herdinbisnis.com: Virus Zika, ketahuilah Karakteristiknya dan Konsultasikan dengan Dokter Anda

.

.

Senin, 29 Februari 2016

Written on

Virus Zika, ketahuilah Karakteristiknya dan Konsultasikan dengan Dokter Anda

Virus zika merupakan virus yang sedang populer belakangan ini. Kenali cara mendeteksi virus zika oleh dr. Nadia Octavia di sini.

Baru-baru ini, dunia dikejutkan dengan kemunculan virus baru yang terdengar asing di telinga. Virus yang mengejutkan dunia tersebut dikenal dengan virus Zika.
Virus zika dianggap sebagai momok yang menakutkan, terlebih di kalangan ibu hamil. Yuk kita kenal lebih jauh mengenai virus zika.

Virus Zika, bagaimana gejalanya?

Gejala virus zika hampir sama dengan gejala demam berdarah dengue dan chikungunya. Sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi virus zika dapat memberikan gejala.

Virus zika dapat memberikan gejala sebagai berikut:

>>Demam
>>Ruam merah
>>Nyeri sendi atau otot
>>Nyeri kepala
>>Mata merah (konjungtivitis)

Selain itu, infeksi virus zika pada ibu hamil diduga berkaitan erat dengan peningkatan risiko cacat janin berupa mikrosefali atau kepala dan otak yang kecil, dan tidak berkembang.

Virus Zika, bagaimana cara mendiagnosisnya?

Sama seperti halnya jika Anda terinfeksi demam berdarah dengue, dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium (pengambilan darah). Selain itu, dokter tentunya juga akan melakukan tindakan anamnesis atau wawancara gejala, serta pemeriksaan fisik.

Kapan sebaiknya waktu pengambilan darah?

Jika gejala yang Anda alami mengarah pada dugaan infeksi virus zika, maka Anda dapat langsung melakukan pemeriksaan darah pada hari 1 ketika demam terjadi.

Pemeriksaan darah biasanya dibagi menjadi 2 jenis, yakni pemeriksaan saat fase akut (1-5 hari setelah gejala timbul) dan pemeriksaan saat fase konvalesen (lebih dari 6 hari setelah gejala timbul).

Pemeriksaan yang biasanya dilakukan adalah:
>>RT PCR/NS 1
>>IgM dengue
>>Pemeriksaan darah lengkap (leukosit, eritrosit, hb, hematokrit)
>>Pemeriksaan lainnya sesuai dengan gejala, misalnya pemeriksaan elektrolit, dan pemeriksaan urine

Apakah harus berpuasa untuk melakukan pengambilan darah?

Tentu tidak. Anda tidak perlu berpuasa sebelum melakukan pengecekan darah untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus zika pada tubuh Anda.

Kapan harus berkunjung ke dokter?

Apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti yang telah disebutkan di atas, walaupun baru demam 1-3 hari, terlebih bila Anda sedang hamil dan tinggal di daerah yang sedang mengalami wabah virus zika, sebaiknya segeralah mengunjungi dokter agar dapat terdiagnosis lebih dini dan Anda bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

*)Artikel ini merupakan tulisan yang disadur dari naskah web klikdokter.com
Silahkan konsultasi dengan tenaga medis terdekat untuk keterangan lebih jelas.

Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!