.

.

Kamis, 17 November 2011

Written on

Rumput Laut di Semenanjung Besuki hingga Teluk Mlandingan - Situbondo


Permintaan rumput laut kering kurang 9.300 MT per tahun dan untuk kebutuhan industri di luar negeri 15.000 s.d. 20.000 MT per tahun. Pabrik pengolahan keragian rumput laut di Indonesia telah ada sejak tahun 1989. Sekarang ini ada 6 pabrik pengolahan rumput laut di Indonesia, karena itu pabrikan dan eksportir bersaing untuk memperoleh bahan baku rumput laut kering.


Tentang Rumput Laut, gambaran singkat Rumput Laut di Indonesia


Budidaya rumput laut yang pada umumnya dapat dilakukan oleh para petani/nelayan dalam pengembangannya memerlukan keterpaduan unsur-unsur sub sistem, mulai dari penyediaan input produksi, budidaya sampai ke pemasaran hasil. Keterpaduan tersebut menuntut adanya kerjasama antara pihak-pihak yang terkait dalam bentuk kemitraan usaha yang ideal antara petani/usaha kecil yang pada umumnya berada dipihak produksi dengan Pengusaha Besar yang umumnya berada di pihak yang menguasai pengolahan dan pemasaran.


Usaha perikanan di Indonesia telah tumbuh dan berkembang dalam bentuk usaha perikanan rakyat, dan perikanan besar milik pemerintah serta milik swasta nasional atau asing. Perikanan rakyat merupakan usaha skala kecil yang bercirikan antara lain pengelolaanya secara tradisional, produktivitas rendah dan para umumnya tidak mempunyai kekuatan menghadapi kompetisi pasar. 


Di lain pihak, perikanan besar yang memiliki teknologi skala usaha yang besar, mengelola usahanya secara modern dan teknologi tinggi, sehingga produktivitasnya tinggi dan mempunyai kekuatan untuk menghadapi persaingan pasar. Kelemahan dari pengusaha perikanan kecil dan kekuatan dari pengusaha perikanan besar, merupakan potensi yang bisa menciptakan kesenjangan diantaranya. Karena dalam perkembangannya ada saling berkepentingan di antara kedua pihak, kesenjangan yang bisa timbul akan dapat diperkecil dengan mengadakan kemitraan antara pengusaha kecil perikanan rakyat dengan pengusaha besar di bidang perikanan atau produk kelautan. Salah satu komoditas yang masuk sebagai komoditas perikanan karena diusahakan di laut, dan yang dapat dikembangkan dengan menjalin kerja sama kemitraan adalah budidaya rumput laut.
 


Perairan laut Indonesia dengan garis pantai sekitar 81.000 km diyakini memiliki potensi rumput laut yang sangat tinggi. Tercatat sedikitnya ada 555 jenis rumput laut di perairan Indonesia, diantaranya ada 55 jenis yang diketahui mempunyai nilai ekonomis tinggi, diantaranya Eucheuma sp, Gracilaria dan Gelidium Jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan adalah eucheuma, sp dan gracilaria. 

Di samping sebagai bahan untuk industri makanan seperti agaragar, jelly food dan campuran makanan seperti burger dan lain-lain, rumput laut adalah juga sebagai bahan baku industri kosmetika, farmasi, tekstil, kertas, keramik, fotografi, dan insektisida. Mengingat manfaatnya yang luas, maka komoditas rumput laut ini mempunyai peluang pasar yang bagus dengan potensi yang cukup besar. (source : Bank Indonesia)

Rumput Laut di Besuki - Situbondo
 
Di Besuki-Situbondo, terdapat sebuah Koperasi yang dimiliki oleh beberapa kelompok tani Rumput Laut. Mereka memiliki kegiatan utama yaitu bertanam rumput laut. Pada pantai yang begitu luas memanjang dari timur ke barat tersebut memang cocok sekali jika ditanami rumput laut. Selain karena arus airnya yang tenang, juga masyarakatnya senang dengan menanam rumput laut. Hingga saat ini mereka yang bertanam rumput laut itu bisa mencapai jumlah hingga 4000 rakit, dengan kapasitas hingga 1 ton per rakit. 
Perairan Laut di Belakang Reporter Beauty of Situbondo inilah Budidaya Rumput Laut  tersebut



Saat ini terdapat setidaknya beberapa gudang penampungan, baik milik warga setempat maupun yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo yang disewa oleh Koperasi warga untuk dijadikan penampungan rumput laut varietas Cottony di wilayah tersebut.

Kami menawarkan harga menarik untuk Anda jika Anda berkenan membeli produk hasil laut dengan harga murah- utamanya Rumput Laut. Silahkan hubungi 081249412121.

Beberapa saat yang lalu, kami bersama-sama rekan dari http://cvinspireconsulting.com/ dan atas informasi dari seorang rekan dari team  http://www.demung.tk/ hadir di sebuah Koperasi Kelompok Tani Rumput Laut Besuki. 



dari kanan : Bapak Baharudin (sekretaris Koperasi) Ibu Diah Niwan (Produsen Produk Olahan),
Ticka (reporter Beauty of Situbondo) dan Irwan (cameramen Beauty of Situbondo)
wawancara di Kantor Koperasi Petani Rumput Laut di Besuki
Kemasan Krupuk berbahan dasar Rumput Laut Cottony Produksi Petani Besuk
i
 Permen Rumput Laut, semacam dodol legit yang terbuat dari Rumput Laut Cottony

Soal Permodalan dan Pengembangan Rumput Laut di Indonesia, Pemerintah melalui Bank Indonesia memandang adanya peluang besar sebagai sumber Devisa, klik disini.
Share this case:

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Radio Streaming Herdinbisnisdotcom


Get the Flash Player to see this player.


MENYIMAK di WINAM