu serupa mentimun ini. Labu yang masih muda sangat cocok digunakan dalam masakan. Labu ini sangat lezat jika diisi dengan daging, dibuat setup sayuran, campuran salad, ataupun ditumis dengan seafood.








Labu Mi

Bentuknya mirip dengan labu kuning, tetapi jika dipotong, akan tampak daging buahnya terurai seperti mi. Semakin tua labu, maka tekstur daging buahnya akan semakin padat menyerupai mi. Labu ini sangat enak dibuat aneka puding, kue, atau diolah menjadi sayuran, dipanggang dengan daging ataupun ditumis.




Kabucha

Labu ini dipercaya berasal dari Jepang. Di pasaran ada dua jenis yang hanya beda bentuk. Acorn Squash berbentuk oval dan Kabucha bulat. Dapat dimasak menjadi beragam masakan seperti soup, stew sayuran, atau hidangan penutup.


Labu Siam/Waluh Jipang/Chayote (Sechium Edule)

Bentuk labu siam (Sechium Edule) lebih kecil dari varietas lainnya. Sifatnya pun bergetah dengan permukaan berbiku-biku. Tumbuhan yang batangnya menjalar dan melilit ini merupakan tanaman asli dari Amerika Selatan. Daunnya berbentuk lekuk tangan, sedangkan buahnya berbentuk genta. Buahnya mengandung vitamin A, B, C, niasin, dan sedikit albuminoid. Terdiri dari 90 persen air, 7,5 persen karbohidrat, 1 persen protein, 0,6 persen serat, 0,2 persen abu, dan 0,1 persen lemak. Juga mengandung sekitar 20 mg kalsium, 25 mg fosfor, 100 mg kalium, 0,3 mg zat besi, 2 mg natrium, serta beberapa zat kimia yang berkhasiat obat. Daunnya mengandung saponin, flafonoid, dan polifenol. Labu ini cocok dijadikan olahan sayur, seperti campuran sayur asam, sambal goreng, sayur bersantan atau dikukus sebagai lalapan.
Itu sebabnya buah ini baik untuk menyembuhkan gangguan sariawan, panas dalam, serta menurunkan demam pada anak-anak karena mengandung banyak air. Selain itu, buah ini juga bersifat diuretik (peluruh air seni). Kandungan alkoloidnya bisa membuka pembuluh darah yang tersumbat.

Beligo/Kundur (Benincasa Hispida)


Orang jarang memanfaatkan beligo (Benincasa Hispida) sebagai bahan masakan. Beligo biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku manisan buah kering seperti sukade. Jika dicermati, beligo sangat netral rasanya, sehingga cocok untuk campuran sop bening atau setup sayuran.


Labu Hibrida

Dengan majunya teknologi pertanian, banyak diciptakan varietas baru pada buah dan sayuran. Termasuk labu, banyak jenis labu baru diperoleh dari hasil persilangan. Dari rasa, kenampakannya dan kandungan gizinya, labu hibrida tidak jauh beda, hanya saja bentuknya lebih besar, seragam dan warna yang menyimpang dari varietas aslinya.

Tips:


Pilih jenis labu yang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki tingkat kematangan yang cukup. Semakin tua, maka labu akan semakin "gempur" (padat) dan daging buah semakin lembut. Labu yang masih muda memiliki tekstur yang lembek dan mengandung banyak getah sehingga jika diolah menjadi masakan, hasilnya akan hancur seperti bubur dan tidak ada rasanya.

Potong labu menjadi beberapa juring agar mudah dikupasnya. Sebab, labu yang tua akan memiliki kulit yang sedikit keras. Kemudian dipotong-potong sesuai dengan kebutuhan dan dicuci sampai bersih dengan air mengalir.

Walau sudah dipotong, labu termasuk bahan makanan yang tahan lama. Baiknya, simpan labu dalam kulkas atau dapat juga disimpan di ruang terbuka dengan ditutupi plastik.
Labu kuning biasa banyak dicari orang pada Rhamadan. Digunakan untuk campuran kolak. Rasanya yang mirip ubi jalar, membuat labu kuning digemari banyak orang. Tapi tahukah Anda, bahwa labu kuning ternyata mempunyai manfaat kesehatan? Selain mencegah penuaan dini, labu kuning juga bermanfaat mencegah kanker.
Dalam labu kuning terkandung vitamin A, vitamin C dan Alpha hydrox-acid yang sangat bagus untuk kulit. Tidak hanya itu kandungan beta-carotene yaitu sumber antioksidan dalam labu kuning mampu mencegah penuaan dini dan kanker.
Minerl zinc menjadi andalan labu, karena dapat meningkatkan sistem imun (pertahanan) tubuh. Belum lagi kemampuannya menurunkan osteoporosis, sebab zinc yang terkandung dapat membantu memadatkan tulang. Labu kuning semakin kaya manfaat , yaitu selain kaya akan serat berdasarkan penelitian labu kuning juga dapat menurunkan potensi penyakit jantung.
Tidak hanya buah yang bermanfaat, biji buah labu terkandung zat anti-peradangan yang berguna untuk menurunkan gejala arthritis. Selain itu biji juga bisa dikonsumsi setelah diolah menjadi kuaci. Harga biji kuaci labu kuning cukup tinggi, tidak heran karena rasanya yang gurih.
Buah labu bisa diolah menjadi beberapa hidangan istimewa. Untuk masakan Manado, labu biasanya digunakan untuk tambahan bubur Manado ditambah sayuran, rasanya lezat.
Olahan lain bisa digunakan untuk bahan dasar aneka kue dan roti.
Labu mempunyai banyak varietas, dari lebih 40 jenis labu, baru sedikit yang dimanfaatkan manusia sebagai bahan pangan. Di sisi lain, buah dari tanaman merambat ini sangat kaya akan kandungan serat, vitamin, mineral, dan air. Banyak pakar gizi dan kesehatan berkomentar kalau labu bermanfaat untuk kesehatan. Seperti yang diungkapkan Prof. Hembing Wijayakusuma, seorang pakar kesehatan alternatif, menurutnya labu dapat mengobati tekanan darah tinggi, menurunkan panas, diabetes, dan memperlancar proses pencernaan. Mari kita kenali jenis dan kegunaannya. (dari sebuah sumber)
Read More

Selasa, 25 Maret 2014

Written on

Menjadi Volunteer : Bantu pencarian MH370 dari gadget Anda

Bantu pencarian MH370 dari gadget Anda 

klik http://www.tomnod.com 


Anda bisa melakukan penindaian per area semau Anda dari gadget Anda sendiri, dimanapun Anda.. 

Ingat, selalu buka photoshop. 

Jika Anda menemukan apapun yang mirip pesawat MAS MH370 ???.

Segera lakukan beberapa langkah berikut ini = 

1. tekan tombol prtscr dan 

2. buat laman baru di photoshop (tekan ctrl + N) lalu 

3. paste (tekan ctrl + V). 

4. Lalu posting di halaman Facebook Anda, tag pada rekan2 berwajib atau Pers.

Digital Globe adalah sebuah penyedia citra satelit yang memberi kesempatan kepada Anda dan seluruh orang dimuka bumi ini utk melakukan pencarian Bangkai Pesawat Boeing-777 jika itu ditembak atau terjatuh kelaut, atau disimpan didalam belukar ahahaha... Selamat berjihad !!!! Oiyaaa....Kalau ada kelebihan ijo2nya bisa diiisikan pulsa ke 085810868686.
Read More

Selasa, 14 Januari 2014

Written on

TIPS LENGKAP BUDIDAYA ANJURAN UNTUK TANAMAN PADI 2014

Tak pernah bosan-bosannya www.herdinbisnis.com menyampaikan tentang banyak tips dan trik untuk membudidayakan tanaman padi, karena Beras adalah unsur penting dalam hidup manusia, dan kita harus terus mempertahankan hidup dengan ketersediaannya dalam hidup kita ini. Di Indonesia, pangan merupakan hal yang bisa diupayakan peningkatan hasilnya, dan bisa digunakan sebagai salah satu pencapai kesejahteraan bagi publik yang sangat luas dan merata. Maka berikut adalah beberapa tips lengkap budidaya anjuran untuk tanaman padi tahun 2014.










Meski semua komponen teknologi budidaya padi sawah terkini sudah disosialisasikan oleh BPTP Jatim kepada petugas dan petani di Jatim, namun masih ditemui kendala dalam penerapannya. Beberapa kesulitan juga dikeluhkan oleh petani.

Penelusuran terhadap keluhan itu oleh salah seorang  peneliti BPTP Jatim (Ir. Rohmat Budiono, MP) menghasilkan resep yang disebutnya “Cara Cerdas Budidaya Padi”. Menurut Rohmat, kendala dan kesulitan itu lebih kepada kesalahan persepsi yang berbeda diantara peneliti, PPL, dan petani , serta kesalahan secara teknis dalam penerapan teknologi di lapangan.

Ditambahkannya, ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk mencapai produksi yang diharapkan. Pertama, bibit yang ditanam harus berumur muda, maksimal 15-18 hari. Umumnya petani enggan menanam bibit muda dengan alasan ukurannya terlalu kecil. Dalam hal itu, penyuluh hendaknya menjelaskan keuntungan tanam bibit muda itu.

Kedua, cara tanam harus menggunakan jajar legowo 2:1. Pada umumnya petani mengeluhkan peningkatan biaya tanam jajar legowo. Sebab, dengan jajar legowo, populasi meningkat dari 250.000 menjadi 360.000 tanaman/ha (44%). Namun petani belum dipahamkan, bahwa jajar legowo memberi keuntungan yaitu (1) semua tanaman menjadi tanaman tepi, sehingga produktivitas per rumpun meningkat, (2) pemupukan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran, (3) mengurangi biaya tenaga penyiangan lebih dari 50% (dengan alat landak/osrok), (4)pengendalian hama dan penyakit lebih mudah dilakukan.

Agar manfaat itu bisa diperoleh, haruslah disepakati bahwa yang disebut jajar legowo haruslah sistem 2:1, bukan yang lain (4:1 atau 5:1). Untuk mengurangi keluhan petani tentang kerumitan dalam tanam jajar legowo, BPTP Jatim telah mengenalkan Atajale (Alat tanam jajar legowo).

Ketiga, dalam penentuan dosis pupuk sangat dianjurkan mengacu kepada BWD (bagan warna daun) dan PUTS (perangkat uji tanah sawah). Jika ada koneksi internet, rekomendasi pemupukan dapat disempurnakan dengan mengakses layanan  online di alamat webapps.irri.org/nm/id/.

Keempat, petani berpendapat bahwa jajar legowo mengakibatkan peningkatan gulma. Keluhan ini bisa diatasi dengan penggunaan osrok sebagai alat bantu penyiangan. Dengan jajar legowo, penyiangan menggunakan osrok cukup dilakukan searah. Sedangkan jika menggunakan jajar tanam tegel, penyiangan dilakukan secara silang. Penggunaan osrok dapat menghemat biaya penyiapan sekitar 50%.

Dianjurkan, penyiangan tidak menunggu gulma tumbuh besar. Selain memudahkan, penyiangan dengan osrok juga berfungsi menggemburkan (jawa: dangir) tanah.

Kelima, perlu diperhatikan umur panen yang tepat, karena antar varietas berbeda-beda. Perontokan gabah dengancara gebok, tidak dianjurkan. Sebaiknya menggunakan alat perontok, baik yang tipe peda maupun menggunakan mesin.
Salah satu faktor penting untuk mencapai produktivitas tinggi tanaman padi adalah tanam bibit muda (10–15 hari). Dengan catatan, rekomendasi itu tidak dianjurkan untuk daerah endemik keong emas.

Petani umumnya tanam bibit berumur 21–25 hari, sehingga enggan menanam bibit muda karena ukurannya dianggap masih terlalu kecil. Oleh karena itulah, Ir. Rohmat Budiono, MP., salah seorang peneliti BPTP Jatim telah menemukan cara sederhana memacu pertumbuhan bibit. Bibit yang dihasilkan meski baru berumur 10–15 hari, ukurannya sama dengan umur 21 hari dengan cara biasa.

Pembibitan dapat dilakukan dimana saja. Bahkan lebih dianjurkan dibuat di luar lahan sawah. Cara penyiapan bibit di luar lahan sawah, buat bedengan, cukup dengan pembatas bambu atau papan (seperti terlihat pada gambar). Kemudian masukkan campuran pasir dan pupuk kandang setinggi 15 cm.

Proses pemeraman benih dan penebarannya di bedengan dilakukan seperti biasa. Selanjutnya tutup permukaan pembibitan dengan karung plastik putih (glangsi).

Setelah berumur 10 hari, tutup karung dibuka, sehingga bibit terkena sinar matahari langsung. Lima hari kemudian (umur 15 hari), bibit sudah siap tanam dengan ukuran sama dengan bibit umur 21 hari dengan cara biasa.

Teknik itu, selain dapat memacu pertumbuhan bibit, juga dapat menghindari serangan hama tikus, penggerek batang dan burung.

Mengapa tanam bibit sebaiknya berumur muda (10–15 hari)?

Sebab, di pesemaian, bibit mulai beranak pada umur 15 hari setelah sebar (HSS), sehingga menanam bibit berumur lebih dari 21 HSS, sama dengan membiarkannya mengalami masa beranak pada kondisi berdesakan di pesemaian. Hal itu akan mengurangi kemampuannya beranak di lahan.

Oleh karena itu, dengan umur bibit masih muda, cukup ditanam 1-2 bibit per titik tanam, sehingga lebih hemat. Selama ini petani biasanya menanam 5 bahkan lebih per titik tanam.

Pertimbangannya, jika ditanam umur 10-15 HSS dengan 1-2 bibit per titik tanam, jumlah anakan maksimalnya sama dengan jika ditanam umur > 21 HSS dengan 5 bibit per titik tanam. Jadi kenapa harus tanam lebih dari 2 bibit per titik tanam?


Hayo Bapak/ibu Tani, masih mau tanam bibit padi berumur tua?
#2 Kembali

Jejer Legowo saja

Dengan menerapkan jajar tanam Jajar Legowo saja, produksi padi dapat meningkat sekitar 30%. Peningkatan produksi itu diperoleh dari hasil perkiraan akibat penerapan Jajar Legowo yang meningkatkan populasi tanaman sebesar 44%.

Tentu saja petani harus mau menerapkan komponen budidaya lain secara baik dan benar.

Namun demikian, menurut anggapan petani, penerapan Jajar Legowo rumit dalam pelaksanaannya, biaya tanam meningkat, gulma bertambah banyak dan produksi tidak meningkat.

Secara mendasar keluhan itu tampaknya lebih kepada kesalahan persepsi dan pemahaman yang kurang rinci.

Keluhan pertama dapat diatasi dengan penggunaan Alat Tanam Jajar Legowo (Atajale). Kedua, biaya tanam yang meningkat dikompensasi dengan peningkatan produksi dan penghematan biaya penyiangan sebesar 50% dengan alat osrok/landak. Keluhan ketiga, juga dapat diatasi dengan penggunaan alat osrok dan penyiangan dilakukan selagi gulma masih kecil. Sedangkan produksi yang tidak meningkat agak sulit dijelaskan, kecuali petani tidak menerapkan komponen teknologi lain secara baik dan benar.

Selain keuntungan yang telah disebutkan di atas, Jajar Legowo dapat meningkatkan efektiftivitas pupuk, karena pupuk hanya diberikan pada alur jajar tersempit. Dengan cara itu, kehilangan pupuk 70% dapat ditekan hanya menjadi kurang dari 40%.

Kedua, pengendalian hama dan penyakit lebih mudah dilakukan dibanding jajar tanam tegel.


Hayo Bapak/ibu Tani, masih mau menggunakan jajar tanam tegel?
#3 Kembali

Dengan Jajar Legowo Saja, Produksi Padi Berpeluang Meningkat 30%

Salah satu keluhan petani yang enggan menerapkan jajar tanam Jajar Legowo adalah anggapan penerapannya yang rumit.

Padahal dengan Jajar Legowo berpotensi meningkatkan produksi 30%. Kerumitan itu disebabkan adanya 3 kombinasi jarak tanam, yaitu 20 x 10 cm sebagai satu grup barisan, sedangkan antar grup barisan berjarak 40 cm, yang dikenal dengan sebutan Jajar Legowo 2:1.

Kerumitan itu bisa diatasi dengan penggunaan Atajale (seperti gambar). Dengan alat ini, sekali tarik, sudah terbentuk garis-garis saling-silang untuk menentukan titik tanam. Sedangkan dengan menggunakan alat bisa pada jajar tegel (garet), tarikan harus dilakukan dua kali saling-silang.

Keuntungan penggunaan Atajale adalah mudah dilakukan (pria/wanita), efektif dan efisien, serta jarak tanam menjadi konsisten/tetap. Memang, kelemahannya, tidak dapat digunakan saat lahan tergenang air.

Uniknya, dengan penggunaan Atajale, petani dapat melakukan tanam secara mundur, maju atau menyamping. Untuk ibu tani, jika tanamnya maju, harus menggunakan celana, bukan rok. Sebab, rok akan menyenggol bibit yang baru ditanam sehingga bisa rusak atau roboh.


Hayo Bapak/ibu Tani, apa masih mau bilang Jajar Legowo itu rumit?
#4 Kembali

Inilah Jajar Legowo yang Sebenarnya



Sejak pertama kali dimasyarakatkan, dalam Jajar Legowo (Jale) dikenal ada tiga model, yaitu 2:1, 4:1 dan 5:1. Model  2:1, berarti setiap dua baris tanam dipisahkan oleh jarak yang lebih lebar (40 cm) dengan dua baris tanam sebelahnya. Begitu juga dengan 4:1, setiap empat baris tanam dipisahkan oleh jarak yang lebih lebar (40 cm) dengan empat baris tanam sebelahnya.



Namun sebenarnya, selain 2:1 tidak memenuhi prinsip dan tujuan yang ingin dicapai dengan penerapan Jale. Dengan Jale 2:1, seluruh tanaman menjadi tanaman pinggir, sehingga lebih produktif. Sedangkan 4:1 dan 5:1, hanya tanaman baris terluar saja yang menjadi tanaman pinggir. Selain itu, kemudahan-kemudahan dalam pemeliharaan tanaman hanya dapat diperoleh dengan Jale 2:1.



Salah satu hal yang unik, penerapan Jale 2:1, tanam bibit dapat dilakukan dengan langkah maju, mundur dan menyamping (seperti pada gambar).


Penerapan Jale hanya model 2:1 harus menjadi komitmen antar peneliti dan petugas lapangan, tutur Ir. Rohmat Budiono, MP, salah seorang peneliti BPTP Jatim yang mencetuskan “Cara Cerdas Budidaya Padi”. Dengan demikian prinsip dan tujuan yang ingin dicapai dengan penerapan Jale dapat dicapai secara maksimal, imbuhnya.


#5 Kembali



Dalam satu hamparan, mungkin saja ada banyak kondisi yang membedakan antar petakan sawah (seperti pada gambar). Perbedaan itu mengakibatkan perbedaan pula dalam penentuan rekomendasi pemupukannya. Hal itu belum banyak disadari oleh petani. Selain itu, perbedaan kondisi tersebut dapat mengakibatkan  perbedaan hasil meski diperlakukan sama dalam hal pemupukan dan lainnya.

Oleh karena itulah penetepan pemupukan sebaiknya spesifik lokasi. Bahkan, kalau memungkinkan, hendaknya spesifik petakan.

Apakah mungkin ditetapkan rekomendasi pemupukan spesifik per petakan sawah?

Tentu saja mungkin. Untuk penetapan dosis pupuk N menggunakan Bagan Warna Daun (BWD). Unsur hara lainnya menggunakan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS). Dengan catatan, untuk penggunaan PUTS, karena harganya mahal, dianjurkan digunakan dalam kelompok.

Ada cara lain yang dapat menghasilkan rekomendasi spesifik petakan sawah, yaitu dengan mengakses web pada alamat: webapps.irri.org/nm/id/. Jika petani masih kesulitan mengaksesnya, dapat diperoleh dengan bantuan petugas.

Pada halaman web pengunjung dipandu untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi sawah dan perlakuannya selama ini. Pengunjung juga dapat memasukkan target produksi maksimal sampai sistem tidak dapat menjawab.

Dalam banyak kasus, rekomendasi yang diperoleh dari web di atas, dosis pupuk yang dianjurkan lebih rendah dari kebiasaan petani, dengan produksi sama. Hal itu menunjukkan, bahwa selama ini petani boros dalam penggunaan pupuk.

Sumber foto, diolah dari http://www.flickr.com/photos/43016841@N05/3964903519/
#6 Kembali

Pengairan Berselang, Sudah Hemat Air, Tanaman Tumbuh Lebih Baik

Selama ini ada anggapan, bahwa tanaman padi harus digenangi terus-menerus selama hidupnya. Cara pandang itu kurang tepat. Justru dengan pengaturan pengairan berselang, tanaman akan tumbuh dan berproduksi lebih baik.

Keuntungan pengairan berselang, pertama, menghemat air irigasi sehingga areal tanam lebih luas.

Kedua, akar mendapatkan udara lebih banyak sehingga berkembang lebih dalam. Ketiga, mencegah timbulnya keracunan besi, mencegah penim­bunan asam organik dan gas H2S yang menghambat perkem­bangan akar. Keempat, mengaktifkan jasad renik mikroba yang bermanfaat. Kelima, mengurangi jumlah anakan yang tidak produktif dan kerebahan serta menyeragamkan pemasakan gabah dan mempercepat waktu panen. Keenam, memudahkan pengendalian hama keong mas, mengurangi penyebaran hama wereng coklat dan penggerek batang, dan kerusakan tanaman karena hama tikus.


Acuan pengairan berselang secara umum seperti tabel di bawah:



Teknik pengairan berselang penting untuk dipahami dan diterapkan oleh petani mengingat terbatasnya air pengairan di beberapa daerah.
#7 Kembali

Menekan Kehilangan Hasil Panen yang Masih 10-15%


Ada dua hal yang pada umumnya menjadi penyebab kehilangan hasil yang paling dominan, yaitu umur panen dan perontokan yang kurang tepat.



Umur panen yang tepat bergantung kepada varietasnya. Secara umum, jika tanaman telah menguning 95%, sudah siap untuk dipanen.Tetapi untuk varietas yang mudah rontok, sebaiknya dipanen saat 90% pertanaman mulai menguning. Setelah dipanen, dianjurkan segera dirontokkan di tempat.



Perontokan yang dianjurkan menggunakan mesin perontok, baik yang bertenaga mesin maupun yang bertenaga manusia (pedal). Selain itu, di bawah alat perontok dipasang alas terpal plastik untuk mencegah gabah yang terlempar menjadi hilang.


Setelah segala daya upaya dan kurbanan untuk memproduksi padi, justru petani kehilangan hasil 10-15% hanya karena kekurang-cermatan.Relakah Bapak/ibu Tani?
#8 Kembali





Kadang kala, ketika musim panen, daya tampung lantai jemur menjadi masalah dalam pengeringan padi yang sudah dirontokkan menjadi gabah. Petani Lamongan punya cara yang unik untuk mengatasinya.



Caranya, saat tiba musim panen, tanaman padi dipotong seperti biasa. Kemudian, setiap 2-3 rumpun diletakkan di atas bekas potongan rumpun (Jawa: singgang) tadi. Setelah dibiarkan 3-4 hari di sawah, segera lakukan perontokan dengan mesin perontok.



Hebatnya, tanpa dijemur lagi, gabah hasil “Pethek” dapat disimpan 3-4 bulan di gudang, dengan kadar air 17-20%.



Jumlah rumpun yang ditumpuk di atas singgang perlu betul-betul diperhatikan. Sebab, kalau lebih dari 3 rumpun, tumpukan menjadi terlalu lembab dan dapat mengundang penyakit atau bisa mengalami proses pembusukan.


Tentu saja, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah keamanan padi yang sudah dipotong. Sebab, potongan yang diletakkan di atas singgang beresiko hilang diambil orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
#9 Kembali





"Cara Cerdas Budidaya Padi”, pada dasarnya adalah penerapan teknologi PTT Padi secara lebih cermat, disertai komitmen yang kuat antara peneliti dengan petugas dalam diseminasinya kepada petani. Untuk tujuan peyakinan, berikut disajikan catatan ringkas mengenai keuntungan apabila menerapkan “Cara Cerdas” di atas (tabel di bawah).


Sejauh ini, faktor-faktor yang sudah dijelaskan pada tulisan - tulisan sebelumnya adalah “Cara Cerdas Budidaya Padi versi 1”.  Artinya, ke depan,  perbaikan dan peningkatan kecermatan penerapan teknologi masih diperlukan dari peneliti dan petugas, bahkan juga dari para petani.
#10 Kembali





Siklus serangan wereng batang coklat (WBC) padi berkisar antara 4-8 tahunan. Puncak serangan tahunan kali ini terjadi pada 2011 yang lalu. Namun perlu diperhatikan, bahwa puncak serangan WBC 2011 itu, kemungkinan terdorong oleh terjadinya lanina (penghujan yang panjang). Demikian dijelaskan oleh peneliti BPTP Jatim, Ir. Handoko, MSi.



Oleh karena itu, petani tidak boleh lengah untuk selalu memantau dan melakukan pengendalian segera tanaman padinya. Sebab, meski luasannya sempit, telah dilaporkan terjadi serangan WBC di Lamongan beberapa minggu lalu.



Mulai dari pencegahan sampai dengan pengendalian, BPTP Jatim telah memberikan rekomendasi secara umum, yaitu: (a) Tanam varietas tahan wereng coklat, (b) Tanam serempak, selang waktu tanam dalam satu hamparan tidak lebih dari 3 minggu, (c) Pergiliran varietas, gunakan yang berumur genjah, (d) Setiap varietas tidak ditanam lebih dari 2 kali berturut-turut dalam setahun, diselingi tanaman palawija, (e) Pemupukan berimbang, hindarkan pemupukan N yang berlebihan, pupuk K dapat mengurangi keparahan akibat serangan hama wereng coklat, dan (f) Pada tanaman terserang, keringkan petakan 3-4 hari. Lahan bebas dari tungguh jerami, segera setelah panen tunggul jerami disingkirkan dari lahan atau segera dibajak.



Salah seorang peneliti BPTP Jatim lainnya, Prof.Dr. Moh. Cholil Mahfud, memberikan teknik lebih rinci pengendalian WBC, terutama apabila terjadi serangan pada fase pengisian gabah. Teknik itu merupakan pembaruan dan perbaikan terhadap praktik yang dilakukan petani. Selain itu, diarahkan agar tidak meluas ke tanaman sehat. Untuk itu Mahfud memberikan saran sbb.:


  1. Amati populasinya pada pangkal batang, bila sedikit atau rendah (kurang dari 10 ekor per rumpun), tanaman disemprot menggunakan agensia hayati dengan larutan jamur Verticillium dan Beauveria
  2. Apabila populasinya tinggi (lebih dari 10 ekor per rumpun), pasang lampu perangkap (seperti pada gambar di bawah) pada pematang (1 ha dipasang 10 lampu perangkap), diikuti dengan menyemprot tanaman menggunakan insektisida anjuran (misalnya Abuki 50 SL dan Virtako 300 SC). Penyemprotan insektisida sebaiknya dimulai jam 09.00 atau sore hari
  3. Jika dipandang perlu, lakukan panen segera (panen dini) untuk menghindari gagal panen.


Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, bahwa ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan pengendalian WBC di atas. Pertama, dalam penyemprotan (baik agensia hayati maupun insektitisa), arahkan nozle sprayer ke pangkal batang. Sebab, WBC bergerombol di pangkal batang padi. Kedua, pengendalian WBC hendaknya dilakukan serentak dalam hamparan. Sebab, petak yang tidak dilakukan pengendalian, akan menjadi sumber bagi petak yang dikendalikan. Dengan demikian, kedua hal itu akan meningkatkan efektivitas tindakan pengendalian, sekaligus menghindarkan kesia-siaan, tegasnya. #11 Kembali



Read More

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Radio Streaming Herdinbisnisdotcom


Get the Flash Player to see this player.


MENYIMAK di WINAM