.

.

Rabu, 26 Oktober 2011

Written on

TIPS dan TRIK PENTING : Pemangkasan dan Penjarangan Buah Anggur

A.   Definisi
Memotong batang dan cabang tanaman dengan maksud untuk mendorong (merangsang) tumbuhnya tunas cabang-cabang baru, sehingga akhirnya dihasilkan bunga dan buah.
B.   Tujuan                
  1. Memperoleh batang pokok tanaman anggur yang kekar dan kuat, sehingga bentuk dasar tanaman bagus.
  2. Memperoleh cabang dan ranting yang subur dan sehat dalam jumlah banyak, serta membentuk  kerangka dasar tanaman sesuai sistem bentuk pohon yang diharapkan
  3. Memperoleh tanaman anggur yang cepat berbunga dan bertandan banyak, sehingga produksinya tinggi.
  4. Memperoleh cabang dan ranting yang akan menghasilkan buah.

C.  Alat dan bahan
  1. Gunting pangkas
  2. Tali rafia
  3. Tangga

D.  Fungsi
  1. Gunting pangkas, untuk memangkas batang dan cabang tanaman yang tidak produktif.
  2. Tali rafia, untuk mengikat cabang atau ranting
  3. Tangga, untuk mencapai para-para
E.  Prosedur pelaksanaan Pemangkasan Bentuk
  1. Biarkan tanaman anggur tumbuh dengan satu batang pokok sampai setinggi para-para.
  2. Setelah setinggi para-para, potong bagian pucuk batang yang kulitnya sudah berwarna hijau kekuningan
  3. Kemudian muncul 3-4 tunas baru, lakukan pemeliharaan 3 tunas, tunas yang satunya (pertumbuhan kurang baik) dibuang.
  4. Atur pertumbuhan tunas yang dipelihara ke arah kanan dan kiri dan satu tunas lagi dibiarkan tumbuh lurus. Tunas yang tumbuh lurus disebut cabang primer dan tunas yang tumbuh ke kanan dan kiri disebut cabang sekunder.
  5. Potong pucuk cabang primer yang sudah mencapai satu meter dan kulitnya sudah kecoklatan, kemudian tunas yang tumbuh dipelihara 3 tunas saja. Lakukan terus menerus sampai para-para penuh dengan cabang anggur.
  6. Catat setiap kegiatan pemangkasan bentuk
  7. Gambar Pemangkasan Bentuk

F.  Prosedur Pemangkasan pembuahan
  1. Lakukan pemangkasan pada umur 1 tahun.
  2. Sebelum pemangkasan,  berikan tanaman  pupuk serta pengairan yang cukup.
  3. Sebelum dipangkas salah satu cabang dicoba dipotong. Jika ditunggu lebih dari 5 menit tidak ada tetesan air, pemangkasan ditunda dahulu, dan pengairan ditambah sampai ada tetesan pada cabang yang dipotong tadi.
  4. Lakukan pemangkasan dalam 2 tahap, tahaps I bulan April, tahaps II bulan Agustus.
  5. Lakukan pemangkasan dengan cara merontokan daun-daunn, sehingga yang tersisa hanya cabang produksi.
  6. Cabang-cabang yang kecil atau kurang sehat dibuang, pemangkasan pendek disisakan  2 - 4 mata tunas.
  7. Cabang atau ranting sisa pemangkasan dibentangkan dan diatur merata di seluruh permukaan para-para, lalu diikat ke kanan dan ke kiri dengan tali rafia.
  8. Setelah 10 – 14 hari seusai pemangkasan akan tumbuh tunas-tunas baru.
  9. Tiap tunas sebaiknya dipelihara 1 - 2 malai bunga, selebihnya dibuang (dipangkas).
  10. Ini dimaksudkan agar nantinya buah anggur yang dihasilkan bermutu tinggi.
  11. Tunas-tunas yang tumbuh pada ruas yang sama sebaiknya diwiwil.
  12. Catat setiap kegiatan pemangkasan pembuahan
  13. Gambar Pemangkasan Pembuahan

G.  Prosedur Penjarangan buah
  1. Untuk mendapatkan kualitas anggur yang baik perlu dilakukan penjarangan buah
  2. Penjarangan pertama saat butiran buah sebesar kedelai, penjarangan sebanyak    40 % - 60%.
  3. Penjarangan kedua saat butiran sebesar jagung penjarangan sebanyak 10%–15 %.
  4. Penjarangan akan menghasilkan butiran buah yang seragam besarnya, serta baik kualitasnya.
  5. Catat setiap kegiatan penjarangan buah

    sumber : epetani dot net  sudah memperoleh bibit anggurnya ?, Tersedia 5 varian bibit Anggur 
    melayani konsultasi dan kegiatan budidaya anggur, 
    berbayar (per konsultasi Rp. 25.000,- hubungi 081249412121)   
Gallery Photography Herdinbisnis di Indyarocks
Share this case:

2 komentar:

  1. Bos, nimbrung soal peternakan dong..kan Situbondo adalah kabupaten di Indonesia yang terpadat populasi sapinya

    BalasHapus
  2. wow, kang ardhiborneogemilang.....pembelian kita sudah cukup banyak nie kang....
    Nutrizim Ternak Ruminansia (Suplemen menarik untuk Ternak) dan Ragi Tape Jerami (Formula untuk membuat Silase/Tape jerami).

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Klik saja !!

klik saja

Klik saja !!

Klik saja !!