herdinbisnis.com: Tips Cerdas Prinsip-prinsip Mengelola Tanaman Anggur dalam Pot.

.

.

Senin, 04 Agustus 2014

Written on

Tips Cerdas Prinsip-prinsip Mengelola Tanaman Anggur dalam Pot.

Horeee.....Alhamdulillaah, saya berhasil juga. Menanam anggur di pot ? Mengapa tidak. Toh caranya tidak sulit. Kita hanya perlu perhatian dalam perawatannya.
Pertama yang perlu diperhatikan adalah media tanamnya. Media tanam yang disarankan untuk bertanam anggur dalam pot adalah kombinasi kompos, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Media tersebut dicampur rata dan didiamkan dulu dalam pot selama lebih kurang 1 (satu) minggu sebelum tanaman anggur ditanam.

Tanaman anggur menghendaki kondisi media tumbuh yang selalu segar dengan kandungan air yang cukup sehingga media tanam minimal sehari sekali disiram. Meski demikian, mohon selalu pastikan agar air tidak tergenang. Kedua adalah rutin melakukan pemangkasan cabang tanaman anggur. Untuk tanaman anggur dalam pot, disesuaikan dengan kebutuhan ukuran tinggi tanaman yang ingin dipelihara.

Untuk tanaman anggur dalam pot, biasanya pemangkasan dilakukan dengan menghitung minimal 7 (tujuh) ruas disisakan pada cabang tersier.
Mohon perhatikan. Agar memudahkan, waktu pemangkasan itu dianggap sebagai 0 hari dan panen anggur dilakukan pada hari ke-103 atau 105 pascapemangkasan.

Ketiga, berikanlah pupuk NPK berkadar K tinggi dan pengapuran dolomit CaMg(CO3)2 (kapur pertanian) agar buah anggur memiliki rasa buah yang manis. Unsur K penting untuk meningkatkan kualitas buah dan mempertebal dinding sel tanaman sehingga tanaman jadi lebih kokoh. Nah pemberian kapur dolomit berguna untuk memaniskan buah selain membuat warna daun anggur lebih hijau karena banyak mengandung klorofil yang hadir berkat keberadaan unsur Magnesium (Mg) pada kapur dolomit.

Pertanyaannya. Kapan waktu tepat memberi pupuk K tinggi? Berikan sekitar 2 bulan setelah tanam. Caranya dengan membenamkan 100 gram NPK 1:2:2 di sekeliling batang setiap 10 hari. Pemberian dilakukan 4 kali sebelum tanaman dipangkas. Pohon yang diberi pupuk K tinggi batangnya semakin kokoh sehingga memerlukan pemangkasan cabang.

Apa yang dilakukan setelah pemangkasan?. Biasanya setelah pemupukan langkah berikutnya adalah kegiatan untuk merangsang tunas bunga keluar serempak, yakni dengan melakukan penyemprotan hormon auksin dan giberelin yang dapat dibeli di toko saprotan pertanian. Dosis penyemprotan sekitar 1 cc per liter atau sesuai cara pemakaian pada kemasan. Penyemprotan memakai hormon itu dilakukan setiap 5 hari sesudah tanaman berumur 20-25 hari.

Sekitar umur 50-55 hari tanaman anggur akan mengeluarkan bunga yang siap menjadi bakal buah. Pada saat itu pupuk tanaman memakai 1 kg NPK 1:2:2 di sekeliling batang. Pemupukan diulang dengan mengurangi 25% jumlah pemupukan pertama pada hari ke-75-80. ada umur itu terjadi proses pematangan buah. Pada hari ke-105, Anda dapat memetik buah anggur dengan cara menggunting.

Langkah terakhir pascapanen adalah menyuburkan kembali media tanam. Caranya tambahkan pupuk bokashi dan kapur dolomit masing-masing sebanyak 1 kg untuk pot berukuran 60 cm. Bokashi menyediakan unsur hara makro dan mikro, sedangkan kapur dolomit menjaga keasaman tanah tetap netral. Untuk panen buah anggur berikutnya tinggal mengulang langkah untuk membuahkan tanaman anggur seperti di atas. Semoga bermanfaat.

  • dari beberapa sumber



Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!