herdinbisnis.com: Informasi Lazimnya Organisme Pengganggu Tanaman Pisang

.

.

Sabtu, 04 Januari 2014

Written on

Informasi Lazimnya Organisme Pengganggu Tanaman Pisang

Lazimnya Organisme Pengganggu Tanaman pada tanaman pisang diantaranya kami uraikan dalam paparan berikut ini.


Hama, Hama adalah Hewan yang mengganggu tumbuh kembang Tanaman Pisang.

Ulat daun (Erienota thrax.)

Bagian yang diserang adalah daun. Gejala: daun menggulung seperti selubun g dan sobek hingga tulang daun. Pengendalian: dengan menggunakan insektisida yang cocok belum ada, dapat dicoba dengan insektisida Malathion.

Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)

Bagian yang diserang adalah kelopak daun, batang. Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan bibit yang telah disucihamakan.

Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis).
Bagian yang diserang adalah akar.
Gejala: tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak.
Pengendalian: gunakan bibit yang telah disucihamakan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.
 Ulat bunga dan buah (Nacoleila octasema.)
Bagian yang diserang adalah bunga dan buah.
Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.
Pengendalian: dengan menggunakan insektisida.
Penyakit Tanaman Pisang, adalah Jenis-jenis Tumbuhan, seperti jenis-jenis Jamur, Bakteri dan Tumbuhan Berjasad Renik lainnya.

Penyakit darah
Penyebab: Xanthomonas celebensis (bakteri). Bagian yang diserang adalah jaringan tanaman bagian dalam. Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah. Pengendalian: dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
Panama
Penyebab: jamur Fusarium oxysporum.
Bagian yang diserang adalah daun.
Gejala: daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu daun di bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam.
Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
Bintik daun
Penyebab: jamur Cercospora musae.
Bagian yang diserang adalah daun dengan gejala bintik sawo matang yang makin meluas.
Pengendalian: dengan menggunakan fungisida yang mengandung Copper oksida atau Bubur Bordeaux (BB).

 Layu
Penyebab: bakteri Bacillus .
Bagian yang diserang adalah akar.
Gejala: tanaman layu dan mati.
Pengendalian: membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
Daun pucuk
Penyebab: virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa.
Bagian yang diserang adalah daun pucuk.
Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok.
Pengendalian: cara membongkar dan membakar tanaman yang sakit.

Gulma, umumnya dikenal sebagai tanaman pesaing dalam memperebutkan unsur hara tanah, air dan termasuk cahaya matahari.

Tidak lama setelah tanam dan setelah kanopi dewasa terbentuk, gulma akan menjadi persoalan yang harus segera diatasi.

Penanggulangan dilakukan dengan:
  • Penggunaan herbisida seperti Paraquat, Gesapax 80 Wp, Roundup dan dalapon.
  • Menanam tanaman penutup tanah yang dapat menahan erosi, tahan naungan, tidak mudah diserang hama-penyakit, tidak memanjat batang pisang. Misalnya Geophila repens.
  • Menutup tanah dengan plastik polietilen.
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!