herdinbisnis.com: Refugia, Sistem Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman dengan Bunga. Sukses di Banyumas.

.

.

Minggu, 17 April 2016

Written on

Refugia, Sistem Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman dengan Bunga. Sukses di Banyumas.

TEMPO.CO, Banyumas – Bukan hanya padi, sawah di Desa Pliken, Banyumas, kini dihiasi tanaman bunga. Petani menanam bunga di sekeliling sawah sebagai rekayasa ekosistem yang disebut refugia. Refugia adalah intervensi ekosistem dengan menyediakan rumah untuk pemangsa hama.

Tanaman yang berfungsi sebagai refugia bermacam-macam. Di Desa Pliken, bunga yang ditanam antara lain bunga pukul empat, bunga kenikir, dan bunga matahari.

Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki II Desa Pliken Sucipto mengatakan refugia harus ditanam segera setelah padi. Jadi, ketika padi berusia 1 bulan, bunga sudah mekar dan menjadi rumah musuh alami.

“Kalau ditanam lebih awal, bisa terinjak-injak,” kata dia, Rabu pekan lalu.


Musuh alami yang bersarang di tanaman bunga akan menjadi predator atau parasitoid bagi hama pengganggu padi. Predator akan memangsa hama. Hewan yang termasuk predator hama antara lain capung, tomcat, lebah, kumbang helm, dan laba-laba.

Berbeda dengan predator, parasitoid adalah serangga yang hidup menumpang pada serangga lain. Parasitoid melumpuhkan hama dengan cara menanamkan telurnya pada telur hama. Dengan begitu, telur hama akan berubah menjadi parasitoid yang berguna bagi petani saat menetas.

Ketua Tim Ahli FAO Y. Andi Trisyono mengatakan refugia akan meningkatkan kebugaran pemangsa hama padi. “Laba-laba bisa menghabiskan 20-30 wereng cokelat per hari dalam satu rumpun padi,” tuturnya.

Tanpa refugia, parasitoid bisa membunuh 20-30 persen telur wereng cokelat. Jumlah ini diharapkan meningkat dengan adanya refugia.

Food and Agriculture Organization memperkenalkan rekayasa ekosistem dengan refugia sejak Oktober 2014 dalam program Pengelolaan Hama Terpadu (PHT). FAO memberi bantuan dan pendampingan untuk tiga masa tanam.

TRI ARTINING PUTRI

Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!