herdinbisnis.com: Mengenal Hama lebih Dekat Dan Cara Menanggulanginya

.

.

Minggu, 07 Februari 2016

Written on

Mengenal Hama lebih Dekat Dan Cara Menanggulanginya

TRIBUNNERS - Hama dalam budidaya tanaman menjadi masalah besar bagi petani terutama dalam penurunan produksi pertanian bahkan dampak terburuk mengakibatkan kegagalan panen.

Oleh karena itu sebelum melakukan pengendalian pada hama perlu memperhatikan dulu konsep hama dan status hama.

Pemahaman keduanya ini diperlukan agar dalam mengendalikan hama tidak menimbulkan kerugian dan kesia-siaan.

Pengendalian hama yang asal-asalan atau tidak tepat sasaran dapat merugikan dan membuang-buang waktu bagi petani.

Dalam konsep hama kita perlu mengetahui apa itu sebenarnya hama pada tanaman.

Hama adalah suatu organisme atau agensia hayati yang merusak tanaman dan hasil tanaman.

Kita ketahui banyak sekali suatu organisme yang hidup pada areal lahan pertanian.

Organisme yang hidup tersebut tidak salah lagi sebagian besar merusak tanaman yang dibudidayakan.

Akibat kerusakan yang disebabkan hama inilah yang membuat kita ingin mengendalikannya.

Organisme yang sering kita anggap hama biasanya apabila jumlahnya sudah banyak.

Oleh karena itu didalam konsep hama ada faktor penyebab suatu hama menjadi terkesplosi meledak dalam jumlah yang banyak.

Faktor penyebab tersebut yaitu, pertama, adanya suatu hama yang masuk bersama dengan tanaman yang menjadi sasaran hama tersebut.

Masuknya suatu hama dan tanamannya dibawa kesuatu wilayah dari wilayah lain.

Contoh Di Indonesia tepatnya di daerah Jawa Barat dan Lampung pada tahun 1994 mengalami ledakan hama pengorok daun Lyriomyza sp pada tanaman hortikultura.

Setelah diteliti ternyata hama tersebut berasal dari Amerika Selatan.

Kedua, adanya perubahan keinginan suatu hama terhadap sasaran tanaman baru.

Keinginan hama terhadap sasaran tanaman baru ini biasanya disebabkan program pembangunan pertanian secara besar-besaran.

Karena suatu hama yang hidup pada lingkungan yang baru dan mencoba sasaran tanaman yang baru dan mengalami kecocokan akibatnya hama menjadi meledak semakin besar.

Ketiga, adanya perubahan biologi pada tanaman.

Perubahan biologi ini dimaksudkan adanya perubahan pada suatu tanaman dari segi bentuk tanaman sampai ke kualitas hasil tanaman.

Perubahan ini mengakibatkan para pemulia tanaman terkadang melupakan ketahanan tanaman terhadap suatu hama.

Keempat, adanya perubahan teknologi tanaman. Seiring pembangunan pertanian yang semakin digalakkan oleh pemerintah terutama diawali dengan pembukaan lahan untuk pertanian.

Lingkungan yang dulunya dalam keadaan ekosistem stabil dengan banyaknya keanekaragaman hayati akhirnya menjadi berkurang.

Selain pembukaan lahan pertanian penggunaan pestisida merupakan suatu ilmu teknologi yang dianggap solusi efektif dan efisien.

Akibatnya dampak negatif dari penggunaan pestisida semakin terasa terutama di dalam pertanian, kesehatan dan lingkungan.

Kelima, adanya perubahan keinginan konsumen yang semakin tinggi.

Kebutuhan manusia pada taraf yang tinggi mengakibatkan selera terhadap kebutuhan yang berkualitas.

Pada negara-negara maju banyak konsumen yang mengiginkan produk yang bebas dari hama.

Hal ini mengakibatkan petani berbondong-bondong membasmi segala bentuk organisme yang ada pada tanaman.

Tindakan inilah yang mengakibatkan perubahan status yang dulunya bukan hama menjadi hama.

Hama-hama yang menjadi masalah bagi petani dan bahkan timbullah tindakan pengendalian hama oleh petani sendiri.

Status hama menjadi pemahaman yang penting bagi petani agar mengetahui apakah suatu organisme yang ada dikatakan hama atau tidak.

Banyaknya organisme yang hidup di areal lahan pertanian tidak semuanya menimbulkan dampak kerugian bagi tanaman yang dibudidayakan.

Kita ketahui bersama hama-pun makhluk hidup mereka sama seperti kita melaksankan fungsi kehidupanya seperti mencari makan dan berkembang biak.

Ironisnya masalah terkadang dari manusia yang mengganggu keseimbangan alam yang ada.

Penggunaan pestisida kurang bijaksana

Ditulis oleh : Nurhudiman, Mahasiswa Jurusan Agroteknologi (Hama Penyakit Tumbuhan) Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Sumber

Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!