herdinbisnis.com: Mengenal Aneka Jenis Labu

.

.

Sabtu, 29 Maret 2014

Written on

Mengenal Aneka Jenis Labu


Di antara 40 jenis labu, mari berkenalan dengan enam di antaranya yang paling populer dan berserat banyak:

Labu Kuning

Nama lainnya labu parang atau pumpkin dan paling sering digunakan dalam masakan. Sebut saja kolak, sup, cake, kue talam, dan kue lumpur. Teksturnya yang lembut dengan rasa sedikit manis sangat cocok dipadupadankan dengan beragam bahan.


Dari sekian banyak jenis labu, labu kuning (Cucurbita moschata) paling sering digunakan dalam masakan. Beragam jenis hidangan bisa dibuat dari buah ini, mulai dari kolak, sup, cake, hingga kue-kue basah seperti talam dan kue lumpur. Teksturnya yang lembut dengan rasa sedikit manis cocok dipadu padan dengan beragam bahan. Labu kuning yang dikenal dengan sebutan labu parang ini kaya akan vitamin dan mineralnya cukup tinggi, meliputi: betakaroten, vitamin B1, vitamin C, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan natrium. Dari gizinya pun tidak mengecewakan, setiap 100 gr labu mengandung 34 kal, 1.1 protein, 0.3 lemak, 0.8 mineral, dan 45 mg kalsium.

Nutrisi yang dikandungnya menjadikan labu kuning berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh. Betakaroten yang dikandung labu kuning berperan mencegah serangan jantung. Sementara kandungan vitamin B1, C, dan seratnya berperan sebagai pencegah penyakit jantung dan stroke. Manfaat lain labu kuning adalah mengobati demam, migrain, diare, penyakit ginjal, gout, serta membantu menyembuhkan radang.


Labu Air

Teksturnya keras, warna kulit kehijauan, dan daging buah berwarna putih. Sebagian orang membuat manisan kering dari labu ini, tetapi labu air juga enak dibuat sebagai campuran saus tomat dan masakan, seperti gulai labu atau sayur labu. Labu jenis ini mengandung getah yang lebih banyak dibanding labu lain. Karena itu, kupaslah labu di bawah air mengalir.


Labu air (Lagenaria Siceraria) adalah varietas labu bertekstur keras, warna kulit kehijauan dan daging buah berwarna putih. Labu air mengandung kalsium, zat besi, dan vitamin C. Selain itu labu air kaya akan serat, mineral, dan kalsium. Labu air terkenal bersifat mendinginkan, karenanya baik sekali dimakan oleh penderita demam.



Butternut Squash

Rasa dan warnanya mirip dengan labu kuning, tetapi bentuknya oval dengan tekstur daging buah lebih lembut. Sangat cocok dijadikan aneka dessert, seperti puding, cake, atau kolak. Seperti labu kuning, Butternut Squash juga sangat kaya vitamin A, C, mineral, dan serat.








Courgette
Courgette (Cucurbita Pepo) sangat populer di dapur Eropa dan Timur Tengah. Beragam masakan lezat tercipta dari labu serupa mentimun ini. Labu yang masih muda sangat cocok digunakan dalam masakan. Labu ini sangat lezat jika diisi dengan daging, dibuat setup sayuran, campuran salad, ataupun ditumis dengan seafood.








Labu Mi

Bentuknya mirip dengan labu kuning, tetapi jika dipotong, akan tampak daging buahnya terurai seperti mi. Semakin tua labu, maka tekstur daging buahnya akan semakin padat menyerupai mi. Labu ini sangat enak dibuat aneka puding, kue, atau diolah menjadi sayuran, dipanggang dengan daging ataupun ditumis.




Kabucha

Labu ini dipercaya berasal dari Jepang. Di pasaran ada dua jenis yang hanya beda bentuk. Acorn Squash berbentuk oval dan Kabucha bulat. Dapat dimasak menjadi beragam masakan seperti soup, stew sayuran, atau hidangan penutup.


Labu Siam/Waluh Jipang/Chayote (Sechium Edule)

Bentuk labu siam (Sechium Edule) lebih kecil dari varietas lainnya. Sifatnya pun bergetah dengan permukaan berbiku-biku. Tumbuhan yang batangnya menjalar dan melilit ini merupakan tanaman asli dari Amerika Selatan. Daunnya berbentuk lekuk tangan, sedangkan buahnya berbentuk genta. Buahnya mengandung vitamin A, B, C, niasin, dan sedikit albuminoid. Terdiri dari 90 persen air, 7,5 persen karbohidrat, 1 persen protein, 0,6 persen serat, 0,2 persen abu, dan 0,1 persen lemak. Juga mengandung sekitar 20 mg kalsium, 25 mg fosfor, 100 mg kalium, 0,3 mg zat besi, 2 mg natrium, serta beberapa zat kimia yang berkhasiat obat. Daunnya mengandung saponin, flafonoid, dan polifenol. Labu ini cocok dijadikan olahan sayur, seperti campuran sayur asam, sambal goreng, sayur bersantan atau dikukus sebagai lalapan.
Itu sebabnya buah ini baik untuk menyembuhkan gangguan sariawan, panas dalam, serta menurunkan demam pada anak-anak karena mengandung banyak air. Selain itu, buah ini juga bersifat diuretik (peluruh air seni). Kandungan alkoloidnya bisa membuka pembuluh darah yang tersumbat.

Beligo/Kundur (Benincasa Hispida)


Orang jarang memanfaatkan beligo (Benincasa Hispida) sebagai bahan masakan. Beligo biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku manisan buah kering seperti sukade. Jika dicermati, beligo sangat netral rasanya, sehingga cocok untuk campuran sop bening atau setup sayuran.


Labu Hibrida

Dengan majunya teknologi pertanian, banyak diciptakan varietas baru pada buah dan sayuran. Termasuk labu, banyak jenis labu baru diperoleh dari hasil persilangan. Dari rasa, kenampakannya dan kandungan gizinya, labu hibrida tidak jauh beda, hanya saja bentuknya lebih besar, seragam dan warna yang menyimpang dari varietas aslinya.

Tips:


Pilih jenis labu yang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki tingkat kematangan yang cukup. Semakin tua, maka labu akan semakin "gempur" (padat) dan daging buah semakin lembut. Labu yang masih muda memiliki tekstur yang lembek dan mengandung banyak getah sehingga jika diolah menjadi masakan, hasilnya akan hancur seperti bubur dan tidak ada rasanya.

Potong labu menjadi beberapa juring agar mudah dikupasnya. Sebab, labu yang tua akan memiliki kulit yang sedikit keras. Kemudian dipotong-potong sesuai dengan kebutuhan dan dicuci sampai bersih dengan air mengalir.

Walau sudah dipotong, labu termasuk bahan makanan yang tahan lama. Baiknya, simpan labu dalam kulkas atau dapat juga disimpan di ruang terbuka dengan ditutupi plastik.
Labu kuning biasa banyak dicari orang pada Rhamadan. Digunakan untuk campuran kolak. Rasanya yang mirip ubi jalar, membuat labu kuning digemari banyak orang. Tapi tahukah Anda, bahwa labu kuning ternyata mempunyai manfaat kesehatan? Selain mencegah penuaan dini, labu kuning juga bermanfaat mencegah kanker.
Dalam labu kuning terkandung vitamin A, vitamin C dan Alpha hydrox-acid yang sangat bagus untuk kulit. Tidak hanya itu kandungan beta-carotene yaitu sumber antioksidan dalam labu kuning mampu mencegah penuaan dini dan kanker.
Minerl zinc menjadi andalan labu, karena dapat meningkatkan sistem imun (pertahanan) tubuh. Belum lagi kemampuannya menurunkan osteoporosis, sebab zinc yang terkandung dapat membantu memadatkan tulang. Labu kuning semakin kaya manfaat , yaitu selain kaya akan serat berdasarkan penelitian labu kuning juga dapat menurunkan potensi penyakit jantung.
Tidak hanya buah yang bermanfaat, biji buah labu terkandung zat anti-peradangan yang berguna untuk menurunkan gejala arthritis. Selain itu biji juga bisa dikonsumsi setelah diolah menjadi kuaci. Harga biji kuaci labu kuning cukup tinggi, tidak heran karena rasanya yang gurih.
Buah labu bisa diolah menjadi beberapa hidangan istimewa. Untuk masakan Manado, labu biasanya digunakan untuk tambahan bubur Manado ditambah sayuran, rasanya lezat.
Olahan lain bisa digunakan untuk bahan dasar aneka kue dan roti.
Labu mempunyai banyak varietas, dari lebih 40 jenis labu, baru sedikit yang dimanfaatkan manusia sebagai bahan pangan. Di sisi lain, buah dari tanaman merambat ini sangat kaya akan kandungan serat, vitamin, mineral, dan air. Banyak pakar gizi dan kesehatan berkomentar kalau labu bermanfaat untuk kesehatan. Seperti yang diungkapkan Prof. Hembing Wijayakusuma, seorang pakar kesehatan alternatif, menurutnya labu dapat mengobati tekanan darah tinggi, menurunkan panas, diabetes, dan memperlancar proses pencernaan. Mari kita kenali jenis dan kegunaannya. (dari sebuah sumber)
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!