herdinbisnis.com: INFO HERBAL : BUKTI EMPIRIS, DAUN ALPUKAT UNTUK SAKIT GINJAL

.

.

Kamis, 30 Juli 2015

Written on

INFO HERBAL : BUKTI EMPIRIS, DAUN ALPUKAT UNTUK SAKIT GINJAL

dari bebeja. Yusuf tak pernah menduga kebiasaan menahan kencing sejak muda berakabat fatal 20 tahun kemudian. Bagaimana tidak, tak dinyana suatu ketika Maret 2010 Yusuf terserang sakit di pinggang.
Semula sakit itu dianggap angin lalu lantaran sesekali saja muncul. Namun setelah berjalan 3 (tiga) bulan, frekuensi timbulnya sakit pinggang itu kian sering. Pengusaha sembako asal Makasar ini sampai sulit beraktifitas lantaran dalam sehari sakitnya bisa datang 3-4 kali.
Yusuf juga mengeluhkan kesulitan buang air kecil. Kondisi itu yang mendorongnya memeriksakan diri kepada dokter di rumah sakit. Setelah berkonsultasi dan menjalani pemeriksaan ultrasonografi, terungkap di ginjal kiri ayah tiga anak ini terdapat batu ginjal yang sudah berukuran biji kedelai. Solusinya hanya satu : Yusuf kudu menjalani operasi.
Namun Yusuf memilih cara lain meluruhkan batu ginjal itu. 
Ia mengumpulkan daun-daun alpukat dan mengeringkannya, lalu digerusnya dan dibuat kapsul. Dia meminum 3 butir kapsul di pagi dan sore. Pemakaian kapsul ini atas saran istrinya yang memperoleh informasi tentang khasiat daun alpukat dari salah satu rekan arisannya.
Sebulan mengkonsumsi, Yusuf pun merasakan perubahan. Menurut Yusuf setiap kali kencing ia agak kesakitan dan melihat terdapat serbuk halus di air kencing itu. Yusuf belum menyadari bila itu adalah batu ginjal yang luruh. Efek lain yang dirasakan adalah sakit pinggangnya mulai berkurang. Sekitar sepekan kemudian, Yusuf benar-benar merasakan tubuhnya lebhi sehat. Supaya memastikan bila itu karena rutinitas mengkonsumsi kapsul daun alpukat, dia memeriksakan diri kerumah sakit. Hasilnya ? Batu di ginjal kirinya lenyap.

Bukti empiris itu sejalan dengan hasil penelitian Anggara Hernas Saputra pada 2009. Periset di FKH IPB (Fakultas Kesehatan Hewan Institut Pertanian Bogor) itu membuktikan daun alpukat memiliki sifat antilithiasis atau menghambat pembentukan batu ginjal yang merupakan kristal kalsium oksalat.
Dalam risetnya, tikus yang memperoleh 3 ml per 200 gram bobot badan (BB) ekstrak etanol daun alpukat dengan perlakuan melalui asupan air minumnya memiliki kadar kalsium sebesar 0.060. Nilai itu lebih rendah 0.079 daripada tikus tanpa perlakuan dengan kadar kalsium 0.139.
Sejatinya batu ginjal yang menyumbat itu bila dibiarkan dapat merusak kerja ginjal atau gagal ginjal. Padahal ginjal sepanjang 12.5 cm dengan tebal 2.5 cm itu memiliki 1-4 juta nefron yang berperan menyaring 170 liter darah dalam 24 jam. 
Ginjal juga penting untuk menyaring limbah metabolik, kelebihan garam dan air dari darah, serta mengatur tekanan darah di tubuh.
Nah, kehadiran daun alpukat berkhasiat meluruhkan batu ginjal seprti keji beling, meniran dan kumis kucing yang lebih dahulu populer dapat menambah khazanah herbal di tanah air.

Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!