herdinbisnis.com: Wamentan: Alih Fungsi Lahan Pertanian Tuntutan Pembangunan

.

.

Senin, 16 Juli 2012

Written on

Wamentan: Alih Fungsi Lahan Pertanian Tuntutan Pembangunan


Karawang (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan menilai maraknya alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian di sejumlah daerah merupakan bagian dari tuntutan pembangunan infrastruktur yang perlu dipikirkan bersama pemecahannya. 

Hal itu disampaikan di sela kegiatan Teknologi dan Diseminasi Hasil Penelitian Indonesian Managing Higher Education Relevance and Eficiency (I-MHERE) B.2c Institut Pertanian Bogor serta panen padi organik di Cibungur indah, Desa Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin. 
"Alih fungsi lahan, pertanian kita melihatnya sebagai bagian dari tuntutan pembangunan infrastruktur, bisa itu jalan raya, jembatan, rel kereta api dan gedung-gedung," katanya. 


Dikatakan, permasalahan alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian itu di setiap daerah di Indonesia sulit dihindari, karena hal tersebut merupakan bagian dari tuntutan pembangunan. 
Menurut dia, permasalahan alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian tersebut perlu dicari solusinya secara bersama. Karena permasalahan itu sangat membutuhkan "win win solution". 

Sehingga ke depannya, pengembangan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah tidak akan mengganggu keberadaan lahan pertanian. 
Dalam ketentuannya, yakni Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, alih fungsi lahan pertanian untuk kepentingan pembangunan infrastruktur pada dasarnya dibolehkan, asalkan dilakukan penggantian lahan pertanian. 
Ia berharap masing-masing daerah memperkuat keberadaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tersebut dengan peraturan daerah (Perda). Sehingga keberadaan areal pertanian bisa benar-benar terlindungi.(rr
source : yahoo
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!