herdinbisnis.com: Kurma sebagai Solusi Ketahanan Pangan Nasional

.

.

Senin, 24 Oktober 2016

Written on

Kurma sebagai Solusi Ketahanan Pangan Nasional

Kurma sekarang lagi in. Semenjak Trubus menerbitkan tulisan tentang KURMA TROPIS, dan orang orang di Thailand menyebarkan bibit bibit pohon kurma mereka sampai ribuan hektare sejak 2013. Kurma menjadi in dan banyak diburu bibitnya oleh banyak orang. Bagaimana ghirah ini begitu membebat?, berikut sedikit kutipan catatan seorang teman yang ghirah berkebun kurmanya dapat dilukiskan melalui versi catatan bertutur, "Saya". Selamat menyimak. 


=================

Saya ingin berbagi tentang apa yg saya yakini bisa dijadikan salah satu benteng Food Security kita:  *KURMA*. Dan sekaligus sebagai peningkat kesejahteraan rakyat.

Saya bekerja sama dengan group Kurma Nusantara dalam hal ini, Indonesia rupanya sudah memulai sejak 2014 untuk soal pengadaan bibit kurma yang pasti berbuah.

Bibit kualitas unggul saya import dari lab tissue culture Date Plant Development (DPD) di Inggris melalui dealer kami di Indonesia.  Lab ini juga sumber kurma yg ditanam di Thailand yg sekarang menjadi demam kurma "tropis".

Saya yakin bhw kurma bisa berbuah di lndonesia dan berkembang pesat. Meski punya kami belum dikaruniai buah, tapi Alhamdulillah tumbuh subur.

Dari hasil pembelajaran saya, kurma adalah *tanaman pangan terbaik*.

*Terbaik* dalam *10* aspek ini:

*1. Produktifitas per HA Tinggi.*
Hasil panen 15 - 45 ton / HA/ tahun. Dengan asumsi 150 pohon per HA dan hasil 100 - 300 kg per pohon / tahun.
Sekali tanam, dan panen dari tahun ke 5/7 sampai 100 tahun (seperti kasus di Timteng dan Coachella valley USA).

*2. Multi Pangan.*
Sebagai sumber pangan pokok maupun pangan kesenangan hidup (life style/ klangenan). Sumber pangan *pokok*, karbohidrat & kalori sebagaimana dikonsumsi saat ini. 
Sekaligus sebagai *Kopi* (dari bijinya. *Kopi tanpa kafeien*. Rasa yg enak. Dengan volume produksi yg lebih besar dari kopi biasa. Biasa dikonsumsi di Afrika Utara dan kawasan Siria, Libanon).
Sebagai *Gula* dari buah masak dengan randemen dan brix index yg lebih tinggi dari tebu. Sudah dibuat di Malaysia.
Serta mungkin bisa dibuat *Teh* dari daging buah tingkat khalal (mengkal), seperti teh mahkota dewa. Belum termasuk limbah biomassanya yg cukup banyak dari pelepah keringnya untuk arang atau kompos.

*3. Nilai Ekonomi Yang Tinggi.*
Di Jakarta kurma termurah (kurma curah) Rp 5 rb/kg, termahal (Ajwa dan Barhi muda/khalal) Rp 1 juta/ kg di kedai Thamra.
Bila harga Rp 10rb / kg saja (0.01 dari harga ditawarkan di internet atau di toko) dan panen 100 kg per pohon per tahun, diperoleh Rp. 1 Juta per pohon.
Sbg info, rerata harga import kurma Indonesia sekitar Rp 17rb/kg.
Dipasarka sbg buah mengkal ( _khalal_) akan sangat menarik.

*4. Propagasi Tercepat dan Beragam cara.*
Bisa dibiakkan dari _tunas_ (offshoot, seperti pisang), _biji_ dan _tissue culture_ (TC).
Kasus di Bard Valley USA, dari 18 bibit jadi 200 ribu pohon dalam 72 tahun. Sedangkan secara teoritis, dengan asumsi 1 pohon  ada 10 tandan masing2 ada 50 untai dan ada 20 butir per untai. Maka 1 pohon bisa tersedia 10.000 bibit sekali panen, yg dalam 10 tahunan bisa 3 panen.. maka tersedia 30.000 bibit dari biji.
Tingkat tumbuh semaian dari biji sangat tinggi, lebih dari 80%, dan mudah sekali.
Petani merdeka dari cengkeraman konglomerat mafia benih (Mosanto, dll.)

*5. Nutrisi Paling Lengkap dan Terbaik*.
Hasil komparasi saya atas hasil analisa lab USDA ( _US Dept of Agriculture_) terhadap berbagai pangan populer menunjukkan kurma mempunyai kandungan 6 macam Vitamin, Mineral terlengkap terbanyak (mis. Potassium,K, 3X kafumgan K di pisang) dan Nutrisi terbaik (no cholesterol dll).
Masyarakat modern sekarang berbondong2 mulai mengkonsumsi kurma _the healthiest food._

*6. Memerdekakan Petani.*
Membebaskan petani dari fluktuasi dan tekanan harga pasar. Bila harga rendah, Kurma bisa dijemur lalu disimpan s/d 3 tahun, sehingga bisa dijual pada saat harga baik. Bebas dari dominasi dan tekanan pengepul pengijon atau pabrik dalam rangkaian _supply chain_. Tidak spt sawit dimana petani plasma tergantung total pada pembeli dari pabrik CPO yg mendikte harga dan menyengsarakan petani.
Lagi pun petani bisa punya pilihan kurmanya mau dijual sebaga buah.. pangan.. kopi.. gula.. atau teh.. atau minyak biji kurma...

*7. Tahan Lasak dan Adaptibilitas yang Tinggi.* Kurma tumbuh pada rentang suhu yg ekstrim  -15 °C s/d+51 °C. Dan tumbuh pada ketinggian -400 m (di lembah Jordan yg di bawah permukaan laut) hingga >+5000 m di Himalaya. _Basically every where_!.
Dan karena betina kurma mudah kawinan dengan 'siapa saja' maka varietas kurma sampai saat ini mencapai 1000 lebih. Mirip manusia yg bersukusuku dan berbangsa. In shaa Allah... Indonesia juga akan punya varietasnya sendiri yang kelak bisa jadi terbaik di dunia.

*8. Ramah Lokasi & Lingkungan*
Akarnya unik, menunjam hingga 12 m ke dalam. Bukan ke samping. Menjadikannya sangat ramah pada tanaman tetangganya. Tidak berebut air dan unsur hara. Justru " _wa fajarna minal 'uyuun_" membantu menahan cepatnya air merembes ke dalam dan membantu "memompa" air ke atas sehingga cukup air di dekat top soil.
Payungan daunnya yg berwarna keperakan, memantulkan cahaya dan panas matahari, mengalirka angin dan membantu menciptakan _micro climate_ yg baik di sekitarnya. Ini bagus untuk TumpangSeri dengan tanaman lain. Bandingkan dengan tanaman keras lain yg tidak memberi ruang hidup untuk tanaman pangan lain di sekelilingnya, malah rakus melahap hara dan air.

*9. Menyelamatkan dari Bencana.*
Kurma punya 2 karakter menarik yg sesuai untuk ini. _Akarnya kuat mencengkeram ke dalam_, dan _paling tahan dengan salinitas (keasinan air) yg tinggi_.
Kalau di Hilo Hawaii pantainya ditanami semacam pandan sebagai _green buffer belt_ untuk meredam tsunami, maka kita bisa menanam kurma ini untuk proteksi tsunami di sepanjang pantai selatan dan barat Indonesia. _Buffer zone_ pohon kurma setebal 100 meter sepanjang pantai bukan cuma menyelamatkan tapi juga murah sekaligus mensejahterakan rakyat di pesisir.
Kurma di pantai akan menarik kembali umat Indonesia untuk juga kembali mencintai dan turun ke laut.

*10. Rahmat dan Barokah.*
AlQuran dan Hadis menunjukkan ke pangan ini sebagai pangan yg mulia.
Kurma disebut di 21 ayat. Buah terbanyak disebut dalam AlQuran. Termasuk sunah memakannya pada waktu berbuka puasa. 200 juta umat yg puasa Ramadhan sunah berbuka dengan kurma. (Ini salah satu yg dijadikan alasan Australia dan Thailand menanam kurma untuk menyerbu pasar lndonesia).
Ini yg mungkin menjadikan gerakan tanam kurma ini menjadi _wajib kifayah._

Listnya masih bisa panjang lagi... 

Saya sangat antusias dengan ini. Dan yakin kurma bisa jadi *solusi Food Security yang mensejahterakan untuk Indonesia*

Saya rasa masing2 kita semua perlu menjadi pelopor gerakan penanaman kurma di Indonesia secara massal. Pada kapasitas dan _circle of control & influence_ kita. Sebagai _lone ranger_ atau lewat Ormas.

Saya sudah mulai menjadi kelinci percobaannya. Mari.

GERAKAN TANAM KURMA, belajar, berdiskusi dan _taking action..._
Atau sekaligus order bibitnya pada saya SMS/WA 085810868686 
(Silakan share bila dianggap bermanfaat).

Dari beragam sumber

Pohon kurma liar di pelataran bantaran Neel 
Buah Kurma yang Kering bisa awet,  dikonsumsi kala paceklik 

Pohon kurma yang dewasa, bisa berproduksi sampai 100 tahun. 
Kurma dalam kreasi indoor art 

Bibit kurma kuljar yang paling banyak diburu pekebun yang ingin kebun kurma nya semuanya berbuah. 99%betina. 

Bibit pohon Kurma yang berasal dari tunas samping pohon Kurma yang juga berbuah  atau dikenal dengan bibit offshoot (baca : ofsut) 
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!