.

.

Senin, 30 Januari 2012

Written on

Informasi tentang Polusi Cahaya


Polusi Cahaya disekitar  
Observatorium BosschaIstilah polusi cahaya merujuk pada suatu keadaan cahaya yang berlebih, baik dari sumber-sumber alamiah maupun dari sumber-sumber buatan, yang menimbulkan rasa ketidaknyamanan. 
Dalam kondisi normal, polusi cahaya banyak ditimbulkan oleh sumber-sumber cahaya buatan, misalnya dari lampu penerangan jalan, lampu-lampu reklame, lampu dekorasi, lampu taman, lampu dari stadion olahraga, lampu penerangan luar, dan lain-lain, yang umumnya akibat penggunaan sistem penerangan yang tidak tepat.

Pencahayaan yang tidak tepat umumnya menyebabkan terhamburnya cahaya ke atas (ke arah langit) secara percuma, sehingga cahaya terbuang secara sia-sia. Karena itu, terjadinya polusi cahaya biasanya merupakan indikator dari pemborosan energi.
Dewasa ini, kita sedang mengalami krisis listrik, namun kita masih saja menghamburkan listrik melalui lampu penerangan yang tidak tepat.
Polusi cahaya tidak hanya menyebabkan "hilang"nya bintang-bintang di langit malam, tetapi telah diketahui bahwa polusi cahaya juga mempunyai dampak ekologis, misalnya mengganggu sistem reproduksi hewan, mengganggu navigasi burung-burung, dan lain-lain.




Jenis - Jenis Polusi Cahaya



  • Light TresPass  
    • Cahaya yang dari lampu tetangga dan mengenai atau menerangi rumah kita.




  • Over Illumination 
    • Bangunan atau sesuatu properti yang diterangi terlalu berlebihan




  • Glare
    • Kilauan cahaya akibat sumber cahaya tidak tepat sasaran.


Pada gambar disamping ada tiang dengan rambu-rambu bertuliskan "STOP". Karena cahaya dari latar belakang mengarah tidak tepat sehingga pengamat menjadi silau dan rambu-rambu menjadi tidak terlihat.



  • Sky Glow
    • Langit tampak terang karena memendarkan cahaya yang diterimanya

Adapun dampak dari Polusi Cahaya :


Dampak pada Penelitian Astronomi



kiri, gambar jika tanpa polusi- kanan, gambar akibat polusi

Langit yang terkena polusi cahaya akan nampak terang sehingga bintang - bintang atau benda - benda langit lain yang seharusnya bisa terlihat menjadi tidak terlihat. Seperti pada foto rasi bintang orion disamping, yang menunjukkan perbedaan langit yang gelap di sebelah kiri dan langit yang terkena polusi cahaya disebelah kanan. Pada foto disebelah kiri, nampak bintang-bintang pada rasi orion sangat jelas sekali sedangkan pada foto sebelah kanan, kita akan sulit menentukan bintang - bintang mana yang menjadi penanda rasi orion.



Dampak Pada Hewan


Kita semua pasti pernah melihat berbagai jenis serangga yang menggerombol di sekitar lampu jalan. Ketika melihat mereka, kita mungkin hanya berfikir bahwa memang serangga tertarik dengan lampu, tapi pada kenyataannya, serangga lebih dari sekedar tertarik melainkan sebuah obsesi. Serangga yang terbang di sekitar lampu bersama dengan serangga lainnya lama kelamaan akan kelelahan, buta, atau bahkan mati terpanggang karena kepanasan. Sebuah studi di Amerika menemukan bahwa rata-rata setiap lampu jalan di malam hari bisa membunuh sekitar 150 serangga. Jika satu tahun berarti sekitar 54.750 serangga dibunuh oleh sebuah lampu. Bayangkan seandainya ada 50 buah lampu dalam satu kompleks, berarti ada 2.737.500 ekor serangga yang terbunuh dalam satu tahun. Bagaimana pula jika kita hitung juga lampu di seluruh kota, seluruh negara, dan sampai seluruh dunia, pasti akan ratusan juta serangga yang mati. Kita mungkin berpikir semakin bagus semakin banyak serangga yang mati sehingga semakin sedikit yang mengganggu kita, tapi bagi penghuni bumi yang lain seperti burung, kelelawar, reptil dan katak mungkin akan berpikiran lain.
Burung gereja dan burung-burung lain mencari serangga untuk makanan mereka. Jika ratusan juta serangga mati dalam setahun, tentu perburuan makanan akan semakin sulit bagi mereka. Kelelawar, cicak, dan katak juga memburu serangga. Tentu keadaannya akan semakin sulit bagi mereka pada masa yang akan datang. Selain itu, burung-burung tertentu juga melakukan migrasi tahunan ke tempat yang lebih hangat dan kembali ke tempat semula. Burung menggunakan medan magnet bumi sebagai kompas untuk navigasi dan rasi-rasi bintang dan cahaya bulan sebagai petanya. Biasanya mereka melakukan perjalanan sangat jauh antar benua dan berjarak ratusan kilometer menggunakan cahaya bintang dan bulan sebagai pemandu jalan mereka. Pada saat sekarang ini, cahaya benda-benda langit semakin kalah dan redup dengan semakin terangnya cahaya buatan dari perkotaan.




Dampak pada Manusia

Terangnya cahaya malam membuat siklus hormon dalam manusia menjadi sedikit berubah, dan perubahan ini memberi kontribusi yang sangat besar terhadap kesehatan dan psikologi manusia. Menurut penelitian di Eropa menunjukkan bahwa ada kaitan antara wanita yang berada di lingkungan berpolusi cahaya dengan kangker payudara. Selain itu masih banyak hal - hal lain yang masih diteliti dampaknya.





source : Boscha Observatoryhttp://bit.ly/zgdBTn )
Share this case:

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Klik saja !!

klik saja

Klik saja !!

Klik saja !!