herdinbisnis.com

.

.

Featured Posts

Cara Budidaya Padi Sawah

Peningkatan Hasil Panen Padi, bisa dibaca dalam Tutorial ini. Baik bagi Pemula maupun yang Mahir, secara garis besar Peningkatan Produksi Pangan Utama ini tidak bisa dengan melakukan Perluasan Lahan dan Areal Tanaman Padi, tetapi juga dengan Memperhatikan Pola TUmbuh Padi.

Kalkulator Pemupukan Online : Membantu Menentukan Pemupukan Hara Spesifik Lokasi

Tutorial Menggunakan Kalkulator Pemupukan, Efektif Menentukan Kebutuhan Pupuk Padi Sawah Spesifik Lokasi.

Membuat Pakan Ternak Bebek/Itik/Entok Murah dan Efektif Meningkatkan Hasil

Tehnik ini merupakan tehnik murah, karena bisa menggunakan substitusi ransum Gizi yang umumnya berasal dari limbah pasar, keluarga atau industri. Pakan Fermentasi merupakan strategi Peningkatan Bobot Ternak Unggas khususnya Itik/Bebek dan Entok ini. Dapatkan Paket 25 ribu/botol, sejumlah 25 botol per paketnya. .

CUKUP 20 RIBUAN SAJA, YUK SAATNYA SANTUNI YATIM DI RAMADLAN 2015

Bersegeralah memperbanyak Amal Shaleh, ikuti program-program sukses Ramadhan bersama-sama

Sedia Bibit Anggur Bermacam Varian, Melayani Pengiriman ke Seluruh Nusantara

Tersedia batang stek, bibit ukuran 25 cm dengan tunas dan akar yang siap kirim serta pohon cabutan setinggi 2 meter. Melayani pengiriman ke seluruh Indonesia dan luar negeri. Dapatkan paket-paket buat pemula yang ingin memulai bisnis pembibitan dan perkebunan Buah Tropis Eksotik ini.

Masih Proses, Mohon Sabar :D

Senin, 24 Agustus 2015

Written on

Sorang DIri Sang Sadiman, Membebaskan Lingkungannya dari Kekeringan

Dari Rappler.com. Selama 20 tahun, Sadiman mengeluarkan uangnya sendiri dan tenaga untuk menanami Hutan Gendol. Hasilnya, dua desa terbebas dari kekeringan. Suatu waktu di WONOGIRI, Jawa Tengah – Semarak peringatan dan pesta rakyat begitu terasa di Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, sebuah desa di lereng Gunung Gendol, ujung timur Kabupaten Wonogiri. Di sepanjang jalan-jalan berbatu terpasang bendera Merah Putih, lampu hias, dan deretan boneka orang-orangan sawah yang dibuat mirip tentara pejuang.
Di lapangan dan tanah kosong para warga terlihat riuh dalam aneka lomba. Sebagian lainnya sedang mengecat topi caping bambu di halaman rumah kepala desa untuk atribut karnaval budaya.

Di sudut lain, tempat paling tinggi dan paling ujung di desa itu, Sadiman (61) menapaki jalan sempit berbatu di tepi jurang menganga. Kakinya masih cukup kuat dan cekatan menyusuri jalur terjal naik-turun di antara rumput dan batuan. Sadiman tidak ikut bergabung dalam perayaan dengan warga lainnya. Ia memilih memaknai kemerdekaan dengan caranya sendiri.

Hampir setiap hari ia menjelajahi hutan, jika tidak sedang mengerjakan ladangnya. Ia bertani padi, tetapi lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengurus pohon-pohon beringin yang ia tanam di hutan atas.

“Kalau pohon yang masih kecil-kecil tidak dirawat bisa rusak dan mati,” ujarnya sembari menunjukkan beberapa pohon yang ia tanam di lereng bukit curam.

Sejak awal 1990-an, Sadiman terus menanam bibit pohon di Hutan Gendol yang adalah hutan negara. Sampai saat ini sedikitnya 11.000 pohon — 4.000 di antaranya beringin — sudah ia sedekahkan untuk alam. Karenanya, Sadiman menjadi satu-satunya orang yang mendapat izin menanami lahan yang dikelola oleh Perhutani itu.

“Niat saya dari awal hanya ingin menghidupkan sumber air di gunung yang sudah lama kering. Saya pertama kali menanami beringin karena pohon ini bisa menyimpan cadangan air tanah,” kata Sadiman.

Kebakaran yang pernah melanda dan penebangan pohon telah membuat hutan gundul dan mata air mati. Penduduk Desa Geneng dan Conto yang terletak di lereng selalu mengalami defisit air bersih pada musim kemarau. Sungai yang menjadi satu-satunya sumber air mengering.

Namun keadaan mulai membaik beberapa tahun lalu. Usaha Sadiman menuai hasil setelah beberapa mata air yang bersumber di Gunung Gendol kembali mengalir dan mampu menghidupi sedikitnya 3.000 jiwa.

Bahkan di saat musim kemarau panjang, ketika wilayah Wonogiri lainnya mengalami kekeringan dan mengandalkan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, desa tempat tinggal Sadiman bebas krisis air. Setidaknya, mata air masih mencukupi kebutuhan minum dan sanitasi.

Di bagian hulu, deretan pipa paralon mengalirkan air dari mata air dan meneruskannya ke bak-bak penampungan di setiap rumah. Penduduk saat ini bisa menikmati air segar pegunungan secara gratis. Mereka cukup menyediakan dana swadaya untuk membuat instalasi pipa.

Berkat upaya penghijauan yang dilakukan Sadiman, mata air kembali mengaliri Desa Geneng dan Desa Conto. Foto oleh Ari Susanto/Rappler 

Berkat upaya penghijauan yang dilakukan Sadiman, mata air kembali mengaliri Desa Geneng dan Desa Conto. Foto oleh Ari Susanto/Rappler

Bagi Sadiman, kemerdekaan itu sederhana, yaitu hutan kembali hijau, mata air kembali deras dan mencukupi kebutuhan semua orang, termasuk untuk irigasi ladang.

“Memang belum semua desa bisa teraliri air. Saya ingin lebih banyak penduduk bisa menikmati air bersih,” kata Sadiman.

Kepala Desa Geneng, Tarno, menyebut Sadiman sebagai pribadi yang ikhlas karena tidak pernah berharap imbalan dari pemerintah atau orang lain dalam menghijaukan hutan. Ia mengakui upaya Sadiman telah banyak membantu warga desa menikmati air bersih.

“Dulu orang menimba air dari sumur di tepian sungai, kalau musim kemarau selalu kering,” kata Tarno.

“Sekarang semuanya lebih mudah, setidaknya cukup air untuk kebutuhan rumah tangga sebagian besar warga desa."

Desa Geneng terdiri dari 839 keluarga, lebih dari 600 di antaranya mendapatkan akses air bersih dari mata air di Gendol. Sedangkan di Desa Conto, ada dua dusun yang juga memanfaatkan alirannya.

Keberhasilan Sadiman memperbaiki hutan kini menimbulkan kesadaran bagi warga setempat tentang pentingnya pohon. Sebagian masyarakat yang dulu abai terhadap penghijauan dan menganggap usaha Sadiman sia-sia, kini mulai ikut peduli terhadap lingkungan.

“Beberapa dusun mulai kompak ikut mendukung usaha Pak Sadiman karena mereka sudah melihat hasilnya,” kata Tarno.

Mencari bibit pohon

Pekerjaan Sadiman sebagai petani dan pencari rumput untuk ternak memang tidak menjanjikan banyak materi, bahkan mungkin jauh dari cukup. Namun, ia rela mengeluarkan uangnya sendiri untuk membeli bibit pohon beringin, sedikit demi sedikit.

Harga bibit beringin yang berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 cukup mahal baginya. Untuk menyiasati kendala biaya, awalnya ia mencangkok pohon di hutan untuk memperoleh bibit secara gratis. Namun cara ini butuh banyak usaha dan waktu.
Sadiman mengurus bibit cengkeh yang akan
digunakannya untuk ditukar dengan bibit pohon beringin.
Foto oleh Ari Susanto/Rappler
Ia kemudian mengembangkan usaha bibit cengkih di halaman rumahnya untuk dijual dan ditukarkan dengan bibit beringin. Sepuluh bibit cengkih bisa ditukar dengan satu bibit beringin ukuran satu meter.

Sadiman menanam dan merawat pohon-pohonnya dengan serius. Ia membeli sendiri pupuk untuk mendukung pertumbungan tanaman, membuat tulisan larangan penebangan pohon di hutan, dan menyiapkan beberapa kader pemuda untuk peduli merawat hutan.

“Saya selalu mengajak anak muda untuk menanam pohon dan melarang menebangnya. Pohon menopang hidup kita, menyediakan air bersih dan menahan erosi dan banjir,” kata Sadiman.

Saat ini, Sadiman masih membutuhkan sekitar 20.000 bibit pohon lagi untuk ia tanam agar hutan lebih hijau, sekaligus meningkatkan debit air sehingga bisa dinikmati lebih banyak penduduk. Ia juga bisa menerima donasi selain bibit pohon beringin, asal berupa tanaman kayu keras yang berakar kuat.

Sadiman sudah mengajukan permintaan bibit ke pemerintah, namun sampai sekarang belum ada bantuan sama sekali. Beberapa kali ia menerima sumbangan dari perseorangan sebagai penghargaannya merawat hutan, tetapi tidak pernah masuk kantong pribadinya.

“Pak Sadiman itu kalau dikasih uang Pak camat, bupati, atau siapa saja, semuanya dibelikan bibit pohon, tak pernah untuk kebutuhan pribadi dia,” ujar Rahmat, warga desa sekaligus tetangga yang mengagumi semangat petani tua itu.

Sadiman mengurus bibit cengkeh yang ia akan digunakannya untuk ditukar dengan bibit pohon beringin. Foto oleh Ari Susanto/Rappler 
Sadiman mengurus bibit cengkeh yang ia akan digunakannya untuk ditukar dengan bibit pohon beringin. Foto oleh Ari Susanto/Rappler

Pantang menyerah

Pekerjaan Sadiman bukanlah tanpa kesulitan. Tidak semua pohon yang ia tanam tumbuh begitu saja. Banyak yang rusak, mati, atau dipangkas orang untuk makanan kambing, namun ia tak gampang menyerah dan terus menanam bibit baru.

Bahkan ada juga pohon yang dicabut orang yang tidak setuju lahan yang disewa untuk merumput, ditanami pohon oleh Sadiman. Beberapa kali ia terpaksa mengumpulkan uang untuk membayar sewa lahan agar ia bebas menanami pohon.

“Saya bayar sebagai ganti rumputnya agar saya bebas menanami pohon tanpa diganggu,” kata Sadiman.

Dari rumah menuju hutan, Sadiman harus berjalan kaki 3 kilometer karena tak memiliki sepeda, motor, maupun alat transportasi lainnya. Karenanya, ia bisa pulang-pergi ke lereng gunung membawa bibit pohon untuk ditanam dua kali sehari.



Berkat upaya penghijauan yang dilakukan Sadiman,
mata air kembali mengaliri Desa Geneng dan Desa Conto.
Foto oleh Ari Susanto/Rappler

Sadiman sadar bahwa penghijauan adalah pekerjaan jangka panjang yang hasilnya baru bisa dinikmati dalam hitungan tahun. Karenanya, menghijaukan hutan tidak hanya butuh kesabaran, melainkan juga usaha yang terus berkesinambungan.

“Penghijauan tidak hanya menanam bibit saja, tetapi juga menjaganya agar tumbuh menjadi pohon besar dan mencegah penebangan,” ujar Sadiman.

Melihat usaha Sadiman yang gigih dalam memulihkan hutan, masyarakat setempat menobatkannya sebagai salah satu tokoh inspiratif lokal di bidang lingkungan. Bupati Wonogiri Danar Rahmanto ingin mengusulkan Sadiman ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menerima penghargaan Kalpataru atas pengabdiannya terhadap hutan dan mata air.

“Dulu mata air ini tidak ada, setelah ditanami pohon-pohon besar kembali deras, bahkan saat kemarau,” kata Danar.

Namun, Sadiman tidak terlalu peduli dan berharap penghargaan. Sebab, tujuannya menanam pohon adalah melestarikan hutan dan mata airnya untuk kehidupan masyarakat, bukan mencari popularitas.

Sebetulnya ada banyak potret Para Pencinta Lingkungan semacam Bapak Sadiman ini. Namun tidak sempat terekspose. Semoga apa yang dilakukannya ini bisa menjadi contoh kita untuk bertanam. Karena bertanam itu mengasikkan lho. Apa yang dilakukan Pak Sadiman ini pasti dari kesyukurannya menikmati asiknya bertanam itu. 


Read More

Sabtu, 22 Agustus 2015

Written on

Pak Jokowi, saya Usul, BJ Habibie untuk Jadi Tim Pansus Ekonomi Indonesia untuk Menurunkan Kurs Dolar



MANTAN PRESIDEN RI KE 3 DI NOBATKAN SEBAGAI PEMILIK IQ TERTINGGI SEPANJANG SEJARAH MANUSIA NAMUN DI SIA SIAKAN OLEH BANGSA INDONESIA
Sebuah situs Opishposh.com telah merilis 10 Manusia dengan IQ tertinggi dengan judul People With The Highest IQ Ever Recorded sbb :
BJ Habibie IQ 200
Isaac Newton IQ 190
Galileo Galilei IQ 165
Al Bert Einstein IQ 160
Prestasi BJ Habibie :
1 - Sebagai Menristek/ ketua BPPT
2 - Sebagai Dirut PT Dirgantara
3 - Sebagai Arsitek N250 Pesawat tercanggih di Dunia
4 - Sebagai Presiden RI ke 3
5 - Saat Menjadi Presiden semua Menterinya beragama Islam
6 - Saat Menjabat Presiden Sukses Menurunkan Dollar dari 1 U$ = 15 000 menjadi 1 U$ = 7000
7 - Sebagai Pemilik 46 Hak Paten dibidang Aeronautika ( di bidang Penerbangan ) yang menambah omset pribadinya ratusan miliyar perbulan dari Royalti yang didapat dari perusahaan Pesawat di seluruh dunia
8 - Acara Televisi Yang menjadi kesukaannya adalah Menonton HAFIDZ CILIK INDONESIA DI RCTI dan mengundang 10 Peserta terbaik Hafidz Cilik ke rumah pribadinya di Patra Kuningan
Read More
Written on

Cara Mendapatkan Air dengan Memanen Kabut

Alat Pemanen Air,
dibuat seorang anak SMP
Akhir-akhir ini masalah kekurangan air menjadi persoalan bagi sebagian penduduk di musim kemarau. Sumber-sumber mata air menipis kucurana airnya, jarak tempat tinggal dan tempat yang tersedia air sangat jauh. Penderitaan menjadi potret yang seringkali muncul di layar televisi.

Namun, hal tersebut bisa diatasi jika kita berusaha dan mengupayakan jalan keluar, selain dengan beberapa kegiatan yang menjadi saran kami untuk menyelamatkan kualitas hidup sebagian besar masyarakat yang kekurangan air.

Anda bisa memulai menjadi pioner dalam pembudidayaan tanaman pepohonan di kawasan yang tinggi, sehingga akan memunculkan sumber air. Tanamlah setidaknya 1-3 bibit pohon setiap tahunnya, dan pastikan tanaman tersebut tumbuh. Seumur hidup kita akan menciptakan ratusan sumber air yang bermanfaat bagi sesama.

Atau melakukan pembuatan embung-embung yang banyak di sekitaran Daerah Aliran Sungai sejak dari Hulu hingga Hilir. 
Embung ini akan menjadi penahan air ditampung sebanyak-banyaknya, dan dilepaskan secara perlahan-lahan, sehingga tersedia sampai pada musim hujan berikutnya. 

Atau Anda bisa melakukan pembuatan waduk-waduk buatan yang sederhana dengan membuat cekungan dalam dimusim kering ini, dan memadatkannya dengan semen sehingga kelak dimusim hujan tersedia genangan cukup banyak, dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup. 

Beberapa penduduk yang hidup pada kawasan yang daerahnya mudah dilewati Kabut sejak sore sampai keesokan paginya, kini bisa melakukan cara ini untuk memperoleh air bagi kebutuhan keluarga dan dirinya. Yakni memanen Kabut. 

Berikut ilustrasi dari ecoideasnet, bagaimana kabut bisa disulap jadi air yang berlimpah :


Memanen Kabut berarti melakukan pengumpulan air yang memang tersedia dalam udara. 

Setiap udara selalu mengandung uap air. Uap air itu bisa dikumpulkan. 

Pengumpulan uap air itu dilakukan dengan perangkap berupa penampang vertikal berukuran besar dan lebar membentuk sebuah kanvas kasa. Bahan kasa ini biasanya dari bahan polyethiline (semacam plastik- atau sejenis waring). Waring dapat diperoleh di toko-toko pertanian. Waring ini dibentuk menjadi kanvas. Jika tidak diperoleh waring, bisa menggunakan anyaman tali plastik yang dibentuk jaring.

Kanvas Waring ini dibuat tegak berdiri agar bisa menjadi tempat berkumpulnya uap air. Kanvas Waring ini kemudian menjadi tempat uap air  menempel lalu mengembun menjadi tetesan air. 

Tetesan air yang dihasilkan ini kemudian dibuat menetes dan ditampung dalam sebuah penampungan berupa talang air yang dibuat sedikit miring dan  mengalir ke bawah menuju palung bisa berupa bak atau drum atau jirigen atau apalah bentuknya penampungan tersebut dan berada dibawah kanvas. 


Kanvas kasa ini dikenal sebagai PAGAR KABUT. 

Beginilah proses uap air itu menjadi air yang dibutuhkan kita untuk melanjutkan hidup itu. Tayangan berikut adalah gambaran bagaimana proses kondensasi itu bisa menyediakan air, 




Pagar Kabut, airnya ditampung untuk air mimum dan pertanian. Sumber Google.


Sejarahnya dalam Peradaban Manusia

Metode ini dahulu sering digunakan oleh para pengelana yang mencoba bertahan hidup dari keadaan yang tidak tersedia air. Orang-orang yang tidak menemukan air, menggunakan batu-batu panjang yang diberdirikan dan air yang terkumpul pada dasar bebatuan tersebut dibuat penampung dan dialirkan ke sebuah cekungan. Seringkali cekungan tersebut juga terbuat dari batu.  Batu yang diberdirikan tidak cuma satu, namun banyak batu. Sehingga cukup menyediakan air untuk hidup sehari-hari pada musim kering.


Sama seperti itu, ditemukan disebagian besar kawasan permukiman penduduk di Amerika dan Eropa. Ada yang menamakan sebuah kolam air tanpa sumber ini sebagai Dew pons (baca : dupon). Dupon sering ditemukan di kawasan yang mengandung kapur tinggi. Sebuah penelitian tentang dupon ini, digelar untuk mencari tahu bagaimana air bisa selalu terkumpul dalam genangan, tanpa kita tahu dari mana sumbernya. Prinsipnya adalah pada dasar yang cekung dan diberi lapisan yang kedap air, sehingga bisa menahan air lebih banyak dan lebih lama. Dahulu pada tahun 1700-an, mereka menggunakan bahan yang mudah didapat yakni tanah liat yang seperti kapur yang ditebarkan lalu dipadatkan dengan gerakan kuda yang ditunggangi melingkar. Demikianlah sehingga setiap dupon mesti berbentuk cekungan seperti sebuah wajan yang bagian dasarnya lebih dalam dan padat. Kenapa sering ditemukan di kawasan yang mengandung kapur tinggi ?. Ternyata penyebabnya karena air bisa jauh lebih lama bertahan dan tidak meresap ke dalam tanah. 


Lantas bagaimanakah ini terjadi ?. Kejadian ini terjadi melalui sebuah proses yang dikenal sebagai kondensasi, uap air di atmosfer dari udara alami mengembun pada permukaan yang dingin menjadi tetesan air yang dikenal sebagai embun.
Fenomena ini paling mudah diamati pada lapisan yang tipi atau datar pada benda yang bersinggungan dengan udara terbuka,  termasuk daun tanaman dan atau pisau rumput. 

Sebagai sebuah penampang yang tersentuh udara terbuka, permukaan itu terkena udara dingin dan menyelimutinya. Perlahan-lahan kelembaban atmosfer berubah dan mengakibatkan terjadinya peristiwa pengembunan, Kejadian ini kemudian mengakibatkan pembentukan tetesan air.

Di Dunia Modern
Pada pertengahan 1980-an, Meteorologi Service of Canada (MSC) mulai membangun dan menggunakan perangkat pengumpul kabut berukuran besar di Gunung Sutton di Quebec. 

Alat-alat sederhana terdiri dari sepotong besar kanvas (umumnya berukuran panjang 12 m x 4 m) membentang antara dua tiang kayu berukuran tinggi 6 meteran yang dipancangkan dengan  kabel kokoh, dengan pipa talang yang panjang di bawahnya. Air akan mengembun dari kabut ke kanvas, menyatu menjadi tetesan, lalu terus jatuh merambat kanvas  menetes dari bagian kebagian bawah kanvas dan terkumpul pada talangan lalu dialirkan ke Bak Penampung.

Uji coba tersebut berhasil, metode ini telah banyak membantu kawasan-kawasan yang sering kehilangan banyak sumber airnya. Mereka melakukan dengan sederhana, misalnya dengan merakit sendiri jala-jala dari tampar plastik, atau menggunakan paranet bekas, atau menggunakan bahan-bahan lainnya yang bisa menangkap kabut dan menjelmakannya menjadi air.

Contoh lainnya adalah, untuk masyarakat Nepal, alat pengumpul kabut ini telah berhasil menyelamatkan masyarakat yang tinggal di kawasan ekstrim di ketinggian Himalaya. 
Secara sederhana, beberapa komunitas pencinta alam telah berhasil menyediakan air bagi camp-camp kegiatan di ketinggian dengan alat penangkap kabut ini. Sehingga camp-camp tersebut tidak lagi kekurangan air.




Berikut beberapa video tentang MENDAPATKAN AIR DENGAN KABUT.
Berikut adalah tampilan dalam gambar-gambar Bagaimana Mendapatkan Air dengan Kabut.


dari beragam sumber, 



Read More

Kamis, 20 Agustus 2015

Written on

Cara Mengetahui Persis Apakah Garam Beriodium atau Tidak

Yodium penting untuk mengatur keseimbangan proses metabolisme tubuh. Bila tubuh kekurangan yodium dialami oleh ibu yang sedang hamil maka anak yang dilahirkan dapat menjadi cacat berupa cacat kerdil (kretinisme), buta, bahkan tuli.

Di beberapa daerah pedalaman atau daerah pegunungan banyak terjadi kekurangan yodium. Namun demikian, kekurangan ini dapat ditanggulangi dengan menyediakan garam beryodium. 

Sumber yodium banyak terdapat dalam bahan hasil laut dan makanan dekat laut, seperti ikan laut, kerang, tiram, ikan kering, telur, dan susu.


Untuk mengetahui apakah garam yang biasa kita konsumsi sehari-hari sudah mengandung yodium, kita dapat melakukan percobaan sebagai berikut:
  • Singkong segar dikupas, diparut dan diperas tanpa ditambah air.
  • Tuangkan 1 sendok teh perasan singkong tersebut ke dalam gelas bersih.
  • Tambahkan 4-6 sendok teh penuh garam.
  • Tambahkan perasan 2 sendok makan jeruk nipis ke  dalamnya.
  • Aduk sampai rata dan tunggu beberapa menit. 
  • Jika mengandung yodium, campuran tersebut berubah menjadi biru.
Read More

Rabu, 19 Agustus 2015

Written on

Apa yang Terjadi jika Kekurangan Iodium ?

Bagi beberapa komunitas atau individu yang kesulitan mengakses makanan laut (misalnya penduduk pegunungan terpencil) dan jenis-jenis makanan lain yang kaya akan kandungan yodium, rentan terkena defisiensi yodium. Kondisi yang terus menerus kekurangan yodium mengarah kepada berbagai gangguan kesehatan. Apabila terjadi dalam suatu komunitas maka kekurangan tersebut bisa menyebabkan keterbelakangan baik secara fisik maupun kecerdasan dalam masyarakat itu karena garis keturunan yang dihasilkan mengalami defisiensi yodium secara masal.

Efek yang paling mudah dikenali dari individu yang mengalami defisiensi atau kekurangan yodium adalah mengidap penyakit gondok. Penyakit gondok sendiri timbul karena terjadinya pembekakan kelenjar gondok atau kelenjar tiroid yang berada dalam leher. Bengkaknya kelenjar tiroid tidak selalu disebabkan kekurangan yodium akan tetapi kekurangan yodium memperbesar resiko terjadinya pembekakan.

Bagi ibu yang sedang hamil atau menyusui membutuhkan asupan yodium lebih besar daripada normal. Hal ini berpengaruh pada perkembangan kecerdasan otak dan mental bayi. Kekurangan yodium bisa menimbulkan keterlambatan perkembangan kecerdasan anak hingga taraf terparah menjadikan bayi mengalami keterbelakangan mental. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa kekurangan kandungan yodium pada level tertentu tidak menyebabkan resiko penyakit gondok namun tetap bisa membuat bayi yang terlahir mengalami cacat mental.

Negara seperti Kanada telah menetapkan kewajiban produsen garam menambahkan yodium. Tahun 2009 pemerintah Australia mengeluarkan peraturan bahwa setiap produksi roti harus menambahkan yodium dalam bahan pembuatan. Berbagai negara terus mengeluarkan aturan-aturan demi menekan tingkat kasus defisiensi yodium yang mungkin terjadi. Beberapa negara tertinggal, terutama di negara afrika, masih memiliki tingkat kekurangan yodium yang mengkhawatirkan.

Keracunan Yodium

Ada beberapa gejala terjadinya keracunan akut yodium akibat asupan berlebih dari yodium. Gejala-gejala tersebut meliputi rasa nyeri di rongga mulut, rasa mual dan muntah-muntah. Kondisi ini mustahil terjadi akibat pola konsumsi normal kecuali adanya gangguan medis serius lain yang menyebabkan berlebihan kadar yodium (misal : gagal ginjal).

Seperti disebutkan sebelumnya, yodium yang berlebihan juga memperlambat kerja kelenjar tiroid dimana kondisi ini juga tidak baik bagi kesehatan. Selain itu, pengobatan dengan basis yodium harus selalu dibawah pengawasan ahli medis karena dikhawatirkan interaksi yodium dengan kimia lain yang mungkin dikandung oleh jenis pengobatan tertentu.

Yodium yang digunakan langsung pada kulit juga bisa menyebabkan beberapa efek samping yang kurang menyenangkan. Iritasi, bekas berpola pada kulit, reaksi alergi, kemerahan dan sebagainya menjadi beberapa gejala efek samping yang mungkin terjadi. Berhati-hatilah untuk tidak mengikat perban terlalu kencang atau menutupi rapat luka yang sudah ditetesi yodium untuk menghindari efek terbakar yodium.

Yodium merupakan unsur alam yang banyak terkandung dalam air laut serta biota laut. Berbagai jenis makanan laut menjadi sumber yodium terbaik bagi manusia, mulai dari rumput laut, kerang, udang, ikan dan juga berbagai jenis olahan seafood lainnya. Dengan pengenalan yodium dalam kaitannya dengan nutrisi bagi tubuh manusia, kita bisa memaksimalkan manfaat yodium demi menjaga kesehatan kita.

Kekurangan yodium ataupun kelebihan yodium sampai taraf keracunan sangat tidak dianjurkan. Berbagai kerugian bisa disebabkan keduanya, dimana efek terbesar adalah pada kelenjar tiroid manusia dan tingkat perkembangan fisik dan mental pada anak-anak. Karena pentingnya mencegah terjadinya kerugian-kerugian tersebut secara luas, banyak pemerintahan mewajibkan penggunaan yodium dalam berbagai jenis makanan manusia. Garam beryodium adalah salah satu contoh paling mudah langkah pemerintah berbagai negara mencegah terjadinya defisiensi yodium dalam masyarakatnya.
Secara garis besar, segelas susu ditambah sebutir telur mencukupi sekitar 50% kebutuhan yodium tubuh.

dari beragam sumber
Read More
Written on

Manfaat Yodium

Manfaat yodium secara luas sudah dikenal baik namun penelitian yang mendetail mengenai hubungan yodium dengan kesehatan manusia, sedikit berbeda dengan penelitian vitamin atau mineral lain, belumlah terperinci secara memuaskan. Meski demikian, relasi antara kecukupan yodium dengan kelenjar tiroid atau kadang disebut kelenjar gondok, sangatlah jelas.

Yodium menjadi salah satu komponen penting dari hormon-hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid. Hormon-hormon ini sangat dibutuhkan oleh tubuh dan membantu kontrol produksi energi serta fungsi-fungsi sel di seluruh jaringan tubuh manusia. Komposisi yodium dalam kelenjar tiroid sangat presisi, tidak boleh lebih atau kurang. Kelebihan atau kekurangan yodium dalam kelenjar tiroid bisa melambatkan kerja tiroid dalam memproduksi hormon.

Penggunaan yodium selain pencegahan dan perawatan penyakit gondok meliputi :


  • Perawatan penyakit kulit yang disebabkan jamur
  • Obat steril pembunuh kuman pada luka luar
  • Mencegah kanker payudara
  • Penyakit mata
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Tablet pencegah radiasi (dalam kombinasi yodium potasium)
  • Proses penjernihan air minum


Read More
Written on

Sumber Yodium


Secara garis besar, segelas susu ditambah sebutir telur mencukupi sekitar 50% kebutuhan yodium tubuh. Sedangkan buah dan sayur dalam pola makan sehat mencukupi sekitar 20% saja.

Biota laut kaya akan kandungan yodium. Seafood ataupun tanaman laut yang kita makan niscaya memberikan kecukupan asupan yodium bagi tubuh. 

Terutama tanaman laut seperti rumput laut, bisa memberikan 500% kebutuhan yodium manusia per sajian.

Selain itu, banyak sekali jenis-jenis sumber pangan alami yang mengandung kadar yodium yang baik bagi tubuh.


Berikuta adalah beberapa sumber pangan yang mengandung Iodium
  • Kerang
  • Ikan 
  • Udang / Kepiting
  • Tuna, Salmon dan olahan Ikan seperti Sarden
  • Susu sapi dan olahannya
  • Telur
  • Kentang
  • Bayam
  • Bawang
  • Pisang
  • Kacang tanah
  • Strawberry

Karena itu disarankan ketika tubuh membutuhkan asupan yodium tinggi silakan memasukan jenis masakan laut atau jenis seafood ke dalam diet harian meski umumnya pola makan normal bisa dianggap mencukupi kebutuhan yodium apabila dalam pengolahannya menggunakan garam beryodium yang mudah ditemukan di pasaran.


dari beragam sumber
Read More
Written on

Apa Itu Iodium?

segelas susu ditambah sebutir telur matang
mencukupi sekitar 50% kebutuhan yodium tubuh.
Iodium merupakan mineral yang termasuk unsur gizi esensial walaupun jumlahnya sangat sedikit di dalam tubuh, yaitu hanya 0,00004% dari berat tubuh atau sekitar 15-23 mg. Itulah sebabnya iodium sering disebut sebagai mineral mikro atau trace element.

Manusia tidak dapat membuat unsur iodium dalam tubuhnya seperti ia membuat protein atau gula. Manusia harus mendapatkan iodium dari luar tubuhnya (secara alamiah), yakni melalui serapan dari iodium yang terkandung dalam makanan dan minuman.

Kebutuhan tubuh akan iodium rata-rata mencapai 1-2 mikrogram per kilogram berat badan per hari. Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi menganjurkan konsumsi iodium per hari berdasarkan kelompok umur seperti tercantum pada Tabel 1. Sesungguhnya kebutuhan terhadap iodium sangat kecil, pada orang dewasa hanya 150 mikrogram (1 mikrogram = seperseribu miligram).

Iodium diperlukan tubuh terutama untuk sintesis hormon tiroksin, yaitu suatu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang sangat dibutuhkan untuk proses pertumbuhan, perkembangan, dan kecerdasan. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi dalam waktu lama, kelenjar tiroid akan membesar untuk menangkap iodium, yang lebih banyak dari darah. Pembesaran kelenjar tiroid tersebutlah yang sehari-hari kita kenal sebagai penyakit gondok.

Yodium adalah sejenis mineral dengan nomor atom 53 yang banyak terkandung dalam air laut dan terkonsentrasi pada beragam biota laut. Rumput laut, contohnya, memiliki konsentrat yodium yang sangat tinggi hingga cukup 1 sendok makan rumput laut relatif memenuhi kebutuhan harian manusia normal akan yodium. Yodium (iodine) berasal dari kata Yunani yang memiliki arti “ungu”. Penamaan ini bermula ketika kimia yodium pertama kali berhasil di isolasi dari asap berwarna ungu yang merupakan bentuk pembakaran/penguapan yodium yang berasal dari pembakaran rumput laut kering.

Yodium tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh manusia sehingga membutuhkan asupan terus menerus dari bahan makanan yang masuk ke tubuh. Secara umum, hampir semua makhluk hidup yang sudah bertubuh kompleks membutuhkan yodium, terutama untuk menjaga kelenjar tiroid (thyroid). Kelenjar tiroid (kelenjar gondok) adalah salah satu kelenjar endoskrin terbesar terletak pada leher tepat dibawah laring (rongga pernafasan). Kelenjar tiroid bertugas untuk mengatur kecepatan pembakaran energi, memproduksi protein serta mengatur dan menghasilkan hormon sehingga ketika kelenjar ini kekurangan unsur yodium, tubuh akan merangsang kelenjar tiroid untuk bekerja lebih keras yang mengakibatkan pembekakan kelenjar tiroid atau yang umum disebut penyakit gondok dengan ciri-ciri tonjolan besar pada leher.

Asupan utama yodium bagi manusia biasanya berasal dari garam dapur dalam proses pengolahan makanan yang umumnya telah ditambahkan bahan yodium. Hal ini telah dikembangkan sejak lama guna mencegah penyakit gondok dan mempertahankan kecukupan asupan yodium bagi konsumen. Diperkirakan lebih dari 50% garam dapur yang diproduksi di seluruh dunia sudah ditambahkan unsur yodium termasuk di Indonesia. Selain mencegah penyakit gondok, kekurangan yodium bisa menyebabkan keterbelakangan mental yang juga sangat merugikan.


dari sebuah sumber
Read More

Kamis, 13 Agustus 2015

Written on

Pohon Tin dan Buah Tin

Status konservasi:

Risiko Rendah
Klasifikasi ilmiah:
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Rosales
Famili: Moraceae
Genus: Ficus
Upagenus: Ficus

Spesies: F. carica
Nama binomial:

Ficus carica
L. (lateks)

Tin (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan, ia berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama, yaitu buah TIN. Nama ini diambil dari bahasa Arab (at-tin), juga dikenal dengan nama “Ara” (buah ara / pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig, dimana sebenarnya pohon tin masih termasuk kerabat pohon beringin.

Read More

Rabu, 12 Agustus 2015

Written on

CARA MEMBUAT PAKAN TERNAK AYAM SENDIRI

dari Sinar Tani. Banyak cara yang bisa dilakukan peternak ayam, terutama ayam ras untuk bisa membuat pakan ternak. Berikut ini tips untuk membuat pakan. Jika ingin membuat 100 kg pakan ada beberapa bahan baku yang perlu dipersiapkan.

Untuk starter sediakan jagung 60 kg, bekatul 2 kg, tepung gaplek 2 kg, tepung ikan 13,5 kg, tepung darah 3 kg, kedelai 7 kg, bungkil kelapa 5 kg, tepung daun pepaya 2 kg, bungkil biji kapuk 1kg tepung bulu unggas 4 kg , premix 0,5 kg.

Sedangkan untuk finisher, sediakan jagung 50 kg, bekatul 7 kg, sorgum 10 kg, tepung gaplek 5 kg, tepung ikan 3 kg, tepung darah 3 kg, kedelai 9 kg, bungkil kelapa 5 kg, bungkil biji kapuk 0,5 kg, tepung daun pepaya 2,5 kg, tepung bulu ayam 2,5 kg, minyak kelapa 1 kg , premix 0,5 kg .

Ada tiga bentuk pakan yaitu tepung, crumble (butiran pecah), dan pelet.

Bentuk tepung

Cara membuatnya sangat sederhana. Semua bahan digiling jadi tepung  lalu diaduk sampai rata dan siap disajikan. Namun pakan jenis ini tidak efektif karena ayam memiilih jenis pakan yang disukai, sehingga banyak nutrisi yang tidak di konsumsi

Bentuk crumbles (butiran pecah).

Semua bahan di giling jadi tepung. Lalu diaduk hingga rata, setelah itu di kukus atau di uap dengan panas antara 80-900C. Kemudian pakan diaduk dalam ayakan yang berlubang sambil ditekan, sehinga butiran berjatuhan. Jemur butiran itu hingga kering. Siap disajikan. Pakan jenis ini cukup efisien tidak banyak nutrisi yang terbuang.

Bentuk pelet.

Caranya sama dengan crumble. Tapi setelah penguapan dimasukkan dalam gilingan daging atau sambal, sehingga keluar bentuk memanjang. Kemudian di potong potong dan di jemur sampai kering. Siap di sajikan. Pakan jenis ini pun cukup efisien.

Untuk menghindari pakan yang cepat rusak dan tengik karena udara yang lembab, sebaiknya pakan diberi bahan pengawet. Misalnya BHA (Butiylated hydroxy anisol), BHT (Butylated Hydroxy toluen), Gropyl Gallate, Oktyl Gallate, Tokoferol, Etoksikusin yang biasanya di kemas dengan nama Antrasin, Toksomiks, Antoks dan sebagainya. Pemberian sebaiknya tidak lebih dari 0,1% jumlah pakan.

Membuat konsentrat

Untuk 100 kg konsentrat, sediakan tepung ikan 26 kg, bungkil kedelai 21 kg, daun turi 28 kg, tepung bulu 14 kg, tepung tulang 0,5 kg, sorgum 10,5 kg. Semua bahan di giling jadi tepung. Siap dicampur dengan bekatul dan jagung.
Alternatif lain untuk membuat pakan ayam pedaging. Untuk masa awal, sediakan konsentrat 39 kg, bekatul 5,5 kg, jagung 55 kg, premix 0,5 kg. Semua bahan di proses bisa dalam bentuk tepung, crumble atau pellet. Untuk masa akhir, sediakan jagung 58 kg, bekatul 8,5 kg, konsentrat 33 kg, premix 0,5 kg. Kemudian di proses seperti membuat pakan.

Teknologi Pakan Fermentasi
Seperti halnya pada teknologi ternak lainnya, secara umum penggunaan  pakan fermentasi terbukti  telah membantu proses peningkatan bobot ternak secara signifikan. Diantaranya pada :

Demikianpun pada beberapa jenis ternak diatas, teknologi pakan fermentasi juga bisa dan berlaku pada pakan ini. Caranya mudah saja, Buatlah Larutan Ragi Tape Jerami, dosisnya untuk 10 kg pakan jadi (pelet, dsb) silahkan gunakan 10 gram larutkan dengan air. 
Persiapan pembuatan pakannya yakni, 

  • untuk pakan pagi - pakan yang sudah ditakar disemprot pada siang hari kemarin, 
  • untuk pakan siang disemprot pada malam hari kemarin, dan 
  • untuk pakan malam disemprot pada pagi hari tadi. 





  

Read More
Written on

Bertanam Bengkoang

dari Sinar Tani. Bengkoang (Pachyrhizus erosus) banyak dibudidayakan masyarakat secara luas, baik di pekarangan maupun kebun sebagai tanaman sela atau tumpangsari dengan tanaman tahunan. Di sentra, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan Sumatera, bengkoang ditanam sebagai sela di antara tanaman kelapa.

Tanaman bengkoang tidak banyak memerlukan air, sehingga cocok dibudidayakan di kebun atau tanah tadah hujan yang hanya mengandalkan air hujan. Penanaman yang tepat pada awal musim hujan dengan harapan saat pertumbuhan vegetatif tanah dalam keadaan basah dan gembur. Dengan demikian penyerapan unsur hara berjalan sempurna, akhirnya dapat mempercepat perkembangan umbi.

Meski tanaman bengkoang tidak banyak memerlukan air, tapi di wilayah Indonesia yang memang airnya terbatas, tanaman ini belum banyak dibudidayakan masyarakat. Satu contoh di Lombok Timur. Tanaman ini belum dibudidayakan secara sempurna dan masih terkesan tumbuh liar. Padahal jika dibudidayakan secara baik dan benar, maka tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Untuk yang mau mencoba budidaya bengkoang sebenarnya tidak sulit. Bagaimana caranya? Bisa mengikuti trik sederhana ini:

Pengolahan Tanahdan Penanaman

Pembongkaran tanah atau pengolahan tanah dilakukan saat musim kemarau yaitu September-November. Tanah dicangkul atau dibajak. Bongkahan tanah yang besar dihancurkan dan dibuatlah guludan atau bedengan-bedengan dengan panjang tidak lebih 10 meter dan lebar bedengan 80-100 cm, tinggi 20-30 cm. Jarak antara bedengan yang satu dengan yang lain 40-50 cm.

Cara membuat bedengan dengan mencangkul tanah di sisi kiri dan sisi kanan dari arah yang berlawanan. Dengan demikian terbentuk bedengan dan parit. Parit ini nantinya berfungsi menampung dan mengalirkan air saat hujan deras. Setelah bedengan selesai, biarkan terjemur diterik matahari agar sisa-sisa gulma mengering, bibit hama maupun penyakit juga akan mati. Sambil menunggu waktu tanam di musim hujan, tanah di permukaan bedengan ditaburi pupuk organik atau pupuk kandang 1 karung per bedengan atau 10-20 ton/ha.

Sedangkan untuk menanam bengkoang sebaiknya setelah turun hujan 1-2 kali atau jika tanah bedengan sudah basah hingga kedalaman 30-50 cm. Keadaan tanah yang basah ini berfungsi membantu proses perkecambahan. Selain menggunakan biji, bengkoang dapat pula ditanam umbinya. Tapi untuk tujuan produksi atau komersial sebaiknya menggunakan biji.

Sebelum penanaman sebaiknya diseleksi dahulu. Caranya dengan memilih biji yang berukuran sedang sampai besar, tidak keriput atau tidak rusak karena OPT. Untuk mengetahui biji bengkoang yang baik, caranya lakukan perendaman dengan larutan air dan garam.

Biji yang baik akan tenggelam. Sedangkan yang jelek akan mengapung. Biji yang tenggelam diambil dan dicuci atau dibilas dengan air bersih. Selanjutnya dapat juga direndam dengan larutan insektisida agar biji tersebut tidak dimakan semut saat ditanam.

Sebelum penanaman sebaiknya permukaan tanah pada bedengan diratakan kembali. Lalu buatlah lubang tanam menggunakan tugal yang berdiameter 5 cm dengan jarak tanam 15 x 15 cm atau 20 x 20 cm dan dalam 3-5 cm. Lalu masukkan biji bengkoang ke dalam lubang dan tutup kembali dengan tanah. Jika menginginkan umbi besarnya seragam, sebaiknya per lubang ditanam satu biji. Selain menghemat benih kualitas bengkoang yang dihasilkan akan lebih baik.

Penyulaman dan Pemupukan

Pada kondisi tanah yang basah biji bengkoang akan berkecambah dan muncul di permukaan tanah pada hari ketujuh sampai kesepuluh setelah tanam. Tapi jika kondisi tanahnya kering maka diperlukan waktu relatif lama untuk proses perkecambahan. Karena itu penanaman bengkoang di kebun sebaiknya setelah hujan turun.

Pada umur dua minggu setelah tanam, tanaman sudah tumbuh secara keseluruhan dan tanaman mencapai tinggi 5-10 cm. Saat inilah akan tampak tanaman yang baik maupun yang kurang baik (tidak normal), bahkan tidak tumbuh. Tanaman yang jelek dan tidak tumbuh segera diganti (disulam).

Penyulaman tanaman bengkoang tidak boleh melebihi umur 15 hari setelah tanam. Sebab, tanaman akan terlambat pertumbuhannya karena tidak mampu bersaing mendapatkan makanan maupun memperoleh sinar matahari. Akibatnya, tanaman akan tumbuh kerdil dan mati.

Sebenarnya tanaman bengkoang tidak begitu membutuhkan pupuk, terutama pupuk nitrogen (urea). Sebab, tanaman ini mampu bersimbiose dengan bakteri penambat nitrogen bebas di udara. Jika tujuan penanaman untuk diperdagangkan (komersial), maka untuk mendapatkan umbi yang besar dan berkualitas pemupukan sangat diperlukan, terutama pupuk P (fospor) dan K (kalium). Unsur P dan K sangat diperlukan untuk merangsang perkembangan umbi maupun meningkatkan kadar gula dalam umbi bengkoang, sehingga rasanya akan lebih manis.

Pupuk yang digunakan adalah pupuk tunggal yaitu SP-36 dan KCl. Pemupukan dilakukan saat tanaman berumur 2-3 bulan atau ketika tanamn mulai membentuk umbi. Dosis pupuk SP-36 dan KCl masing-masing 150 kg/ha. Cara pemupukan dengan membenamkan di antara tanaman bengkoang 1,5 gram/lubang. Segera tutup kembali agar tidak menguap. Saat pemupukan usahakan tanah dalam kondisi basah.

Penyiangan dan Pemangkasan

Penyiangan gulma dilakukan mulai umur 15 hari atau sebelum dilakukan penyulaman. Bisa juga dilakukan secara insidentil. Pembubunan dilakukan setelah pemupukan. Pembubunan dengan menaikkan tanah yang ada pada parit sebelah kiri dan kanan. Selanjutnya ratakan secara hati-hati agar batang tanaman tidak tertutup tanah.

Berbeda dengan tanaman buah lainnya, selain memangkas sulur atau cabang yang tumbuh memanjang dan tidak beraturan, tanaman bengkoang juga dipangkas bunganya. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi pertumbuhan generatif. Tapi sebaliknya agar tanaman fokus pada pertumbuhan vegetatif, terutama pertumbuhan umbi agar berkembang optimal.

Pemangkasan tanaman bengkoang dimulai sejak tanaman berumur 45 hari. Biasanya sudah banyak cabang atau sulur yang saling melilit dan menutupi. Tunas yang terlalu panjang dan menutupi yang lain dipangkas dan diatur kembali agar tidak terjadi persaingan serta agar mendapatkan sinar matahari secara merata.

Selain pemangkasan sulur atau tunas cabang, juga dilakukan pemangkasan bunga. Pemangkasan bunga ketika terlihat bermunculan ke luar tunas bunga. Segera pangkas menggunakan pisau atau gunting sebelum bunga mekar.

Tujuan pemangkasan bunga untuk mengurangi penggunaan energi yang sia-sia untuk petumbuhan dan perkembangan bagian tanaman tersebut. Dengan demikian, energi akan menjadi cadangan makanan yang disimpan dalam umbi. Umbi akan menjadi besar dan berkualitas. 
Read More

Senin, 10 Agustus 2015

Written on

Paitan (Tithonia diversifolia), Melalap Daunnya Diabetespun Amblas

Sejenak kita tidak pernah menduga bukan bahwa tanaman yang kuning bunganya ini merupakan tanaman yang kini disebut sebagai Tanaman Insulin. Tanaman ini sering kita temui tumbuh liar. 

Betapa tidak ?, tanaman ini telah terbukti ampuh menjadi penolong bagi penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darahnya.


Suatu ketika dalam sebuah pameran yang diselenggarakan oleh salah satu Pemerintah Daerah tampak bibit-bibit yang ditumbuhkan dari stek batangnya dipamerkan dan didisplay mewah dalam sebuah pajangan eksklusif salah satu Unit Kerja Pemerintah Daerah tersebut, yakni Dinas Kesehatan dan diparingilah didepannya sebuah label indah TANAMAN INSULIN, wah !!!. 

"Itulah tanaman Paitan", jelas seorang teman setelah kita sama membaca artikel-artikel yang mentestimoni kesembuhan setelah melalap daunnya. 

Dalam beberapa artikel dijelaskan beberapa penuturan dari beberapa orang yang secara laboratorium disebut-sebut beliau mengalami sebuah produksi gula darah yang sudah mencapai batas normal. Dan dalam artikel testimoni lainnya - ada sebagian yang bahkan sudah melebihi batas normal tubuhnya. 

Kemudian, mereka mendapat keterangan bahwa keadaan itu bisa ditolong dengan mengkonsumsi daun Paitan ini. Sehingga mencoba mengkonsumsi daunnya.

Beliau membersihkan daunnya dengan mencuci bersih dengan sabun atau detergen, lalu ditiriskan sebentar. Kemudian mempersiapkan air hangat setelah mendidih ditambah sedikit dengan air minum, lalu daun yang sudah direndam dengan air hangat itu segera dikonsumsi. Yakni dengan  cara melalap daun segar yang telah sebelumnya direndam dalam air hangat itu tadi. Alhasil, alhamdulillah... ternyata hasil laboratorium setelah mengkonsumsi setiap dua hari sekali daun tersebut setelah 2 bulanan, kadar gula darahnya turun signifikan. Terutama yang kadar gula darahnya sudah tinggi, daun ini lantas bisa dikonsumsi sesering mungkin. Misalnya setiap hari tiga kali selama dua  s.d. tiga bulanan.Dan hasilnya, memang bisa menawar derajat kandungan gula darah yang tinggi itu.

Tanaman ini tumbuh liar, dipematang-pematang sungai biasanya bergerombol dan kekhasan bunganya yang mirip bunga matahari itu menjadikan tanaman ini  dibiarkan tumbuh liar oleh penduduk sekitar. Sejak dahulu tanaman ini dikenal sebagai tanaman hijauan bagi ternak, dan sebagian sudah memanfaatkannya sebagai mulsa karena kandungan nitrogen dan Kaliumnya yang cukup baik. Pucuk daunnya sebagian digunakan sebagai campuran bagi pupuk organik, sebagai penyumbang unsur zat pengatur tumbuh yang dapat merangsang pertumbuhan tunas pucuk bagi beberapa produk budidaya tanaman. Demikianlah tanaman ini, penyumbang pangan dan gizi bagi kita. Semoga bisa bermanfaat.

Read More
Written on

MIE JAGUNG

Mie Jagung, Hmmm, tentu terbayang  dalam benak kita beragam hal tentang jagung. Website ini membagikan segenap informasi terbaik tentang produk ini karena cita rasa dan keunggulan gizi yang disumbangkan produk pangan ini bagi kehidupan kita.

Mie jagung merupakan sebuah inovasi untuk memberi variasi pangan kita. Sebetulnya bahan jagung jika dimanfaatkan dan diolah akan sangat lengket, karena demikian kondisinya jika diproses secara normal. 

Sehingga dibutuhkan beberapa bahan lain agar mengurangi kelengketan tepung jagung jika diadon. Namun, dalam resep berikut ini tepung jagung adalah pemberi cita rasa saja, namun sudah cukup komposisinya jika dimanfaatkan sebagai bahan pendamping tepung terigu sebagai bahan utama produksi Mie jagung kita kali ini.

Sebegitu besarnya cita rasa jagung sehingga, kita sudah tak sabar harus mencobanya.
Berikut adalah resep pembuatan mie jagung. Selamat mencoba.



Bahan :

  • Tepung terigu 800 gr
  • Tepung jagung 200 gr
  • Telur 2 butir
  • Garam 6 gram

Cara membuat :

1. Kocok telur secara lepas
2. Campurkan tepung jagung, tepung terigu, kocokan telur dan garam.
3. Uleni sampai kalis
4. Bentuk mie seperti lembaran
5. Kemudian cetak mie
6. Rebus air sampai mendidih lalu tambahkan minyak goreng
7. Masukkan mie, tunggu sampai terapung
8. Angkat dan tiriskan
9. Mie dikeringkan menggunakan oven

 dari sebuah sumber
Read More

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!