herdinbisnis.com: Cara Membuat Kompos

.

.

Selasa, 06 Mei 2014

Written on

Cara Membuat Kompos

Pada kesempatan ini, saya ingin menyajikan suatu info menarik perihal cara untuk membuat pupuk organik sendiri secara sederhana. Sebagai petani yang cinta akan kelestarian lingkungan, terutama dalam menjaga kesuburan tanah. Maka perlunya kita menyadari bahwa penggunaan Pupuk Anorganik semata, tidak dapat serta merta menghasilkan produk yang berlimpah tanpa kita menyadari bahwa Pertumbuhan dan Perolehan hasil dari tanaman kita juga disokong dengan suplai nutrisi semula jadi, yakni dari alam sendiri yang ternyata lebih lengkap. Banyak laporan penelitian yang menyebutkan penambahan Kompos atau Bokashi atau lazim disebut Pupuk Organik itu dapat membuat hasil tanaman kita berlimpah, tentu saja dengan mengatur seluruh komponen budidaya dengan tepat. Penggunaan secara arif pupuk anorganik seperti Urea, Phonska dan sebagainya secara terukur dan sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut merupakan suatu idaman Petani Canggih. Tidak perlu repot-repot pening memikirkan bagaimana caranya mendapatkan hasil maksimal, cukup dengan memadukan Bokashi/Kompos atau disebutlah dia dengan Pupuk Organik itu dengan suplai nutrisi lain sesuai kebutuhan pertanaaman kita.

Anda tidak perlu untuk membeli pupuk organik, karena kita bisa membuatnya sendiri dengan mudah.  

Anda hanya perlu mempersiapkan bahan-bahan sebagai berikut:
  1. Jerami, dipotong sepanjang 5-10 cm (20 bagian) atau 20 kg
  2. Dedak (1 bagian) atau 1 kg
  3. Sekam (20 bagian) atau 20 kg
  4. Gula pasir (5 sendok makan) atau sekitar 50 s/d 75 gram
  5. Ragi Kompos (10 gram) 
  6. Air (20 liter)


Adapun cara Pembuatan cukup mudah, simak:

  1. Larutkan Ragi Kompos dan gula ke dalam air
  2. Campur jerami, sekam dan dedak sampai merata
  3. Siram adonan dengan larutan Ragi Kompos sampai kandungan air adonan mencapai 50 %atau bila adonan dikepal air tidak menetes dari adonan dan bila kepalan dilepasadonan akan merekah/megar.
  4. Adonan digundukkan di atas ubin kering dengan ketinggian 15-20 cm, kemudianditutup dengan karung goni selama 3-4 hari.
  5. Suhu adonan dicek setiap 5 jam sekali. Pertahankan suhu adonan 40-50o C, bila suhu lebih dari 50oC karung penutup dibuka lalu adonan dibolak-balik,kemudian ditutup kembali.
  6. Setelah 4 hari bokashi selesai terfermentasi dan dapat digunakan sebagaipupuk.


Bahan-bahan organik lainnya, dapat dibuat bokashi dengan campuran bahan sertacara pembuatan seperti di atas.

Dapat pula dibuat bokashi ekspres (matang dalam 24 jam) dengan komposisi bahan sebagai berikut :

  • Bokashi jadi (20 bagian) atau 20 kg
  • Jerami/daun kering/sekam/serbuk gergaji atau bahan lain yang dapat difermentasi (20 bagian) atau 20 kg
  • Dedak (2 bagian) atau 2 kg
  • Gula pasir (5 sendok makan) atau sekitar 50 s/d 75 gram
  • Air (20 liter)


Langkah-langkah pembuatannya sama seperti di atas.

Setelah selesai tinggal Anda gunakan saja, cara penggunaan seperti berikut:

Untuk Pembibitan

Bokashi dapat disebar merata di atas permukaan tanah dengan dosis minimal 4 genggam/meter persegi. Setelah bokashi disebar, semprotkan 2 gram Ragi Kompos/Liter air ke dalam tanah. Seminggu kemudian bibit siap ditanam.

Untuk Lahan Sawah, Tegal dan Ladang

Pada tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih banyak. Dosis per musim disarankan minimal 2 ton per hektar. Kemudian tanah dicangkul atau dibajak, untuk mencampurkan bokashi. Pada tanah sawah pemberian bokahi dilakukan pada saat pembajakan dan setelah tanaman berumur 14 hari dan 1 bulan. 

Untuk Kebun Tanaman Buah-buahan

Untuk tanaman buah-buahan, bokashi disebar merata di permukaan tanah/perakaran tanaman. Penyiraman dengan Ragi Kompos (2 gram Kompos/Liter ) dilakukan tiap 2 minggu sekali.
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!