herdinbisnis.com: Proses Pembuatan Elektronik PASSPORT

.

.

Senin, 14 November 2016

Written on

Proses Pembuatan Elektronik PASSPORT

Dari group Backpakeran saya mendapatkan informasi tentang kemudahan bilamana menggunakan elektronik PASSPORT diantaranya visa gratis selama 15 hari ke Jepang. Juga bisa pengajuan Visa secara langsung via online ke Taiwan atau beberapa tujuan lainnya tanpa melalui perantara lagi.  Bagi yang suka jalan jalan, pasti akan memburunya.

Berikut akan saya ulas perjalanan saya dalam mendapatkan elektronik PASSPORT ini.

Sebelumnya saya sudah melakukan kontak dengan Kanim Kelas I Khusus Surabaya via email dan menanyakan beberapa prosedur pengurusan elektronik PASSPORT ini. Diantaranya dijelaskan tentang persyaratan apa saja yang sebaiknya disediakan. Juga dijelaskan untuk sementara karena kantor Imigrasi waru sedang perbaikan, maka kantor imigrasi kelas I Khusus Surabaya di Graha Pena. 

Maka, saya menyiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan juga mempersiapkan waktu kunjungan (walk in). Diantaranya, KTP ASLI, KARTU KELUARGA ASLI, IJAZAH SEKOLAH DASAR, dan Surat Rekomendasi dari atasan/Surat Keterangan dari Kepala Desa/Surat Undangan untuk Berkunjung. Karena saya untuk perpanjangan, maka saya bawa PASSPORT LAMA. 

Setelah semuanya siap, saya bungkus dengan plastik dan berangkatlah saya ke Surabaya. Untuk diketahui perjalanan ke Surabaya butuh waktu 5 jam dari kota saya. Saya berkendara sepeda motor. Seumur hidup baru kali ini saya ke surabaya berkendara sendirian. Biasanya saya cuma driving sampai gempol saja habis itu ganti driver. Alhasil, jadilah saya seorang Google mapee diantar aplikasi itu saya dapat tiba di Surabaya.
Saya berangkat hari minggu sore dan menginap semalam di Surabaya di Kroya Inn dengan bantuan traveloka. Nyari yang murah. Yang penting ber AC dan kalau ada Wifi gratis, seneng aja. Hehe.

Bangun jam 4 subuh,  akhirnya saya tiba di Kantor Imigrasi jam 05.20 WIB. Ternyata saya sudah masuk antrian kesekian. Belum dapat nomor antrian tapi sudah cukup panjang.

Saat mengantri kemudian dibedakan mereka yang Online dan yang walk in. Karena saya walk in yaudah deh ikut di barisan ini.

Ntar kita update terus sampai terbit ya.  Ikuti terus tayangan ini.


Waktu sudah menunjukkan pukul 06.15 WIB, ketika antrian sudah dibagi dua antara yang Online dengan yang walk in. Kira kira sudah mencapai 80 orang. Dari arah parkir ada suara lirih,  "Materai.... Materai.... Bolpen.... Bolpen!!! . Seorang Lelaki seumur saya menjajakan Materai dan Bolpen. Bagi kalian yang mengajukan permohonan passport baru dibutuhkan Materai ini satu atau dua lembar, sedangkan bagi yang umroh butuh dua lembar. Bagi yang tidak memiliki bolpoint tinta hitam sebaiknya juga sekalian beli.  Namun, bagi yang gak kebagian jangan khawatir, di dalam ruang tunggu tersedia loket fotokopi disana juga tersedia Materai maupun ballpoint warna hitam. 



Jam 06.43 WIB beberapa orang petugas membagikan berkas berkas pengajuan passport baru,  pertama kali bagi yang berminat mengajukan passport baru, sebagian yang mengajukan permohonan pemggantian passport atau perpanjangan passport masih menunggu pembagian berkas berikutnya. 

Jam 07.10 WIB ada petugas imigrasi yang mendekati antrian kami rupanya seorang  pejabat imigrasi, melakukan sedikit penyuluhan singkat...Cie cieee... Informal aja gto,  Cuma sekedar ngobrol ngobrol sie  tentang beberapa hal, diantaranya =
1. Menanyakan Kenapa kami ikut dalam antrian walk in dan kenapa gak gabungan di antrian yang Online. Rupanya disarankan untuk melakukan Online saja terlebih dahulu katanya Kelebihannya kita bisa menjadual waktu wawancara dan pemotretan. Disini saya jadi malu ahaha. Ternyata keterangan di blog blog orang yang menyarankan walk in kini sudah terupdate, bahwa pengajuan elektronik PASSPORT baru ataupun  penggantian passport lama ke elektronik PASSPORT sekarang dapat dilakukan dengan Online. 
2. Pengajuan elektronik PASSPORT juga bisa di kantor imigrasi Denpasar. 
3. Nanti bagi semua yang ingin berkunjung ke negara negara tetangga, ya.. setidaknya ASEAN sebaiknya elektronik PASSPORT. 


Jam 07.25 saya sdh mendapatkan berkas isian dan nomor antrian. Seperti ini wujudnya. 



Untuk mendapatkan berkas dan nomor antrian tersebut saya harus menunjukkan KTP,  KARTU KELUARGA, AKTA LAHIR atau IJAZAH SD terlebih dahulu. Saya disodori berkas isian, kali ini berkas untuk penggantian. 

Jam 07.30 WIB saya diarahkan seorang teman yang saya kenal di antrian tadi untuk fotokopi terlebih dahulu. Dan beruntung fotokopian masih sepi. Di fotokopi ukuran A4. Di loket fotokopi tersebut juga tersedia Materai bagi yang berkenan mengajukan passport baru. 

Begini keadaan antrian di konter fotokopi. Seperempat jam kemudian. 

Selanjutnya menunggu panggilan. Nomor saya B 016. Seperti ini suasana antrian Diruang tunggu. Tepat jam 08.45 WIB nomor antrian yang dipanggil sudah B013. 

Jam 08.50 WIB B 016 dipanggil ke meja 04 dan langsung diproses. Petugasnya ramah, kami berbincang singkat, saya langsung menyerahkan berkas yang di meja informasi tadi ditanya itu. Ternyata saya tahu, berkas berkas itu disini di entry datanya. Maka isilah dengan benar. Oleh petugas  Semuanya diperiksa. Yang membuat saya deg degan adalah ketika saya ditanya Nama Khairdin Pramana Jaya dan Khairdin Pramana J itu sama?.  Owh iya, di salah satu dokumen yang saya isikan tadi ada nama yang tidak diisi lengkap. Wah alamat nie kudu minta surat keterangan beda nama ke Kantor Desa. Akan tetapi....... 
Ternyata, saya diminta oleh petugas untuk ke meja informasi dan meminta berkas nama singkatan. Saya isikan dan saya tanda tangan setelah saya bubuhi materai. Sekarang saya tinggal menunggu pemotretan, kayaknya server lagi down waktu itu,  sehingga kami diminta menunggu. 
Oiya, tadi saya sempat ditanya kenapa  passport saya masih baru itu mengajukan permohonan passport?. Saya jawab, saya mau mengajukan permohonan elektronik PASSPORT 
Demikian sampai sejauh ini, wawancara selesai. Saya diminta menunggu. 

Jam 09.18 WIB server sudah normal kembali. Sekarang saya tinggal menunggu Bapak disebelah saya selesai proses pemotretan.

Jam 09.20 WIB saya dimeja yang ada kamera nya ditanya beberapa hal, lalu diminta finger print dan dipotret. Selanjutnya saya diminta tanda tangan beberapa dokumen. Dan terakhir mendapatkan struk perintah pembayaran di bank Manapun  (kalau dulu kan di bank BNI). 
Saya diminta kembali setidaknya 10 hari kerja, sambil membawa bukti pembayaran untuk pengambilan passport. Pada selembar kertas tersebut tercantum nominal pembayaran yang dapat kita bayarkan ke bank. Tercantum nominal dan beberapa keterangan, diantaranya passport bisa diambil setelah pembayaran, yakni setelah 3 hari kerja. Pengambilan bisa dilakukan oleh orang lain asalkan menunjukkan bukti pembayaran. 

Jam 09.25 saya sudah menuju parkir. Rencananya sih untuk  Ke Bank bayar epasport besok pagi saja. Sekarang pulang, alhamdulillah sudah di Situbondo. 


Menunggu besok, untuk pembayaran. 

Pukul 11.51 WIB kami masuk antrian di BANK RAKYAT INDONESIA UNIT BESUKI. Dilayani seorang teller ditanya ala kadarnya dan akhirnya terbitlah bukti pembayaran ini. 





Berdasarkan pada lembar Bukti Pengantar Pembayaran disitu tertera batas  waktu pembayaran maksimal 7 harian setelah diterimanya Bukti Pengantar Pembayaran Ini dan  pengambilan PASSPORT bisa dilaksanakan 3 (tiga) hari kerja setelah dilakukan pemJbayaran. Artinya jika saya melakukan pembayaran hari Selasa, 15 Nopember 2016 tepat peringatan Konferensi Linggarjati Hehe maka setidaknya Hari Senin minggu depan saya sudah bisa mendapatkan elektronik passport saya. 
Sejak proses pembayaran tersebut saya memantau perkembangan status elektronik passport saya melalui SMS dengan Kantor Imigrasi. Nomor HP Kantor imigrasi khusus Surabaya saya peroleh melalui email Kantor Imigrasi Khusus Surabaya. Setelah sebelumnnya saya kirim email permohonan informasi status elektronik passport saya tersebut,  pihak Kantor Imigrasi khusus Surabaya memberikan nomor HP agar Mudah Memantau status elektronik passport Kita. 
Berikuut adalah contoh foto screen jawaban KANTOR Imigrasi khusus Surabaya tiga hari Setelah payment. 

Berikutnya tanggal 23 Nopember 2016. Saya diminta untuk konfirmasi kembali tanggal 24 Nopember jam 14.00 WIB. 

Oya,  untuk mendapatkan balasan segera dari SMS berikut saya contohkan isi SMS. Prinsipnya, mencantumkan nomor permohonan imigrasi yang tertera dalam lembar permohonan imigrasi Kita. Lembaran yang kita dapatkan  seusai wawancara dulu. Lembaran kertas  putih. Nomor tersebut terletak disisi kanan atas Lembar untuk Pemohon dibawah tanggal. 

Dengan  ini saya tidak perlu bolak balik ke Kantor Imigrasi. Untuk elektronik passport memang membutuhkan waktu tuntas lebih lama Dibandingkan dengan passport biasanya. Menurut Petugasnya paling lama 10 (sepuluh)  harian. 

Hari jumat,  tanggal 25 Nopember 2016 bertepatan dengan Hari Guru saya menuju Kantor imigrasi khusus Surabaya. Untuk pengambilan epassport, Kantor imigrasi melayani jam 10pagi. Saya tiba mendekati  pukul 12 WIB,  KANTOR Sedang istirahat. Buka lagi jam 13.00 WIB. kami membuat antrian,  Setelah tiba di Sebuah mesin barcode   Caranya,  dengan mendekatkan lembar permohonan imigrasi ke alat tersebut Otomatis teregistrasi dan Menunggu panggilan. Alhamdulillah tidak Menunggu lama elektronik passport saya sudah saya terima. 
Selamat bepergian keluar negeri.  Semoga bermanfaat selalu. Aaaamiiin. 
Share this case:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Klik saja !!

Klik saja !!

Klik saja !!