herdinbisnis.com: Pertanian Organik Bagian 1 : Bahan Organik, Humus Humate, Asam Humat, Fulvat Asam dan Humin

.

.

Selasa, 15 November 2011

Written on

Pertanian Organik Bagian 1 : Bahan Organik, Humus Humate, Asam Humat, Fulvat Asam dan Humin


Zat humat, seperti yang tercantum dalam judul di atas, memainkan peran penting dalam kesuburan tanah dan nutrisi tanaman. Tanaman tumbuh pada tanah yang mengandung humin memadai. Tanah yang mengandung asam humat, dan asam fulvat  lebih tahan terhadap stres, lebih sehat, menghasilkan hasil yang lebih tinggi, dan kualitas gizi makanan dan hasil yang dipanen lebih unggul. 



 
Kandungan zat humat dalam tanah mempengaruhi kesuburan dan merupakan nutrisi tanaman yang berhubungan dengan banyak fungsi senyawa organik kompleks yang sangat berperan sebagai bagian dari siklus hidup di bumi. Zat humat merupakan materi organik dalam tanah.

Seperti diketahui bahwa Siklus kehidupan itu melibatkan daur ulang karbon yang merupakan penyusun struktur tubuh tanaman dan hewan. Komponen-komponen tersebut berasal dari tanah dan udara lalu berputar terus melalui kehidupan tanaman, hewan dan manusia.

 
Dan pada akhirnya, manusia kemudian menjadi terganggu dari pentingnya lingkaran senyawa organik tersebut, ketika ditemukan bahwa asam larut berbasis NPK- dan kenyataan bahwa "pupuk" dari unsur-unsur tersebut bisa mempengaruhi dengan amat sangat cepat pertumbuhan tanaman dan produksi tanaman.

Kita akhirnya kemudian prihatin, karena pada akhirnya sampai saat ini Penemuan NPK memunculkan Industri Besar yang mengambil keuntungan dari hal tersebut, mereka memanfaatkan pasar yang termakan dari manfaat NPK tersebut. NPK diproses sebagai "PUPUK", sebagai deposit mineral untuk tanaman.
Padahal hal ini adalah masalah paling berat saat ini dalam kehidupan kita.  Pemanfaatan hasil pupuk asam tersebut tidak memperhatikan  kesetimbangan dan ketersediaan substansi humat yang memadai (dalam tanah). Bahkan kemudian berkorelasi negatif terhadap seluruh esensi tanah, seperti biologi tanah, kimiawi tanah, struktur tanah. Dan kini, semua orang  telah banyak melaporkan bahwa NPK telah menyebabkan banyak masalah sosiologis dan ekologi yang serius. 

Manusia perlu mempertimbangkan pendekatan untuk teknik pembuahan dengan memberikan prioritas yang lebih tinggi untuk humus tanah.

Urgensi untuk menekankan pentingnya zat humat dan nilainya sebagai bahan pupuk tidak pernah lebih penting dari saat ini. 

Bahan Organik inilah yang sesungguhnya dan merupakan hakikat bahan yang peduli terhadap kemampuan tanah untuk mendukung pertumbuhan tanaman, perlu usaha untuk membantu menyampaikan hal ini dan kesadaran inilah yang diperlukan dalam mendidik publik. 

Zat Humat diakui oleh para ilmuwan tanah dan ahli-ahli agronomi sebagai komponen paling penting dari sebuah usaha untuk menyuburkan tanah. 

Untuk menggambarkan bagaimana zat humat fungsi silahkan perhatikan catatan berikut ini,

Catatan berikut ini berdasarkan pada data ilmiah yang telah dipublikasi dan merupakan data ilmiah yang telah disiapkan sebagai panduan untuk program pendidikan. 

Selain itu, dengan memahami bagaimana karbon tersebut mengandung fungsi zat, kita sebagai bagian dari pemerhati dan pelaku pertanian akan memiliki landasan yang kuat untuk sebuah desain lingkungan yang berkelanjutan yang nantinya dapat diterima dalam menjalankan program pertanian. (bersambung : silahkan klik disini)

dituliskan kembali dari sebuah catatan facebook
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!