.

.

Jumat, 30 Desember 2011

Written on

BANGSA-BANGSA DOMBA

1. Domba Priangan atau Domba Garut.

Domba ini merupakan hasil persilangan antara domba asli Indonesia, domba merino dari Asia Kecil dan domba ekor gemuk dari Afrika Selatan. Domba ini menetap di Jawa Barat, yaitu di Kabupaten Garut dan sekitarnya, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan domba Garut. Domba jenis ini termasuk domba tipe besar. Karakteristik Domba Garut adalah sebagai berikut :



  • Badan agak besar; domba jantan dewasa mempunyai bobot 60 kg – 80 kg, sedangkan yang betina mempunyai bobot 30 – 40 kg.
  • Domba jantan memilki tanduk yang cukup besar, melengkung ke arah belakang dan ujungnya mengarah kedepan, sehingga berbentuk seperti spiral, pangkal tanduk kanan dan kiri hampir bersatu.
  • Domba betina tidak bertanduk.
  • Ekornya pendek dan pangkalnya agak besar (gemuk).
  • Lehernya kuat, cocok untuk domba aduan.
  • Bentuk telinganya ada yang panjang, pendek, dan sedang terletak di belakang pangkal tanduk.
  • Bulunya lebih panjang dan halus jika dibandingkan dengan domba asli, berwarna putih, hitam, coklat atau kombinasi dari ketiga warna tersebut.
Domba ini baik untuk penghasil daging.



2. Domba Asli Indonesia.

Domba ini dikenal oleh masyarakat sebagai domba kampung atau lokal. Domba jenis ini kurang produktif jika diusahakan secara komersial, karena karkas (daging) yang dihasilkannya sangat rendah. Demikian pula bulunya kurang baik mutunya. Jenis domba ini banyak diusahakan oleh masyarakat di pedesaan sebagai sampingan saja. Adapun karakteristiknya sebagai berikut :





a. Ukuran badan kecil.
b. Pertumbuhan lambat.
c. Bobot badan domba jantan 30 kg – 40 kg dan domba betina 15 kg – 20 kg.
d. Warna bulu dan tanda-tandanya sangat beragam. Bulunya kasar dan agak panjang.
e. Daun telinga kecil dan pendek.
f. Domba betina tidak bertanduk, sedangkan domba jantan bertanduk.
g. Ekornya kecil dan pendek.


3. Domba Ekor Gemuk.

Domba ini banyak terdapat di Indonesia bagian timur seperti Madura, Sulawesi dan Lombok. Jenis domba ini dapat diambil daging dan bulunya. Ciri khas dari domba ini adalah bentuk ekor yang panjang, lebar, tebal besar dan semakin ke ujung makin kecil. Ekor ini digunakan sebgai tempat menimbun lemak (cadangan energi). Pada saat banyak pakan, ekor domba ini penuh dengan lemak sehingga terlihat membesar. Namun bila pakan kurang, ekor mengecil karen cadangan energinya dibongkar untuk mensuplai energi yang diperlukan tubuh. Adapun ciri lain yang dimilki domba ekior gemuk ini adalah sebagai berikut:





a. Ukuran badannya lebih besar daripada jenis domba lokal
b. Domba jantan memilki tanduk kecil sedangkan pada domba betina tidak bertanduk
c. Bobot badan domba jantan 50 kg – 70 kg dan domba betina 30 kg – 40 kg
d. Daun telingannya kecil dan pendek
e. Bulunya agak tebal dan lebih halus daripada domba asli.


4. Domba Merino.

Domba merino berasal dari daerah Asia Kecil, domba ini berkembang baik di spanyol, inggris dan Australia. Domba ini merupakan penghasil wool dan pedaging dengan panjang bulu mencapai 10 cm. Pada saat bulu mencapai 10 cm, produksi wol dapat mencapai 10 kg wol/ekor. Ciri-ciri lain dari domba ini sebagai berikut :


  • Domba jantan mempunyai tanduk berukuran cukup besar dan membelit, sedangkan domba betina tidak bertanduk.
  • Ukuran badan sedang.
  • Bulunya menutupi seluruh badan sampai mukanya.
  • Berat badan domba betina 45 kg – 57 kg, dan berat badan domba jantan 64 kg – 79kg.


5. Domba Suffolk.



Domba ini berasal dari Inggris, domba ini merupakan penghasil daging yang baik kareana mempunya bobot badan yang tinggi. Bobot badan domba suffolk dapat mencapai 135 kg – 200 kg dan domba betina 100 kg – 150 kg, tetapi di Indonesia beratnya hanya 60 kg – 80 kg. Domba ini unggul karena persentase daging yang tinggi yaitu 55 – 65 % dari bobot badan.


6. Domba Dorset.






Domba dorset berasal dari Inggris, merupakan domba tipe pedaging yang bagus dan tipe penghasil wol yang sedang. Di negara asalnya, bobot domba jantan 100 kg – 125 kg dan domba betina 70 kg – 90 kg. Persentase dagingnya 50 – 65 % dari berat badan hidup. Secara umum domba Dorset jantan dan betina mempunyai tanduk yang melingkar.


7. Domba Barbados Blackbelly

Domba ini merupakan penghasil daging yang berasal dari pulau barbados (Caribbean sea). Adapun ciri-cirinya sebagai berikut :




a. Warna bulu cokelat dengan kombinasi warna hitam pada daerah perut.
b. Ukuran badan sedang.
c. Berat badan hampir sama dengan domba merino.
d. Mempunyai kemampuan beranak sedang.


source : epetani dot net dan google-picture

Share this case:

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Klik saja !!

klik saja

Klik saja !!

Klik saja !!