.

.

Featured Posts

Cara Budidaya Padi Sawah

Peningkatan Produksi dan Produktifitas Tanaman Padi, bisa dibaca dalam Tutorial ini. Baik bagi Pemula maupun yang Mahir, secara garis besar Peningkatan Produksi Pangan Utama ini tidak bisa hanya dengan melakukan Perluasan Lahan dan Areal Tanaman Padi, tetapi juga dengan melakukan Pengelolaan yang Tepat.

Kalkulator Pemupukan Online : Membantu Menentukan Pemupukan Hara Spesifik Lokasi

Tutorial Menggunakan Kalkulator Pemupukan, Efektif Menentukan Kebutuhan Pupuk Padi Sawah Spesifik Lokasi.

Membuat Pakan Ternak Bebek/Itik/Entok Murah dan Efektif Meningkatkan Hasil

Tehnik ini merupakan tehnik murah, karena bisa menggunakan substitusi ransum Gizi yang umumnya berasal dari limbah pasar, keluarga atau industri. Pakan Fermentasi merupakan strategi Peningkatan Bobot Ternak Unggas khususnya Itik/Bebek dan Entok ini. Dapatkan Paket 25 ribu/botol, sejumlah 25 botol per paketnya. .

Pupuk Hayati Unggul, Agrobost.

Pupuk Organik Unggul yang terbukti Tingkatkan Produksi seluruh Komoditas Pertanian. Perangkat Ujicoba & Pengembangan Produk-produk Pertanian tunjukkan bukti bahwa Agrobost meningkatkan hasil seluruh komoditas Pertanian - bisa digunakan bersamaan dengan Pupuk Anorganik PHSL.

Sedia Bibit Anggur Bermacam Varian, Melayani Pengiriman ke Seluruh Nusantara

Tersedia batang stek, bibit ukuran 25 cm dengan tunas dan akar yang siap kirim serta pohon cabutan setinggi 2 meter. Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia dan luar negeri. Dapatkan paket-paket buat pemula yang ingin memulai bisnis pembibitan dan perkebunan Buah Tropis Eksotik ini.

Masih Proses, Mohon Sabar :D

Rabu, 24 September 2014

Written on

24th SEPT, HARI TANI NASIONAL ( NATIONAL FARMER'S DAY)

Tanggal 24 September 1960, Presiden Soekarno menetapkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan UUPA 1960

Penetapan UUPA dapat dipandang sebagai tonggak sejarah paling penting dalam sejarah agraria di Indonesia. Struktur agraria warisan feodalisme dan kolonialisme di masa-masa awal revolusi kemerdekaan yang masih menjadi problem pokok yang membelenggu kaum tani Indonesia pada saat itu, oleh pemerintahan Soekarno berupaya dirombak, salah satunya melalui penetapan UUPA 1960. Kalau kita membuka literatur-literatur yang menjelaskan sejarah kelahiran UUPA 1960, maka akan terlihat dengan jelas, bahwa cita-cita yang melandasi ditetapkannya UUPA tidak lain untuk menciptakan pemerataan struktur penguasaan tanah yang diyakini akan mengangkat penghidupan kaum tani Indonesia. Bahkan, program landreform (pembaruan agraria) yang menjadi substansi dalam UUPA 1960, oleh Bung Karno sendiri dalam banyak kesempatan, selalu disebut sebagai satu bagian mutlak dari Revolusi Indonesia !. Atas dasar komitmen itu pula Bung Karno kemudian, melalui Keputusan Presiden No. 169 Tahun 1963, menetapkan hari kelahiran UUPA 1960 sebagai Hari Nasional Petani Indonesia.

sumber : http://kpa.or.id
Read More

Selasa, 02 September 2014

Written on

KACANG TANAH ( Arachis hypogeae L.)

Salah seorang Petani Penangkar dan Benih
yang didapat dari www.herdinbisnis.com
1. SEJARAH SINGKAT
Kacang tanah merupakan tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan, tepatnya berasal dari Brazilia. Penanaman pertama kali dilakukan oleh orang Indian (suku asli bangsa Amerika). Di Benua Amerika penanaman berkembang yang dilakukan oleh pendatang dari Eropa. Kacang Tanah ini pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17, dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis. Nama lain dari kacang tanah adalah kacang una, suuk, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, kacang banggala. Bahasa Inggrisnya kacang tanah adalah “peanut” atau “groundnut”.

2. JENIS TANAMAN

Sistematika kacang tanah adalah sebagai berikut:

Kingdom   : Plantae atau tumbuh-tumbuhan
Divisi         : Spermatophyta atau tumbuhan berbiji
Sub Divisi  : Angiospermae atau berbiji tertutup
Klas          : Dicotyledoneae atau biji berkeping dua
Ordo         : Leguminales
Famili        : Papilionaceae
Genus       : Arachis
Spesies : Arachis hypogeae L.; Arachis tuberosa Benth.; Arachis guaramitica Chod & Hassl.; Arachis idiagoi Hochne.; Arachis angustifolia (Chod & Hassl) Killip.; Arachis villosa Benth.; Arachis prostrata Benth.; Arachis helodes Mart.; Arachis marganata Garden.; Arachis namby quarae Hochne.; Arachis villoticarpa Hochne.; Arachis glabrata Benth. 

Varietas-varietas kacang tanah unggul yang dibudidayakan para petani biasanya bertipe tegak dan berumur pendek (genjah). Varietas unggul kacang tanah ditandai dengan karakteristik sebagai berikut:
a) Daya hasil tinggi.
b) Umur pendek (genjah) antara 85-90 hari.
c) Hasilnya stabil.
d) Tahan terhadap penyakit utama (karat dan bercak daun).
e) Toleran terhadap kekeringan atau tanah becek.

Varietas kacang tanah di Indonesia yang terkenal, yaitu:
a) Kacang Brul, berumur pendek (3-4 bulan).
b) Kacang Cina, berumur panjang (6-8 bulan).
c) Kacang Holle, merupakan tipe campuran hasil persilangan antara varietas-varietas yang ada. Kacang Holle tidak bisa disamakan dengan kacang “Waspada” karena memang berbeda varietas.

Beberapa varietas Kacang Tanah yang Bisa dibeli disini adalah varietas Kelinci, Bison, 

3. MANFAAT TANAMAN

Di bidang industri, digunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun dan minyak goreng. Hasil sampingan dari minyak dapat dibuat bungkil (ampas kacang yang sudah dipipit/diambil minyaknya) dan dibuat oncom melalui fermentasi jamur. Manfaat daunnya selain dibuat sayuran mentah ataupun direbus, digunakan juga sebagai bahan pakan ternak serta pupuk hijau. Sebagai bahan pangan dan pakan ternak yang bergizi tinggi, kacang tanah mengandung lemak (40,50%), protein (27%), karbohidrat serta vitamin (A, B, C, D, E dan K), juga mengandung mineral antara lain Calcium, Chlorida, Ferro, Magnesium, Phospor, Kalium dan Sulphur.

4. SENTRA PENANAMAN

Di tingkat Internasional mula-mula kacang tanah terpusat di India, Cina, Nigeria, Amerika Serikat dan Gombai, kemudian meluas ke negara lain. Di Indonesia kacang tanah terpusat di Pulau Jawa, Sumatra Utara, Sulawesi dan kini telah ditanam di seluruh Indonesia.


5. SYARAT PERTUMBUHAN
5.1. Iklim
a) Curah hujan yang sesuai untuk tanaman kacang tanah antara 800-1.300 mm/tahun. Hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan rontok dan bunga tidak terserbuki oleh lebah. Selain itu, hujan yang terus-menerus akan meningkatkan kelembaban di sekitar pertanaman kacang tanah.
b) Suhu udara bagi tanaman kacang tanah tidak terlalu sulit, karena suhu udara minimal bagi tumbuhnya kacang tanah sekitar 28–32 oC. Bila suhunya di bawah 10 oC menyebabkan pertumbuhan tanaman sedikit terhambat, bahkan jadi kerdil dikarenakan pertumbuhan bunga yang kurang sempurna.
c) Kelembaban udara untuk tanaman kacang tanah berkisar antara 65-75 %. Adanya curah hujan yang tinggi akan meningkatkan kelembaban terlalu tinggi di sekitar pertanaman.
d) Penyinaran sinar matahari secara penuh amat dibutuhkan bagi tanaman kacang tanah, terutama kesuburan daun dan perkembangan besarnya kacang.

5.2. Media Tanam
a) Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman kacang tanah adalah jenis tanah yang gembur/bertekstur ringan dan subur.

b) Derajat keasaman tanah yang sesuai untuk budidaya kacang tanah adalah pH antara 6,0–6,5.
c) Kekurangan air akan menyebabkan tanaman kurus, kerdil, layu dan akhirnya mati. Air yang diperlukan tanaman berasal dari mata air atau sumber air yang ada disekitar lokasi penanaman. Tanah berdrainase dan berserasi baik atau lahan yang tidak terlalu becek dan tidak terlalu kering, baik bagi pertumbuhan kacang tanah.

5.3. Ketinggian Tempat

Ketinggian tempat yang baik dan ideal untuk tanaman kacang tanah adalah pada ketinggian antara 500 m dpl. Jenis kacang tanah tertentu dapat ditanam pada ketinggian tempat tertentu untuk dapat tumbuh optimal.

6. PEDOMAN BUDIDAYA

6.1. Pembibitan

1) Persyaratan Benih

Syarat-syarat benih/bibit kacang tanah yang baik adalah:
a) Berasal dari tanaman yang baru dan varietas unggul.b) Daya tumbuh yang tinggi (lebih dari 90 %) dan sehat.c) Kulit benih mengkilap, tidak keriput dan cacat.d) Murni atau tidak tercampur dengan varietas lain.e) Kadar air benih berkisar 9-12 %.

2) Penyiapan Benih

Penyiapan benih kacang tanah meliputi hal-hal sebagai berikut:
  • Benih dilakukan secara generatif (biji).
  • Benih sebaiknya tersimpan dalam kaleng kering dan tertutup rapat.
  • Benih yang baik tersimpan dalam keadaan kering yang konstan.
  • Benih diperoleh dari Balai Benih atau Penangkar Benih yang telah ditunjuk oleh Balai Sertifikasi Benih.
  • Perkiraan kebutuhan benih dapat mengikuti rumus sebagai berikut:


B = a x b x c kg
100 x p x q

B = bobot benih (kg)a = Jumlah benih/lubang;b = Bibit per-1000 biji (g)c = Lokasi yang akan ditanam (hektar)p = Jarak antar barisan (m)q = Jarak dalam barisan (m)

6.2. Pengolahan Media Tanam
1) Persiapan
Pengukuran luas lahan sangat berguna untuk mengetahui berapa jumlah benih yang dibutuhkan. Kondisi lahan yang terpilih harus disesuaikan dengan persyaratan tanaman kacang tanah.
2) Pembukaan Lahan
Pembukaan lahan pada intinya merupakan pembersihan lahan dari segala macam gulma (tumbuhan pengganggu) dan akar-akar pertanaman sebelumnya. Tujuan pembersihan lahan untuk memudahkan perakaran tanaman berkembang dan menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit yang mungkin ada. Pembajakan dilakukan dengan hewan ternak, seperti kerbau, sapi, atau pun dengan mesin traktor. Pencangkulan dilakukan pada sisi-sisi yang sulit dijangkau oleh alat bajak dan alat garu sampai tanah siap untuk ditanami.
3) Pembentukan Bedengan
Untuk memudahkan pengaturan penanaman dilakukan pembedengan sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan, yaitu untuk lereng agak curam jarak tanam cukup 0,5 m dan untuk lahan yang tidak begitu miring bisa antara 30–40 meter. Sedangkan untuk tanah datar, luas bedengan adalah 10 – 20 meter atau 2 x 10 meter. Ketebalan bedengan antara 20–30 cm.
4) Pengapuran
Untuk menaikkan pH tanah, terutama pada lahan yang bersifat sangat masam, perlu dilakukan pengapuran. Dosis yang biasa digunakan untuk pengapuran pada saat pembajakan adalah 1-2,5 ton/ha dicampurkan dan diaduk hingga merata. Selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tanam.
5) Pemberian pupuk hayati MiG-6PLUS saat pratanam (3hari sebelum tanam).
Berikan pupuk hayati MiG-6PLUS pada permukaan lahan dengan cara di semprot/disiramkan secara merata, dosis yang dibutuhkan adalah 2 liter per hektar. Pada lahan kering, aplikasi MiG-6PLUS sebaiknya pada sore hari.
6) Pemupukan
Pemupukan adalah untuk menambah unsur-unsur hara yang diperlukan tanaman. Jenis dan dosis pupuk setiap hektar yang dianjurkan adalah Urea=60–90 kg ditambah TSP=60–90 kg ditambah KCl=50 kg. Semua dosis pupuk diberikan pada saat tanam. Pupuk dimasukkan di kanan dan kiri lubang tugal dan tugal dibuat kira-kira 3 cm.

6.3. Teknik Penanaman
1) Penentuan Pola Tanam
Pola tanaman harus memperhatikan musim dan curah hujan. Pada tanah yang subur, benih kacang tanah ditanam dalam larikan dengan jarak tanam 40 x 15 cm atau 30 x 20 cm. Pada tanah yang kurang subur dapat ditanam lebih rapat yaitu 40 x 10 cm atau 20 x 20 cm.
2) Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam dibuat sedalam 3 cm dengan tugal dengan jarak seperti yang telah ditentukan di atas.
3) Cara Penanaman
Pilih benih kacang yang telah memenuhi syarat benih bermutu tinggi. Masukan benih satu atau dua butir ke dalam lubang tanam dengan tanah tipis. Waktu tanam yang paling baik dilahan kering adalah pada awal musim hujan, di lahan sawah dapat dilakukan pada bulan April-Juni (palawija I) atau bulan Juli-September (palawija II). Sedangkan untuk lahan bukaan terlebih dahulu dilakukan inokulasi rhizobium (benih dicampur dengan inokulan dengan dosis 4 gram/kg) kemudian benih langsung ditanam paling lambat 6 jam.
6.4. Pemeliharaan Tanaman
1) Penyulaman
Penyulaman dilakukan bila ada benih yang mati atau tidak tumbuh, untuk penyulaman waktunya lebih cepat lebih baik (setelah yang lain kelihatan tumbuh ± 3-7 hari setelah tanam).
2) Penyiangan
Penyiangan dilakukan untuk menghindari hama dan penyakit tanaman. Juga agar tanaman yang ditanam tidak bersaing dengan tanaman liar (gulma) pada umur 5-7 hari.
3) Pembubunan
Pembubunan dilakukan dengan cara mengumpulkan tanah di daerah barisan sehingga membentuk gundukan yang membentuk memanjang sepanjang barisan tanaman.
4) Pemupukan
Pemupukan dilakukan dengan jenis dan dosis pupuk yang dianjurkan yaitu Urea=60-90 kg/ha ditambah TSP=60-90 kg/ha ditambah KCl=50 kg/ha. Semua dosis pupuk diberikan pada saat tanam dan pupuk dimasukan dikanan kiri lubang tunggal.

5) Pengairan dan Penyiraman
Pengairan dilakukan agar tanah tetap lembab. Untuk menjaga kelembaban pada musim kemarau diberikan mulsa dan pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyiraman, karena dapat menggganggu penyerbukan.
7) Waktu Penyemprotan Pestisida
Penyemprotan untuk mengusir ataupun memberantas hama tanaman hendaknya dilakukan pada sore atau malam hari. Obat yang digunakan maupun dosis sesuai dengan jenis hama yang menyerang tanaman tersebut.
8) Pemeliharaan Lain
Hal-hal lain yang sangat menunjang faktor pemeliharaan bisa dilakukan, asalkan tidak memerlukan biaya yang berarti, misalnya pemangkasan, perambatan, pemeliharaan tunas dan bunga serta sanitasi lingkungan lahan (dijaga agar menunjang kesehatan tanaman).
7. HAMA DAN PENYAKIT
7.1. Hama
a) Uret
Gejala: memakan akar, batang bagian bawah dan polong akhirnya tanaman layu dan mati. Pengendalian: menanam serempak, penyiangan intensif, tanaman terserang dicabut dan uret dimusnahkan.
b) Ulat berwarna
Gejala: daun terlipat menguning, akhirnya mengering. Pengendalian: penyemprotan insektisida Azodrin 15 W5C, Sevin 85 S atau Sevin 5 D. c) Ulat grapyak Gejala: ulat memakan epidermis daun dan tulang secara berkelompok. Pengendalian: (1) bersihkan gulma, menanam serentak, pergiliran tanaman; (2) penyemprotan insektisida lannate L, Azodrin 15 W5C.
c) Ulat jengkal
Gejala: menyerang daun kacang tanah. Pengendalian: penyemprotan insektisida Basudin 60 EC Azodrin 15 W5C, Lannate L Sevin 85 S.
d) Sikada
Gejala: menghisap cairan daun. Pengendalian: (1) penanaman serempak, pergiliran tanaman; (2) penyemprotan insektisida lannate 25 WP, Lebaycid 500 EC, Sevin 5D, Sevin 85 S, Supraciden 40 EC.
e) Kumbang daun

Gejala: daun tampak berlubang, daun tinggal tulang, juga makan pucuk bunga. Pengendalian: (1) penanaman serentak; (2) penyemprotan Agnotion 50 EC, Azodrin 15 W5C, Diazeno 60 EC.
7.2. Penyakit
a) Penyakit layu
Pengendalian: penyemprotan Streptonycin atau Agrimycin, 1 ha membutuhkan 0,5-1 liter. Agrimycin dalam kelarutan 200-400 liter/ha.
b) Penyakit sapu setan
Pengendalian: tanaman dicabut, dibuang dan dimusnahkan, semua tanaman inang dibersihkan (sanitasi lingkungan).
c) Penyakit bercak daun
Pengendalian: penyemprotan dengan bubur Bardeaux 1 % atau Dithane M 45, atau Deconil pada tanaman selesai berbunga, dengan interval penyemprotan 1 minggu atau 10 hari sekali.
d) Penyakit mozaik
Pengendalian: penyemprotan dengan fungisida secara rutin 5-10 hari sekali sejak tanaman itu baru tumbuh.
e) Penyakit gapong
Pengendalian: tanahnya didangir dan dicari nematodanya, kemudian baru diberi DD (Dichloropane Dichloropene 40-800 liter/ha per aplikasi.
f) Penyakit Sclertium
Pengendalian: membakar tanaman yang terserang cendawan.
g) Penyakit karat
Pengendalian: tanaman yang terserang dicabut dan dibakar serta semua vektor penularan harus dibasmi.


8. PANEN

8.1. Ciri dan Umur Panen
Umur panen tanaman kacang tanah tergantung dari jenisnya yaitu umur pendek ± 3-4 bulan dan umur panjang ± 5-6 bulan. Adapun ciri-ciri kacang tanah sudah siap dipanen antara lain:
  • Batang mulai mengeras.
  • Daun menguning dan sebabian mulai berguguran, Polong sudah berisi penuh dan keras.
  • Warna polong coklat kehitam-hitaman.


8.2. Cara Panen

Pencabutan tanaman, lalu memetik polong (buahnya) terus bersihkan dan dijemur matahari, memilih bila diperlukan untuk benih dan seterusnya dilakukan penyimpanan, untuk konsumsi bisa di pasarkan langsung atau bisa langsung dibuat berbagai jenis produk makanan.

8.3. Perkiraan Produksi
Jumlah produksi panen yang normal dalam satuan luas, misalnya untuk lahan seluas satu hektar produksi normal berkisar antara 1,5-2,5 ton polong kering.

9. PASCAPANEN

9.1. Pengumpulan

Kumpulkan brangkasan tanaman kacang tanah ditempat strategis.

9.2. Penyortiran dan Penggolongan

Pilah-pilah polong yang tua dan polong yang muda untuk dipisahkan berdasarkan derajat ketuaannya, lalu seleksi polong yang rusak atau busuk untuk dibuang.

9.3. Penyimpanan

  • Penyimpanan dalam bentuk polong kering, masukan polong kering kedalam karung goni atau kaleng tertutup rapat lalu disimpan digudang penyimpanan yang tempatnya kering.
  • Penyimpanan dalam bentuk biji kering.
  • Kupas polong kacang tanah kering dengan tangan atau alat pengupas kacang tanah. Jemur (keringkan) biji kacang tanah hingga berkadar air 9% lalu masukan ke dalam wadah.

9.4. Pengemasan dan Pengangkutan

Pengemasan bisa dilakukan untuk produk mentah/polong mentah dalam bungkus plastik per 10 kg. Dapat juga berupa kemasan kue atau bentuk makanan yang sudah dimasak seperti kacang rebus, kacang goreng dan berbagai jenis kue dari kacang tanah. Untuk pengangkutan pada prinsipnya yang pentuing kondisi komoditi tersebut tidak rusak atau tidak berubah dari kualitas yang sudah disiapkan.

10. STANDAR PRODUKSI

10.1.Ruang Lingkup

Standar produksi kacang tanam meliputi: klasifikasi, syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat penandaan, pengemasan dan rekomondasi.

10.2.Diskripsi

Standar mutu kacang tanah di Indonesia tercantum dalam Standar Nasional Indonesia SNI 01-3921-1995.

10.3.Klasifikasi dan Syarat Mutu

Kacang tanah digolongkan dalam 3 jenis mutu: mutu I, mutu II dan mutu III

a) Syarat umum

1. Bebas hama penyakit.
2. Bebas bau busuk, asam, apek dan bau asing lainnya.
3. Bebas dari bahan kimia seperti insektisida dan fungisida.
4. Memiliki suhu normal.

b) Syarat khusus mutu kacang tanah biji (wose)

1. Kadar air maksimum (%): mutu I=6; mutu II=7; mutu III=8.
2. Butir rusak maksimum (%): mutu I=0; mutu II=1; mutu III=2.
3. Butir belah maksimum (%): mutu I=1; mutu II=5; mutu III=10.
4. Butir warna lain maksimum (%): mutu I=0; mutu II=2; mutu III=3.
5. Butir keriput maksimum (%): mutu I=0; mutu II=2; mutu III=4.
6. Kotoran maksimum (%): mutu I=0; mutu II=0,5; mutu III=3.
7. Diameter : mutu I minimum 8 mm; mutu II minimum 7 mm; mutu III maksimum 6mm.

c) Syarat khusus mutu kacang tanah polong (gelondong)

1. Kadar air maksimum (%): mutu I=8; mutu=9; mutu=9.
2. Kotoran maksimum (%): mutu I=1; mutu II=2; mutu III=3.
3. Polong keriput maksimum (%): mutu I=2; mutu II=3; mutu III=4.
4. Polong rusak maksimum (%): mutu I=0,5; mutu II=1; mutu III=2.
5. Polong biji satu maksimum (%): mutu I=3; mutu II=4; mutu III=5.
6. Rendemen minimum (%): mutu I=65; mutu II=62,5; mutu III=60.

Untuk mendapatkan hasil kacang tanah yang sesuai dengan syarat, maka harus dilakukan beberapa pengujian, yaitu:

a) Penentuan adanya hama dan penyakit, bau dilakukan dengan cara organoleptik kecuali adanya bahan kimia dengan menggunakan indera penglihatan dan penciuman serta dibantu dengan peralatan dan cara yang diperoleh.

b) Penentuan adanya butir rusak, butir warna lain, kotoran dan butir belah dilakukan dengan cara manual dengan pinset. Presentase butir warna lain, butir rusak, butir belah, butir keriput, dan kotoran ditetapkan berdasarkan berat masing-masing komponen dibandingkan dengan berat 100 %.

c) Penentuan diameter dengan menggunakan alat pengukur dial caliper.

d) Penentuan kadar air biji harus ditentukan dengan alat mouture tester electronic yang telah dikalibrasi atau dengan distilasi dengan toulen (AOAC 9254). Untuk mengukur kadar air, kacang tanah polong harus dikupas dahulu kulitnya, selanjutnya biji kacang tanahnya diukur kadar airnya.

e) Penentuan suhu dengan alat termometer.

f) Penentuan kadar aflatoksin.

10.4.Pengambilan Contoh

Contoh diambil secara acak sebanyak akar pangkat dua dari jumlah karung, dengan maksimum 30 karung dari tiap partai barang. Kemudian dari tiap-tiap karung diambil contoh maksimum 500 gram. Contoh-contoh tersebut diaduk/dicampur sehingga merata, kemudian dibagi empat dan dua bagian diambil secara diagonal, cara ini dilakukan beberapa kali sampai mencapai contoh seberat 500 gram. Contoh ini disegel dan diberi label untuk dianalisa, berat contoh analisa untuk kacang wose 100 gram dan kacang tanah gelondong 200 gram. Petugas pengambil contoh harus memenuhi syarat yaitu orang yang telah berpengalaman atau dilatih lebih dahulu, dan mempunyai ikatan dengan suatu badan hukum dan mempunyai sertifikat yang dikeluarkan oleh badan yang berwenang.

10.5.Pengemasan

Kacang tanah dikemas dalam karung goni atau dari bahan lain yang sesuai kuat dan bersih dan mulutnyadijahit, berat netton setiap karung maksimum 75 kg, dan tahan mengalami handing baik pada pemuatan maupun pembongkaran. Di bagian luar karung (kecuali dalam bentuk curah) ditulis dengan bahan yang aman yang tidak luntur dengan jelas terbaca antara lain:

a) Produksi Indonesia.
b) Daerah asal produksi.
c) Nama dan mutu barang.
d) Nama perusahaan/pengekspor.
e) Berat bruto.
f) Berat netto.
g) Nomor karung.
Read More

Rabu, 13 Agustus 2014

Written on

30 persen setiap bulan


Read More

Senin, 11 Agustus 2014

Written on

Anda Sudah Memiliki BPJS ?

" Anda Sudah Memiliki BPJS? "

Sekarang ini biaya berobat samahal, bahkan terasa sangat mahal bagi sebagian besar orang. Maka bagi Anda yang WNI dan belum memiliki Jaminan Kesehatan, pemerintah telah membuat program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan). Masih belum punya? Tenang, berikut kami akan share bagaimana cara membuatnya.

Caranya sangat mudah:

☑ Buka Link: www.bpjs-kesehatan.go.id
☑ Klik Layanan Peserta,
☑ Pilih Pendaftaran Peserta,
☑ Klik Paling bawah, Pendaftaran,
☑ Klik identitas peserta baru,
☑ Isi mulai e-ktp ke bawah,
☑ Isi juga kolom alamat,
☑ Masukkan email Anda (buat terima konfirmasi aktivasi pendaftaran),
☑ Masukan kode yang tertera di gambar,
☑ Klik simpan,
☑ Buka email Anda,
☑ Klik aktivasi pendaftaran,
☑ Unduh/download formulir,
☑ Unduh/download nomer peserta,
☑ Print kedua unduhan tersebut,
☑ Bayar ke bank BRI, BNI, Mandiri,
☑ Bawa kelengkapan data:
   ㄖ Print ke 2 lembar unduhan
   ㄖ Struk pembayaran yang sudah di bayar
   ㄖ Fotocopy KTP, KK, Foto 3x4 1 lembar
   ㄖ Datang ke kantor BPJS
   ㄖ Cari ke bagian Online
   ㄖ Serahkan data-data tadi, lalu ditukar denqan nomer antrian untuk cetak kartu BPJS.

Anda cukup membayar perbulan sebesar:

✔ Kelas 3: 25.500.
✔ Kelas 2: 42.500.
✔ Kelas 1: 59.500.

Asuransi ini menjamin berobat dan rawat inap di RS. Silahkan dipelajari. Untuk yang tidak mampu, asuransi dibayarkan oleh pemerintah. Silakan di-share kepada teman dan saudara Anda. Tentunya kita semua tentu tak berharap sakit, tapi tak ada salahnya untuk berjaga-jaga. Mudah-mudahan informasi ini bisa membantu kita semua, karena sudah banyak terkena penyakit berat dan biaya ditanggung oleh BPJS, paling tidak ini akan terasa meringankan bagi yang menderita penyakit berat. Bagi yang memiliki askes/jamsostek/sejenisnya bisa ditukarkan dengan kartu BPJS di kantor BPJS terdekat.

Semoga bermanfaat.
Read More

Senin, 04 Agustus 2014

Written on

Tips Cerdas Prinsip-prinsip Mengelola Tanaman Anggur dalam Pot.

Horeee.....Alhamdulillaah, saya berhasil juga. Menanam anggur di pot ? Mengapa tidak. Toh caranya tidak sulit. Kita hanya perlu perhatian dalam perawatannya.
Pertama yang perlu diperhatikan adalah media tanamnya. Media tanam yang disarankan untuk bertanam anggur dalam pot adalah kombinasi kompos, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Media tersebut dicampur rata dan didiamkan dulu dalam pot selama lebih kurang 1 (satu) minggu sebelum tanaman anggur ditanam.

Tanaman anggur menghendaki kondisi media tumbuh yang selalu segar dengan kandungan air yang cukup sehingga media tanam minimal sehari sekali disiram. Meski demikian, mohon selalu pastikan agar air tidak tergenang. Kedua adalah rutin melakukan pemangkasan cabang tanaman anggur. Untuk tanaman anggur dalam pot, disesuaikan dengan kebutuhan ukuran tinggi tanaman yang ingin dipelihara.

Untuk tanaman anggur dalam pot, biasanya pemangkasan dilakukan dengan menghitung minimal 7 (tujuh) ruas disisakan pada cabang tersier.
Mohon perhatikan. Agar memudahkan, waktu pemangkasan itu dianggap sebagai 0 hari dan panen anggur dilakukan pada hari ke-103 atau 105 pascapemangkasan.

Ketiga, berikanlah pupuk NPK berkadar K tinggi dan pengapuran dolomit CaMg(CO3)2 (kapur pertanian) agar buah anggur memiliki rasa buah yang manis. Unsur K penting untuk meningkatkan kualitas buah dan mempertebal dinding sel tanaman sehingga tanaman jadi lebih kokoh. Nah pemberian kapur dolomit berguna untuk memaniskan buah selain membuat warna daun anggur lebih hijau karena banyak mengandung klorofil yang hadir berkat keberadaan unsur Magnesium (Mg) pada kapur dolomit.

Pertanyaannya. Kapan waktu tepat memberi pupuk K tinggi? Berikan sekitar 2 bulan setelah tanam. Caranya dengan membenamkan 100 gram NPK 1:2:2 di sekeliling batang setiap 10 hari. Pemberian dilakukan 4 kali sebelum tanaman dipangkas. Pohon yang diberi pupuk K tinggi batangnya semakin kokoh sehingga memerlukan pemangkasan cabang.

Apa yang dilakukan setelah pemangkasan?. Biasanya setelah pemupukan langkah berikutnya adalah kegiatan untuk merangsang tunas bunga keluar serempak, yakni dengan melakukan penyemprotan hormon auksin dan giberelin yang dapat dibeli di toko saprotan pertanian. Dosis penyemprotan sekitar 1 cc per liter atau sesuai cara pemakaian pada kemasan. Penyemprotan memakai hormon itu dilakukan setiap 5 hari sesudah tanaman berumur 20-25 hari.

Sekitar umur 50-55 hari tanaman anggur akan mengeluarkan bunga yang siap menjadi bakal buah. Pada saat itu pupuk tanaman memakai 1 kg NPK 1:2:2 di sekeliling batang. Pemupukan diulang dengan mengurangi 25% jumlah pemupukan pertama pada hari ke-75-80. ada umur itu terjadi proses pematangan buah. Pada hari ke-105, Anda dapat memetik buah anggur dengan cara menggunting.

Langkah terakhir pascapanen adalah menyuburkan kembali media tanam. Caranya tambahkan pupuk bokashi dan kapur dolomit masing-masing sebanyak 1 kg untuk pot berukuran 60 cm. Bokashi menyediakan unsur hara makro dan mikro, sedangkan kapur dolomit menjaga keasaman tanah tetap netral. Untuk panen buah anggur berikutnya tinggal mengulang langkah untuk membuahkan tanaman anggur seperti di atas. Semoga bermanfaat.

  • dari beberapa sumber



Read More

Selasa, 29 Juli 2014

Written on

happy ied mubarok


Read More

Sabtu, 19 Juli 2014

Written on

Doa Harian Keduapuluh Enam sampai dengan Ketiga puluh Ramadlan

Untuk melengkapi doa-doa harian Ramadlan, berikut adalah do'a-do'a harian hari keduapuluh enam s.d. hari ketiga puluh Ramadlan









Ya Allah, sempurnakanlah bagiku di bulan ini ibadah-ibadah sunnah, muliakanlah aku di bulan ini dengan memahami setiap masalah (yang kuhadapi), dan dekatkanlah di bulan ini perantaraku menuju ke haribaan-Mu, wahai Dzat yang tak disibukkan oleh rintihan para perintih.







Ya Allah, kabulkan puasaku di bulan ini sesuai dengan ridha-Mu dan ridha Rasul-Mu (sehingga) cabang-cabangnya kokoh karena pondasinya. Demi junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Dan segala puja bagi Allah Tuhan semesta alam.

Read More

Kamis, 17 Juli 2014

Written on

Teh Daun Bambu untuk mengatasi Asam Urat

Kesukaan Haris menyantap jeroan ayam memang sulit dibendung. Setiap akhir pekan karyawan perusahaan swasta di Jakarta Barat itu dapat menyantap hingga 10 jeroan. Sayangnya 2-3 jam sehabis menyantap jeroan itu, Haris bakal menderita. Kedua telapak kakinya bak tertusuk-tusuk jarum. Belum lagi persendian tulangnya linu-linu bahkan nyeri. Rasa sakit itu dapat bertahan hingga 2-3 hari dan seringkali menganggu aktivitas.

“Saya memang memiliki asam urat,” ujar Haris yang memastikan saat sakit itu datang kadar asam urat di darahnya melebihi ambang batas normal yakni 4,1-6,1 mg/dl. “Saya periksa darah dan hasilnya kadar asam urat 7,5 mg/dl,” ujar ayah 3 anak itu.

dr Suharti K Suherman SpFK, dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menuturkan asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin. Senyawa itu banyak terdapat dalam makanan seperti jeroan, emping, dan sarden. Asam urat sebetulnya diperlukan tubuh untuk membentuk inti-inti sel. Namun, yang diperlukan tubuh hanya sedikit. Sisanya dikeluarkan melalui usus besar (30%) dan ginjal (70%).

Sejatinya tingginya kadar asam urat dalam darah disebabkan sintesis asam urat berlebih, sedangkan ekskresi di ginjal sedikit. Asam urat berlebih itu berpadu dengan natrium membentuk kristal natrium urat pada jaringan lunak persendian dan terbentuk endapan yang disebut topus. Dampaknya terjadi peradangan alias arthritis gout yang akut dengan penanda rasa nyeri di persendian seperti pada lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan tangan.

bambu2Saat ini penderita asam urat tak melulu usia manula, tetapi cenderung diderita pada kelompok usia produktif antara 30-50 tahun. Prevalensi asam urat di Amerika Serikat bahkan dilaporkan meningkat dua kali lipat. Pun prevalensi penderita asam urat tertinggi di Indonesia terdapat di pesisir. Hasilnya paling tinggi berada di Manado Sulawesi Utara sebesar 29,2 % pada 2003. Hal itu terjadi lantaran kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol. Alkohol dapat menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah.

Agar terbebas dari asam urat pasien biasanya dianjurkan mengkonsumsi obat pereda sakit, antipembengkakan, dan penurun kadar asam urat darah. Untuk mengurangi sakit dan bengkak, pasien diberi obat berbahan aktif kolkisin, indometasin, fenilbutason, dan kortikosteroid. Pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat ditempuh dengan 2 cara: mencegah pembentukan atau mempercepat ekskresi asam urat. Obat pencegah terbentuknya asam urat biasanya golongan alopurinol. Sedangkan golongan probenesid, sulfonipirazon, azapropazon, dan benebronaron berperan mempercepat ekskresi asam urat.

bambu3Nah kesembuhan Haris diperoleh setelah ia disarankan meminum rebusan daun bambu atas saran kerabatnya yang terbiasa meminum tablet ekstrak daun bambu dari Zhejiang, Tiongkok. Haris merebus segenggam daun bambu dalam 3 gelas air hingga tersisa dua gelas. Setelah itu air rebusan diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. “Hanya 3 hari konsumsi, asam urat saya sudah normal, bahkan sesudah menyantap jeroan, rasa sakit karena asam urat hanya sedikit,” ujarnya.

Menurut Sinse Mochammad Yusuf, ahli pengobatan Tiongkok di Sukabumi, Jawa Barat, daun bambu yang bagus dipakai adalah daun muda. Daun bambu itu dijemur hingga kering agar getahnya hilang. “Sebelum direbus, gesek-gesekkan antar daun bambu untuk menghilangkan bulu-bulu halus yang gatal,” kata Yusuf. Berikutnya rebus segenggam daun bambu atau setara 9-15 g dalam 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas dan diminum 2 kali.

Yusuf menuturkan daun bambu berefek diuretik sehingga mempercepat ekskresi asam urat dari ginjal. Kadar asam urat juga turun lantaran daun bambu kaya flavon. Flavon salah satu kelas dari flavonoid. Selain sebagai salah satu sumber antioksidan, flavon juga berperan menghambat oksidasi xantin menjadi asam urat. (dari beberapa sumber)
Read More
Written on

Khasiat Pentingnya Kolang Kaling

Siapa tidak mengenal kolang-kaling? Dulu artikel tentang manfaat menanam aren pernah diposting di web ini juga. Daging buah tanaman aren Arenga pinnata yang berwarna putih itu berlimpah khasiat yang jarang diketahui selain popularitasnya sebagai salah satu bahan dalam minuman es campur dan kolak.

Kolang-kaling ternyata kaya kalsium yang bagus bagi pertumbuhan gigi anak-anak dan penderita osteoporosis alias rapuh tulang. Sejumlah riset memperlihatkan jumlah kalsium kolang-kaling mencapai 91 mg/100 gram. Jumlah itu hanya berselisih 34 mg/100 gram dibandingkan kalsium susu yang mencapai 125 mg/100 gram.

Sudah begitu beberapa pengalaman empiris memperlihatkan konsumsi rutin 20 buah kolang-kaling setiap hari selama satu bulan bisa mengatasi gangguan pencernaan dan mag. Sejatinya tidak hanya buahnya yang berkhasiat, air aren atau air nira juga mujarab membantu menyembuhkan mag akut, bahkan menjadi obat sariawan. Caranya minum segelas air nira segelas setiap hari selama 2 pekan. Bagian penting tanaman aren lainnya, akar. Akar aren yang ditumbuk bersama akar alang-alang dan daun kejibeling adalah obat alami penyakit batu ginjal dan ruam di kulit. Akar aren memiliki sifat peluruh air seni. (dari berbagai sumber)
Read More

Kamis, 26 Juni 2014

Written on

Zipromax sebagai Produk Andalan untuk Unggas

Zipromax hadir sebagai produk andalan terbaru yang dibuat khusus untuk unggas. 


Diproses dari bahan-bahan aquatic 100% alami melalui proses enzimatis yang higienis sehingga tercipta produk yang kaya akan semua unsur nutrisi, meliputi: asam amino esensial (histidine, isoleucine, leucine, lysine, methionine, phenylalanine, threonine, tryptophan, dan valine), trace mineral (Magnesium, lodin, Potasium, Fosforus, Sodium, Mangan, Ferrum, Kalsium, Kromium, Zink, Selenium, Copper dsb), multivitamin dan asam lemak Omega 3.

Melalui berbagai uji coba langsung yang panjang, multi waktu dan multi lokasi, Zipromax terbukti memperbaiki kualitas pakan yang kurang baik, mengoptimalkan penambahan bobot harian (ADG) baik telur maupun daging, mengurangi nilai FCR secara nyata, menghentikan wet dropping (kotoran basah), menjadikan litter (alas sekam) terjaga tetap kering dan sangat mengurangi bau kotoran.



Zipromax memaksimalkan seluruh potensi tumbuh kembang dan kualitas produksi ternak unggas (ayam/bebek/puyuh) baik pedaging maupun petelur serta memperkuat daya tahan tubuh ternak secara alami.

Harga, Rp. 325 ribu per jirigen kemasan 5 liter. Minimal Order 2 jirigen. Harga belum ongkos kirim


Harga, Rp. 325ribu
per jirigen kemasan 5 liter



Foto sebelah ini, adalah Kemasan 5 (lima) Liter

Harga:per kemasan

  • Rp 300.000/jerigen 5 liter
  • Rp 65.000/botol 1 liter 
  • Rp 35.000/botol 500 ml
Read More

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Radio Streaming Herdinbisnisdotcom


Get the Flash Player to see this player.


MENYIMAK di WINAM