herdinbisnis.com: TIPS TABULAMPOT : Cara Merawat Kelengkeng agar Rajin Berbuah

.

.

Sabtu, 01 November 2014

Written on

TIPS TABULAMPOT : Cara Merawat Kelengkeng agar Rajin Berbuah

Siapa sih yang tidak suka lengkeng??? 

Si mata naga yang memiliki aroma khas ini memang digemari kebanyakan orang.! 

Namun permasalahanya adalah karakteristik lengkeng yang sulit berbuah. 
Sehingga sudah tidak asing lagi bila kita mendengar Lengkeng merupakan tanaman yang sulit berbuah, namun itu adalah pendapat dari orang-orang terdahulu. 
Kejadian itu memang saya alami sendiri lengkeng yang ayah saya tanam 15 tahun silam pun hanya sebagai penyejuk saja, belum ada manfaat ganda sebagai tujuan pertama menanam lengkeng itu adalah ingin mencicipi buah nya.

Namun kini lengkeng adalah tanaman yang sangat mudah sekali dibuahkan bahkan didalam pot sekalipun asal kita mengetahui jenis lengkeng yang memiliki karakteristik ganjah alias gampang berbuah. 

Berikut saya sajikan beberapa tips untuk membuahkan lengkeng dalam pot.1. 

1. Pengetahuan tentang Bibit Kelengkeng

Bila kita ingin membuat tabulmpot (Tanaman Buah Dalam Pot) sebaiknya memperhatikan bibit yang akan kita tanam. Ada beberapa jenis lengkeng dataran rendah yang recomended untuk dijadikan tabulampot.

a. Lengkeng pingpong
Lengkeng pingpong merupakan lengkeng yang sangat ganjah (mudah berbuah dan adaptif) karakteristik dari lengleng pingpong adalah memiliki daun yang oppal dan menggulung kebawah. 
Percabangannya dengan karakteristik ngelacir. 
Lengkeng pingpong memiliki buah sesuai namanya hampir sebesar bola pingpong, rasanyan manis dan agak becek dengan biji yang agak besar pula.
b. Lengkeng diamond River
Lengkeng diamond river juga meupakan lengkeng yang mudah berbuah,  daunnya panjang sekitar 10-15Cm. 
Percabangan yang memiliki karakteristik menghabiskan tempat, karena lengkeng diamond river mudah sekali bercabang, namun kurang kuat alias regas. 
Diamond river memiliki karakteristik buah yang wangi, becek, berair dengan biji relatif kecil bila dibandingkan dengan lengkeng pingpong daun lengkeng diamond riverc. 
Dan masih banyak lagi jenis jenis lain yang tidak bisa saya jelaskan satu persatu seperti :- Lengkeng Aroma durian- Lengkeng gading- Lengkeng Itoh- Lengkeng Puangray- Lengkeng Kristal- Lenkeng Kaisar ,dll.
Bila anda sudah mendapatkan bibit-bibit lengkeng diatas pastikan apakah lengkeng anda berasal dari biji atau hasil okulasi.

2. Pemilihan pot

Pemilihan Pot utamakan untuk kepentingan penyebaran perakaran tanaman. Penyebaran perakaran tanaman ini untuk tujuan peningkatan produktifitas tanaman dari bibit kecil ke produktif. Karena tanaman tumbuh berkembangnya tergantung dari seberapa asupan nutrisi yang diperolehnya. Maka, Pot untuk tabulampot perlu diperhatikan ukuran, bentuk dan letaknya.
Pot untuk tabulampot bisa berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor. Semakin tinggi bibit yang anda peroleh saya rekomendasikan untuk menggunakan pot yang mimiliki tinggi dan diameter yang lebih besar. 

Contoh : untuk lengkeng yang memilii tinggi 30-40cm anda bisa gunakan pot yang memiliki diameter 40-50cm. Bila bibit lebih tinggi dari itu, anda bisa gunakan pot yang memiliki diameter lebih besar dari itu.

3. Pemilihan media

Sebagaimana Pemilihan Pot, laju tumbuh kembang tanaman terutama tergantung kepada seberapa baik serapan nutrisi dan hara tanaman utamanya terletak pada penyediaan unsur nutrisi pada media tanamnya. Media tanam yang baik adalah campuran tanah, pasir, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:2. Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya meggunakan taikam/taidom (tai kambing dan Domba), yang mengandung fosfor lebih banyak. Pastikan anda gunakan sterofoam atau pecahan genting di dasar pot setinggi 4-5 cm untuk menghindari media yang basah.

4. Penyiraman

Penyiraman yang baik dianjurkan 2 hari sekali sebanyak 1- 2 gayung saja, karena media yang terbatas. Bil berlebihan ini isa mengakibatkan akar terendam, busu, bercacing. Efeknya tanaman lengkeng bisa MATI.

5. Pemupukan

Pemupukan sebaiknya dilakukan berkala 1 bulan sekali. Bulan pertama gunakan ZPT vit B1, dan bulan berikutnya gunakan pupuk NPK.

6. Pemangkasan

Pemangkasan diperlukan untuk memperindah tajuk. Rumus pemangkasan yang baik seharusnya menggunakan pola 1:3:9. Dengan banyaknya cabang maka tempat calon bakal bunga akan banyak pula.

7. Pencahayaan
Agar lengkeng cepat berbuah sebaiknya disimpan pada tempat yang memiliki pencahayaan 6-7 per hari.

Dengan melaksanakan langkah-langkah diatas tanaman buah kesayangan kita, kelengkeng nantinya diharapkan mampu berbuah 3 x dalam setahun dengan rata-rata buah perpot 2-3 kg.

disadur dari sebuah sumber
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!