herdinbisnis.com: Ingin Tahu, Kebutuhan Nutrisi untuk Tumbuh Maksimal dari satu Bibit Tanaman Padi hingga Panen ?

.

.

Selasa, 18 Juni 2013

Written on

Ingin Tahu, Kebutuhan Nutrisi untuk Tumbuh Maksimal dari satu Bibit Tanaman Padi hingga Panen ?

Anda mungkin bisa memperhatikan bagaimana tanaman tumbuh, memanjangkan tubuhnya, membentuk dan melebarkan daun dan malainya, memperbanyak anakan dan meningkatkan daya tumbuhnya, bahkan bagaimana malai terbentuk dan memperbanyak bulir padinya. Anda mungkin belum memperhatikan seberapa banyak pupuk yang dibutuhkan serumpun padi yang tumbuh dari satu batang bibit padi ? Mungkin Anda tidak memperhatikan berapa banyak bulir padi yang dihasilkan dari serumpun padi yang tumbuh dari satu batang bibit padi ?. Anda tentunya mengerti, seberapa manfaat pupuk dan seberapa pupuk itu bisa meningkatkan hasil tanaman padi Anda ?. Anda tentu mengerti, jika hasil panen berlimpah- kesejahteraan Anda akan meningkat pula. Penghasilan dari bertanam padi akan bisa lebih dinikmati jika kita menggunakan pupuk tidak terlalu banyak tapi hasilnya akan berlimpah. Tetapi bagaimana mungkin ?. Pertanyaannya biasanya akan merupakan sebuah dilema, Bagaimana mungkin kita menggunakan pupuk yang tidak terlalu banyak tetapi hasil bisa berlimpah ?. Ya, JANGAN BERSPEKULASI. Itu saja jawabannya.

Nah, dalam tulisan ini akan saya coba ungkap keberadaan Tanaman Padi yang tumbuh dan berkembang hingga menghasilkan produksi maksimal. Perhatikan baik-baik apa yang akan saya sampaikan, silahkan klik link-link yang akan saya tautkan. Pelajari keberadaan lingkungan pertanaman Anda, lingkungan budidaya seperti air, tanah, iklim dan potensi sarana dan prasarana yang ada. Anda tinggal memanfaatkan apa-apa yang akan saya sampaikan ini. Insya Allah berhasil.

Spekulasi itu tidak baik, apalagi bertindak tidak terukur. Yang baik dan benar adalah memperhitungkan matang-matang seberapa banyak kebutuhan nutrisi tanaman padi untuk tumbuh dan menghasilkan hasil maksimal selama hidupnya, dari sejak dia berakar hingga dia menghasilkan bulir-bulir padinya.


CARA BIJAK BERBUDIDAYA PADI

Saya coba kutipkan dari Bapak Profesor Suyanto, seorang ahli tanaman. Berikut resume catatan yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. 

1. MENGETAHUI SEBERAPA BESAR KEBUTUHAN TANAMAN PADI 

Untuk berbudidaya padi, kita harus menentukan dulu berapa target hasil realistis yang ingin kita hasilkan. Hal ini akan menentukan berapa jumlah unusr hara yang diasup oleh tanaman.
Perlu Anda ketahui, untuk menghasilkan 1 ton hasil panen- tanaman padi membutuhkan :
  • 17 kg unsur Nitrogen
  • 3   kg unsur Phosphat
  • 17 kg Kalium

Itu patokannya. Selama satu musim, berapa pupuk yang Anda butuhkan untuk menghasilkan target hasil produksi Anda ?. Tentu Anda hanya tinggal mengalikan saja. 

Misalnya, Anda mau memperoleh hasil panen 10 ton, maka rumusnya tinggal dikalikan 10 saja.

  • Kebutuhan Nitrogen     : 17 kg x 10 = 170 kg
  • Kebutuhan Phosphat    :   3 kg x 10 = 30 kg
  • Kebutuhan Kalium        : 17 kg x 10 = 170 kg

Nah, mudah bukan ?.

Oke, sekarang silahkan coba menghitung, berapa banyak pupuk yang Anda akan belanjakan berdasarkan rumus ini. Catat dan simpan. TUNGGU DULU, jangan terburu-buru berbelanja Pupuk. Rumus hasil perhitungan tadi masih bisa dihemat. Percayalah, silahkan terlebih dahulu membaca dan memperhatikan  uraian berikutnya.

2. TINGKAT KESUBURAN TANAH 

Untuk menghasilkan panen yang baik, salah satu yang seringkali kita abaikan dan kita tidak pernah memperhatikan adalah tingkat kesuburan tanah untuk menghasilkan tanaman padi.


Untuk hal ini, kita seharusnya mensyukuri keberadaan hara organik yang ada dalam tanah kita. Kebutuhan hara tanaman dari keberadaan hara organik ini lebih mudahnya adalah dengan melaksanakan satu cara jitu dan cerdas. Yaitu, Menambahkan setidaknya 2ton per hektar pupuk organik kedalam lahan. Jumlah penambahan pupuk organik ini boleh sampai 25 ton/hektar setiap awal musim tanam. 
Penambahan pupuk organik ini dilakukan mengikuti tips berikut ini :
  1. Kembalikan seluruh hasil panen kedalam lahan. Selesai Panen Padi/Jagung/tanaman lain, seresah hasil budidaya jangan dibuang, misalnya jerami- jangan dibuang. Kembalikan ke lahan. 
  2. Pemotongan tanaman padi waktu panen jangan terlalu rendah- ambil saja sedikit di pucuk, ya prinsipnya - asal bulir terkumpul aja gitu.
  3. Tambahkan pupuk organik,  pupuk organik kemasan sudah banyak tersedia di TOKO-TOKO PERTANIAN terdekat di kediaman Anda. Jika Anda memiliki bahan-bahan yang bisa mencukupi kebutuhan tanaman Anda, misalnya KOTORAN TERNAK SAPI + KAMBING yang berlimpah, daun-daunan dan sisa bubuk gergajian kayu yang bejibun, atau bahkan daun-daunan dan batang tanaman hasil panen jagung, tembakau dan sebagainya yang berlimpah. Anda hanya tinggal mengumpulkan semuanya itu dalam sebuah tempat dan menambahkan DEKOMPOSER untuk menghasilkan pupuk Organik di lahan Anda.
  4. Pastikan bahan-bahan tersebut sudah terjadi proses dekomposisi sempurna, untuk mengatasi hal tersebut - ada baiknya Anda menyemprotkan PREBIOTIK YANG BISA BEKERJA EFEKTIF BERSAMA PUPUK ORGANIK ANDA, misalnya TRICHODHERMA. SIlahkan Anda campurkan Kemasan Trichodherma dan beberapa botol DEKOMPOSER kedalam pupuk Organik saat proses penggarapan lahan. Bisa disiramkan, jika berbentuk bubuk dan padatan bisa dicampur sempurna dengan PUPUK ORGANIK yang akan ditabur saat pengolahan lahan tahap akhir.

Nah, Kesuburan Tanah Anda sudah teratasi. Kandungan Nutrisi Tanaman dalam Bahan Organik telah mengurangi kebutuhan belanja Pupuk Anda.

Sekarang saatnya Anda mengikuti Cara Paling Direkomendasikan, yaitu Menanam Bibit Padi Anda dengan Menggunakan bibit padi muda, 1 lubang 1 tanaman. Umur padi dalam uritan sebaiknya sejak sekarang dipersingkat. Ikuti saja tips ini. Profesor Suyanto sudah membuktikan. 


Wajib Menggunakan Bibit Muda. Kenapa Bibit Muda ?.

Mari kita mulai dari sekarang, Umur bibit kita mulai perlahan-lahan dipersingkat- Sampaikan pada Group-group Tanam Tanaman Padi Anda tehnik Terbaik ini. Yang biasanya berumur 1 bulanan, dikurangi umur 25 hari sejak tebar benih di pembibitan. Yang biasanya Umur 25 hari dikurangi  jadi 20 harian. Yang biasanya umur 20 harian dikurangi jadi 15 harian. Silahkan pelajari tehnik menanam bibit yang baru berkecambah. Jarak tanam juga mulai dari 20 x 20 menjadi Jejer Legowo, atau Jarak Tanam Lebar. Jadi kita bisa lebih hemat dalam menggunakan benih. Hasil lebih maksimal, Silahkan coba praktekkan. Ini juga sudah dibuktikan oleh Profesor Suyanto lho.

Nah, kita harusnya perhatikan dengan seksama. Setiap kemasan benih, akan ada informasi tentang UMUR VARIETAS. Umur varietas itu artinya dihitung sejak tanaman keluar akar. Nah, perhatikan prinsip ini.

JIKA TANAMAN DITANAM SEJAK KELUAR AKAR, 
TANAMAN AKAN LEBIH LAMA DI LAHAN. 
TANAMAN YANG LEBIH LAMA DI LAHAN, 
AKAN MEMILIKI BANYAK WAKTU UNTUK TUMBUH DAN MENGHASILKAN.

Percayalah, prinsip inilah yang menjadi kunci sukses beberapa rekan kita dalam menghasilkan produksi padi yang berlimpah.


Oya, satu lagi - berapa kebutuhan pupuk yang bijak dan kita bisa perlakukan buat pertanaman kita ?, 

3. DAPATKAN ANGKA PASTI, UKURAN PALING TEPAT - BERAPA TINGKAT KEBUTUHAN HARA TANAMAN TANPA DIPUPUK.


Dari uraian saya pada point 1 tadi, kita sudah mengetahui kebutuhan hara tanaman untuk menghasilkan hasil 1 ton hasil. Dari point ke-2 kita sudah mengurangi total kebutuhan pupuk target hasil produksi kita itu- karena ada asupan Bahan Organik dalam Lahan yang kita suplai PUPUK ORGANIK.

Maka, untuk menghitung pasti kebutuhan asupan nutrisi tanaman areal pertanaman kita- kita nanti tinggal membagi dengan patokan yang saya uraikan dalam point pertama tadi. 


Berikut ini adalah cara membuktikannya. Yakni dengan mencoba menanam padi dengan tanpa penambahan pupuk. Ini disebut PETAK KONTROL. Petak Kontrol ini bisa dicobakan dari 25 hektar cukup 1 petak kecil saja sebagai Kontrol.
  1. Gunakan ukuran lahan yang sempit saja. 
  2. Perhatikan ketinggian lahan. Pilih lahan yang tertinggi, yang tidak terairi oleh bekas pengairan lahan yang dipupuk. 
  3. atau Ingat-ingat, berapa hasil panen tanaman padi yang dulu pernah Anda peroleh saat areal tidak diberi pupuk sama sekali. 

Dari beberapa point tersebut diatas, maka kita akan dengan mudah menghitung berapa kebutuhan Nutrisi bagi tanaman Padi untuk Tumbuh Maksimal sesuai keinginan kita.

Silahkan dicoba, dan manfaatkanlah PHSL (Kalkulator Pemupukan) untuk mempermudah ktia menghitung kebutuhan Nutrisi untuk hasil berlimpah. Berikut cuplikan video tutorial pemanfaatan Kalkulator Pemupukan dengan Prinsip PHSL (Pemupukan Hara Spesifik Lokasi),





Sesungguhnya Allah Swt itu Maha Memberi Kadar dan Ukuran pada makhluknya, jika kita membaca kenyataan ini, kita akan dengan mudah pula memperoleh Rahmat berupa Jumlah Panen yang Berlimpah. Semoga berkah. Amin.




Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!