herdinbisnis.com: Inovasikan dari Limbah Pisang, Bisa Anda Peroleh Penghasilan dan Ketersediaan Pangan dan Gizi Keluarga

.

.

Sabtu, 26 April 2014

Written on

Inovasikan dari Limbah Pisang, Bisa Anda Peroleh Penghasilan dan Ketersediaan Pangan dan Gizi Keluarga

Batang pisang bisa menggantikan bambu dan talang air untuk berkebun sayuran. Bahkan batang pisang memiliki kelebihan yakni banyak mengandung pati sebagai sumber nutrisi tanaman dan mikroorganisme di dalam batang pisang bisa menjadikan media tanam yang ditaruh pada saat menanam lama-kelamaan menjadi kompos. Batang pisang juga memiliki senyawa penting seperti antrakuinon, saponin, dan flavanoid. Nah, pada manusia antrakuinon bermanfaat untuk menyuburkan rambut. Peran senyawa itu pada tanaman juga bisa menyuburkan pertumbuhan bulu-bulu akar yang berguna membantu tanaman menyerap unsur-unsur hara.

Pemakaian batang pisang untuk berkebun sayuran cukup mudah. Buatlah penyangga dari kayu untuk menahan batang pisang yang akan diletakkan secara horizontal. Berikutnya lubangi batang pisang seukuran gelas minuman mineral dengan lebar sekitar 15 cm dan dalam 10 cm dengan memakai pisau. Jarak antarlubang antara 15–20 cm. Sebatang pisang dapat dibuat 2 lajur lubang. Setelah lubang jadi masukkan media tanam berupa tanah atau sampah organik ke dalam lubang tanam tersebut. Diamkan terlebih dahulu selama 2–3 hari untuk kemudian baru ditanam benih sayuran sesuai kehendak Anda. Perawatan tanaman yang dilakukan sama seperti berkebun memakai bambu atau talang. Sebuah batang pisang bisa dipakai 2–3 kali tanam, tergantung kepada kondisi batang.


Batang pisang bisa menggantikan bambu dan talang air untuk berkebun sayuran. Bahkan batang pisang memiliki kelebihan mensuplai nutrisi semula jadi, yakni banyak mengandung pati yang dapat menjadi sumber nutrisi tanaman dan mikroorganisme di dalam batang pisang bisa menjadikan media tanam yang dapat menunjukkan pengaruhnya ketika ditanam lama. Batang pisang atau sering disebut Gedebong akan dapat menunjukkan manfaat dan pengaruhnya perlahan-lahan ketika kita sudahh cukup lama bertanam,  lama-kelamaan batang pisang akan menjadi kompos. 

Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!