herdinbisnis.com: TIPS PERLAKUAN TERHADAP PADI : PERAN PENTINGNYA PENYIANGAN SEMBARI PENGAMATAN TANAMAN

.

.

Rabu, 18 Desember 2013

Written on

TIPS PERLAKUAN TERHADAP PADI : PERAN PENTINGNYA PENYIANGAN SEMBARI PENGAMATAN TANAMAN

Musim hujan, dengan intensitas yang cukup semacam sekarang hampir sebagian tanah tegal, tanah-tanah tanpa pengairan, tanah-tanah tadah hujan - begitu sebagian orang menyebutkan akan banyak ditanami oleh Padi. Dan tentu saja pada tanah-tanah sawah kita. Sebagaimana tips yang saya pernah saya coba sampaikan kembali dari hasil diskusi dan pemaparan dalam sebuah forum belajar bersama- klik disini untuk menyimaknya, belum disampaikan bahwa Pengamatan Organisme Pengganggu Tanaman biasanya dilakukan bersamaan dengan kegiatan Matun, Arao, Penyiangan atau Pengendalian Gulma. Betapa pentingnya pengamatan sekaligus Penyiangan itu dalam Berbudidaya Padi, betapa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat disarankan dalam Berbudidaya Padi kita. Jangan lupakan kegiatan ini untuk Usaha Penyediaan Pangan bagi kita semua.

Peran pentingnya Pengamatan itu terutama untuk mengetahui lebih dini sekaligus pengendalian yang efektif terhadap Gulma, Organisme Pengganggu Tanaman lainnya semisal wereng hijau dan wereng batang coklat. Karena hama-hama semacam ini masih bisa dikendalikan pada umur kurang dari 20 harian, lepas dari itu - pengendalian yang kita lakukan seperti halnya menantikan arus besar kegagalan panen. Fase pertumbuhan hewan-hewan kecil ini sangat cepat dan berbahaya. 

Ya, lakukanlah pengamatan sejak dini terhadap hama Wereng. Kita ketahui bersama serangan wereng hijau membahayakan, hama ini bisa membawa virus tungro bagi pertanaman kita. Sedangkan hama wereng batang coklat, hama ini bisa menghisap habis tanaman padi kita hingga tak tersisa.

Penyiangan dapat dilakukan dengan manual, silahkan melakukan Cabut - Injak/Penyiangan pada rumput dan gulma lainnya. Jika Pertanaman Padi kita sudah lebih tinggi dari Rumput dan Gulma, kita sudah bisa bernafas lega-tetapi pengamatan dan penyiangan tetap harus terus dilaksanakan sampai tanaman sudah siap panen.

Pada pertengahan bulan Desember 2013 ini kelembaban cukup tinggi, akibat hujan yang mulai lebat. Aktifitas Evapotranspirasi daun akan mengalami perubahan mendasar dalam  keadaan seperti ini, dan bisa kita manfaatkan sampai pada satu periode tanam. Penyerapan unsur-unsur langit oleh daun juga cukup tinggi, ini peluang bagi kita untuk menempatkan unsur-unsur pendukung tumbuh lainnya pada tanaman, yakni penyemprotan pengendali Organisme Pengganggu Tanaman yang dicampur dengan pupuk organik cair. Waktu paling tepat adalah ketika panas mentari sudah menguapkan sisa-sisa air hujan atau embun- pada siang hari, diatas jam 10.00.



Tingkat kelembaban udara yang tinggi di seputaran wilayah kita dan  beberapa wilayah lainnya, bisa mencapai angka 80-95%, maka tips-tips berikut bisa Anda pahami dan bisa dilaksanakan. 
Anda sebaiknya berhati-hati  : 



  1. Yang mempunyai tanaman budidaya tanaman hortikultura dan pangan karena populasi cendawan / jamur merugikan akan meningkat ; terutama pada tanaman hortikultura semisal Cabe;
  2. Untuk yang mau tanam- dimohon bijak dalam pengaturan airnya ;
  3. Perendaman/penggenangan harian tanaman muda pada padi bisa mengatasi menyebarnya.
  4. Untuk mengantisipasi serangan wereng - sebaiknya tanaman padi sering-sering diawasi, sembari melakukan penyiangan. 
  5. Kegiatan penyiangan dilakukan sampai gulma tidak jauh lebih tinggi dari Tanaman Padi kita. 
  6. Jika ditemukan populasi Wereng Hijau atau Wereng Batang Coklat sedikit saja, Anda bisa melakukan penyemprotan.
  7. Perlakuan yang paling mutakhir dan lagi mode sekarang adalah dengan pemanfaatan trichodherma, beauvaria bassiana, pestina (pestisida nabati) dari bahan urine/kencing sapi/ruminansia lain (kambing, kelinci, dsb). 
  8. Anda dapat menyemprotkan formula yang menggunakan  bahan-bahan dari tumbuh-tumbuhan lain yang berefek racun atau mengendalikan hama lain yang sudah difermentasi, 
  9. Atau Anda dapat pula  menggunakan racun sistemik - ; Anda dapat mengkonsultasikan penggunaan RACUN pada pertanaman Anda kepada POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman) bisa dihubungi di Kantor-kantor Kecamatan atau bertanya pada Kontak-kontak Tani di sekitar kediaman Anda. Bisa pula berkonsultasi pada Penyuluh Pertanian di Balai-balai Penyuluhan Pertanian terdekat atau kantor kantor Kecamatan di sekitar kediaman Anda. 
  10. Waktu Penyemprotan yang baik jam 10 pagi, atau ketika embun sudah menguap. Prinsipnya adalah ketika terik mentari telah mengurangi jumlah air yang melekat pada daun.
  11. Waktu pengendalian Gulma dan OPT lain yang tepat, bisa dilakukan sampai dengan  likuran (up 20) hst (hari setelah tanam) pada tanaman padi.
Demikian, selamat mencoba dan semoga sukses berbudidaya
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!