.

.

Senin, 16 Januari 2012

Written on

Tips dan Trik Resume SINGKAT Mengatasi Organisme Pengganggu

Dalam suatu kesempatan, saya memperoleh catatan-catatan kecil yang berisi resep-resep Pembuatan Formula Pengelolaan Hama, Penyakit dan Gulma yang biasa disebut OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Sebuah Buku Kecil yang diterbitkan oleh bagian ESDM Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Berikut kami kutipkan beberapa Tips dan Trik Mengatasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara Organik, sehingga biaya pengelolaan pertanian kita bisa lebih murah dan produk pertanian kita bisa lebih ramah terhadap konsumen. Jadi, ini merupakan cara supaya kita bisa mengatasi problem biaya produksi bidang pertanian.


Pengelolaan hama, penyakit dan gulma biasa disebut OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Tentang istilah yang dipakai "pemberantasan" kemudian "pengendalian", kini bagi petani organik/alami lestari lebih banyak dipakai istilah pengelolaan. Kata ini mengandung pengertian bahwa hama dalam skala tertentu masih "menguntungkan" jadi tidak arif kalau dimusnahkan. Menguntungkan karena musuh alami (pemangsa OPT), akan tetap hidup. Ini berarti secara keseimbangan ekosistem akan tetap mantab/stabil. Ini semua berarti bahwa pengelolaan hni aan menghindari cara-cara seperti pemberian bahan kimiawi sintesis (pestisida kimia), atau cara lainnya yang sangat mendukung pemusnahan OPT. Pengelolaan OPT sebenarnya diawali sejak pengolahan lahan, bahkan sejak penentuan lahan pertama telah memperhitungkan atau mengarah pada pengelolaan OPT. Jadi, pengelolaan OPT dilakukan sedini mungkin dan bersifat terpadu. Secara umum pengelolaan OPT meliputi cara-cara sebagai berikut :

  1. Cara Kultur Teknis : 
    1. Penggunaan Benih Unggul Lokal, 
    2. Pengolahan Lahan Seminimal Mungkin, 
    3. Pola Tanam Tumpang Sari/Gilir, 
    4. Jarak Tanam yang Tepat, 
    5. Menanam Tanaman Penolak/Penarik, 
    6. Pemberian Gulma Tertentu, 
    7. Pupuk Alami Organik.
  2. Cara Mekanis : 
    1. Gropyokan : 
    2. Tikus, 
    3. Memijat : Ulat, belalang, 
    4. Menjaring : Burung
  3. Cara Biologis/Predator : 
    1. Membiarkan Musuh Alami, 
    2. Spora Jamur (beauvaria basiana), 
    3. Mengambil Ulat Terinfeksi dan dikembangkan : NVP, 
    4. Agensia Hayati.
  4. Cara Fisis : 
    1. Dengan bantuan sinar (lampu matahari). 
    2. Lampu biru tidak disukai kutu gudang. 
    3. Lampu petromak dengan air menangkap kepik dan wereng. 
    4. Panci warna kuning berisi air akan disukai serangga, sehingga serangga terperangkap, 
    5. Botol aqua diisi bau-bau harum dengan air, lalat buah terperangkap, 
    6. Bau Menyengat (bangkai, terasi dan kotoran hewan) disukai walang sangit, 
    7. Pengusiran, ketupat diisi kapur barus akan mengusir lalat buah.
  5. Cara Kimiawi : Ini yang sering dilakukan para petani yakni dengan menggunakan pestisida, insektisida, fungisida bahkan herbisida. Kimia sintesis dalam lingkup pertanian organik hal ini dihindari. Sebagai gantinya dipakai ramuan-ramuan bahan-bahan alami, seperti : dedaunan, akar, kulit kayu, biji, buah dan ubi-ubian dengan rasa dan bau yang khas yang disebut pestisida nabati atau alami.
Dalam pertanian organik (alami atau lestari) untuk menjaga kesehatan tanaman ada 2 (dua) cara dalam mengusahakan, yaitu : usaha prefentif dan usaha kuratif.

  • Usaha prefentif, yaitu usaha yang dimulai sebelum tanam, seperti : pengolahan tanah, bibit, pupuk tanam tumpang sari/gilir dan jarak tanam, dll. 
  • Usaha kuratif yaitu usaha yang dilakukan setelah OPT menyerang tanaman seperti : Umpan untuk tikus, Menjaring untuk burung, Menggunakan pestisida alami untuk serangga hama.
Pestisida alami juga dapat disemprotkan ketanaman sebelum ada serangan, karena pestisida alami tidak ada efek samping dan murah. Dengan istilah lain sedia payung sebelum hujan atau lebih baik menjaga daripada sudah ada serangan hama/penyakit.

sumber : handbook ESDM BKP3 Situbondo, 2011


Share this case:

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Donasi

Radio Streaming Herdinbisnisdotcom


Get the Flash Player to see this player.


MENYIMAK di WINAM